• Home
  • Berita Lokal
  • KPU Siap Menang dan Kalah, Habib Ali-Tanty Optimis Coblosan Ulang

Lokal
Share this on:

KPU Siap Menang dan Kalah, Habib Ali-Tanty Optimis Coblosan Ulang

  • KPU Siap Menang dan Kalah, Habib Ali-Tanty Optimis Coblosan Ulang
  • KPU Siap Menang dan Kalah, Habib Ali-Tanty Optimis Coblosan Ulang

TEGAL - Sidang putusan sengketa Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Tegal 2018 akan dilaksanakan Senin (17/9) mendatang. Menjelang keputusan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal menyatakan siap melaksanakan apapun putusan dari majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Kota Tegal Agus Wijonarko mengaku sudah menyiapkan dua skenario dalam menjalankan amar putusan dari gugatan sengketa terkait Pilwalkot tersebut. “Menang atau kalah, sepenuhnya kami serahkan penuh kepada putusan majelis hakim di MK,” ungkap Agus kemarin.

Terkait dua skenario yang disiapkan, kata dia, jika gugatan pemohon dari paslon Habib Ali-Tanty (Hati) dikabulkan, KPU siap melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU). Namun, jika gugatan pemohon tidak dikabulkan, KPU segera melaksanakan penetapan paslon terpilih, maksimal 20 September mendatang.

Bahkan, pihaknya menegaskan, dua skenario yang disiapkan dalam menghadapi putusan majelis hakim sudah dirancang secara matang sehingga tinggal menunggu vonis MK. “Jika gugatan pemohon dikabulkan seluruhnya maupun sebagian, kami sudah menyiapkan PSU sesuai putusan hakim,” terangnya.

Agus menyampaikan, melihat hasil dalam fakta persidangan yang sudah dilalui, KPU optimistis dengan konsekuensi apapun dari majelis hakim. Sementara Komisioner KPU Arisandi Kurniawan menambahkan, terkait kesiapan melaksanakan PSU di sejumlah TPS, KPU sudah menyisakan alokasi anggaran yang dibutuhkan.

Sebab, dengan sisa ploting anggaran masih bisa diajukan melalui skema penyerapan budget yang belum digunakan KPU. ”Untuk jumlah nominalnya, kami masih menunggu putusan dan eskalasi ulang sesuai dengan amar putusan hakim,” ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal PI Welang SH mengatakan bahwa termohon me ngaku optimistis majelis hakim yang menangani perkara Sengketa Pilwakot akan menggugurkan gugatan Pemohon.

“Jika melihat, menyaksikan, dan menangani perkara dalam sidang di MK, kami sebagai pengacara negara termohon optimistis bahwa majelis hakim akan meng gugurkan tuntutan pemohon,” PI Welang.

Keyakinan itu muncul setelah mendengarkan keterangan para saksi, baik yang dihadirkan oleh pihak Pemohon maupun jawaban dari Termohon. Sebab, saat berada di tingkat TPS, tidak ada saksi yang mengaku keberatan dan semua saksi telah menandatangani semua atas penghitungan suara.

“Demikian dengan jawaban soal dugaan kotak kosong, semuanya bisa dibantah oleh KPU,” bebernya.

Namun demikian, pihaknya juga tidak mau mendahului putusan majelis hakim yang menangani perkara ters ebut. Pihaknya nanti akan tetap menghormati putusan hakim MK.

Sementara itu, pasangan calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Tegal nomor urut 4, Habib Ali-Tanty (Hati), selaku pemohon sengketa hasil pemilihan wali kota (pilwakot) tegal 2018 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengakui sudah menyerahkan lebih dari 100 bukti faktual dalam persidangan. Bukti-bukti kunci tersebut diyakini Paslon Hati bahwa permohonan yang diajukan akan dikabulkan MK.

Salah seorang Kuasa Hukum Paslon Hati di MK dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Budi Yuwono SH membeberkan, pendapat ahli yang dihadirkan oleh Paslon Hati sangat mendukung konkretsitas kepada dalil-dalil yang diajukan dalam permohonan.

