Lokal
Share this on:

Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk

  • Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk
  • Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk
  • Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk
  • Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk

TEGAL - Polisi berhasil mengungkap jaringan pengedar uang palsu (upal) yang meresahkan masyarakat. Dalam ungkap kasus itu, petugas mengamankan lima orang pelaku, dua diantaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Selain pelaku, petugas juga berhasil menganankan ratusan lembar upal pecahan Rp100.000 dan sejumlah barang bukti lainnya. Mereka dijerat dengan pasal berlapis.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto saat gelar kasus, Rabu (7/2), mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi dari masyarakat akan adanya komplotan yang mengedarkan uang palsu. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tiga orang pelaku yakni Su (43), warga jalan Bawal Barat RT 7 RW 13 Kota Tegal, Ah(35) dan Nr (37), warga Desa Penggarutan Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.

"Selanjutnya dari keterangan pelaku didapatkan identiras pelaku lainnya yang kemudian berhasil kita tangkap yakni Tu dan Am, pasangan suami isteri warga Desa Bedagas Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga," katanya.

Dalam menjalankan aksinya, kata Kapolresta, para pelaku menggunakan modus membeli barang dengan menggunakan uang palsu dengan harapan mendapatkan pengembalian uang asli. Sedangkan harga uang palsu 1:3 (uang asli Rp1.000.000 mendapat 30 lembar uang palsu pecahan Rp100.000.

"Total keseluruhan uang palsu yang diamankan sebanyak 723 lembar dengan pecahan Rp100.000 rupiah dan sejumlah barang bukti lainnya diantaranya mobil, HP dan uang asli yang merupakan hasil kejahatan," tegasnya.

Para pelaku kini dijerat dengan pasal 36 ayat (2) UU nomor 7/2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Subsider pasal 245 KUHP pasal 55 dengan ancaman hukuman 15 tahun. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengedar Upal di Pasar Pagi Akhirnya Ditangkap

Pengedar Upal di Pasar Pagi Akhirnya Ditangkap

Jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil membongkar sindikat peredaran uang palsu yang meresahkan sejumlah pedagang pasar pagi Kota Tegal.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis.


Selain Bisa Cairkan Uang Ghoib, Kholis Juga Ngaku Anggota BIN

Selain Bisa Cairkan Uang Ghoib, Kholis Juga Ngaku Anggota BIN

Tidak hanya melakukan penipuan berkedok penggandaan uang melalui rekening ghoib, tersangka Kholis ternyata juga melakukan penipuan dengan mengaku anggota BIN.


Ngaku Bisa Cairkan Uang Ghoib, Sejumlah Warga di Adiwerna Ditipu Hingga Rp654 Juta

Ngaku Bisa Cairkan Uang Ghoib, Sejumlah Warga di Adiwerna Ditipu Hingga Rp654 Juta

Penipuan bermodus penggandaan uang atau uang ghoib berhasil diungkap Polsek Adiwerna Kabupaten Tegal.


Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal diresahkan dengan penipuan dengan hipnotis bermodus tanya alamat.


Empat Uang Kertas yang Tak Berlaku Lagi

Empat Uang Kertas yang Tak Berlaku Lagi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal menegaskan empat uang kertas emisi lama sudah tidak berlaku dan ditarik dari peredaran per 1 Januari.


Pengedar Ribuan Pil Koplo di Brebes Bertekuk Lutut

Pengedar Ribuan Pil Koplo di Brebes Bertekuk Lutut

Satuan Reserse Narkoba Polres Brebes kembali membekuk pengedar obat berbahaya jenis dextrometorphan dengan inisial WN.


Pernah Satu Lapas, Dua Residivis Ini Bertekuk Lutut Didor

Pernah Satu Lapas, Dua Residivis Ini Bertekuk Lutut Didor

Dua orang pelaku kejahatan dibekuk jajaran Polres Tegal Kota. Mereka diduga melakukan tindak pidana curas di sejumlah TKP di Kota dan Kabupaten Tegal.


Buruan Tukar, Delapan Hari Lagi Uang Kartal Ini Tidak Berlaku Lagi

Buruan Tukar, Delapan Hari Lagi Uang Kartal Ini Tidak Berlaku Lagi

Batas akhir penukaran sejumlah mata uang rupiah tinggal sepekan lagi. Karenanya, warga yang masih menyimpannya dihimbau untuk segera melakukan penukaran.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!