Apalagi, menurut dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal dalam persidangan juga nyata terbukti mengakui semua kesalahan dengan pernyataan koreksi total dalam input pengisian C1 KWK dan dokumen lainnya. Begitupun dengan pelanggaran pembukaan kotak suara dan kotak suara kosong.

“Intinya Paslon Hati tetep yakin kalau MK akan mengabulkan gugatannya,” jelas Budi.

Kesimpulan yang diajukan oleh Paslon Hati ke MK, kata dia, juga menandaskan adanya pelanggaran yang sifatnya terstruktur, massif, dan sistem atis. Menurut dia, pengakuan revisi oleh KPU dan peneguran yang dilakukan oleh Hakim MK kepada KPU Kota Tegal adalah salah satu bukti faktual yang tidak terbantah.

Dia meyakini minimal ada 7 TPS yang digugat dan akan melakukan PSU. Sayangnya, kuasa hukum enggan menyebutkan TPS mana saja yang dimaksud. Sebab, menurut dia, hal itu menyangkut strategi gugatan. “ Apalagi masih ada waktu 3 hari lagi menjelang putusan MK,” katanya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, hal lain bahwa rekomendasi dari Bawaslu Kota Tegal kepada DKPP sudah ditindaklanjuti oleh DKPP dengan menyidangkan pengaduan Paslon Hati yang dilaksanakan di Semarang pada Jumat (7/9) lalu. “Kami meyakini atas segala bukti yang ada di MK, menyebabkan gugatan paslon Hati dikabulkan,” tegas Budi.

Keyakinan tersebut juga mendasari dari terabulnya gugatan-giatan di daerah lain. Menurut dia, ada beberapa gugatan daerah lain yang telah dikabulkan. Yakni dari Kabupaten Sampang Madura, Kota Cirebon dan, Kabupaten Deiyai Papua.

Secara materi, ketiga daerah itu konteks permohonannya sama dengan paslon Hati. Saksi Ahli yang diajukan juga ada yang sama dan pelanggaran KPU juga hampir sama. (syf/dya/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pemkab Tegal Buka Lowongan CPNS 304 Formasi
Pemkab Tegal Buka Lowongan CPNS 304 Formasi

Berita Sejenis

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menghentikan sementara pengajuan rekomendasi izin pembangunan minimarket di Kota Tegal.


Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Hariri, warga Dukuh Waru RT 06 RW 04 Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan meninggal dunia menggantung pada blandar rumahnya.


Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Suparman alias Parman (43), warga Dusun Gombong RT 05 RW 03 Desa Warungpring Kecamatan Warungpring divonis 13 tahun penjara dan denda Rp10 juta.


Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Pencarian Sugiono (50), warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai di wilayah setempat dihentikan sementara.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis.


Saluran Irigasi Tertimbun Longsor, Ratusan Hektare Sawah Tak Teraliri

Saluran Irigasi Tertimbun Longsor, Ratusan Hektare Sawah Tak Teraliri

Ratusan hektar tanah pertanian di Kecamatan Lebaksiu dan Slawi, Kabupaten Tegal terancam tak bisa teraliri karena rusaknya saluran irigasi


Valentine Day, Polisi Bagikan Nasi Ponggol dan Helm Anak

Valentine Day, Polisi Bagikan Nasi Ponggol dan Helm Anak

Satlantas Polres Tegal membagikan nasi ponggol dan helm, Kamis (14/2), yang bertepatan dengan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang.


Viral Video Petani Bawang, Subkhan Bukan Komisioner KPU Brebes Lagi

Viral Video Petani Bawang, Subkhan Bukan Komisioner KPU Brebes Lagi

Dua hari terakhir ini, video seorang petani bawang merah di Brebes yang curhat ke Sandiaga Uno menjadi viral.


Surat Suara Pilpres di Kabupaten Tegal Kurang

Surat Suara Pilpres di Kabupaten Tegal Kurang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal masih kekurangan surat suara untuk pemilu presiden (pilpres) 2019 sebanyak 1.883 lembar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!