Lokal
Share this on:

Lagi-lagi Truk Trailer Ngguling saat Turuni Flyover Kretek

  • Lagi-lagi Truk Trailer Ngguling saat Turuni Flyover Kretek
  • Lagi-lagi Truk Trailer Ngguling saat Turuni Flyover Kretek
  • Lagi-lagi Truk Trailer Ngguling saat Turuni Flyover Kretek
  • Lagi-lagi Truk Trailer Ngguling saat Turuni Flyover Kretek

RINGSEK - Truk trailer ringsek setelah terguling ke dalam sawah saat menurui flyover Kretek Paguyangan, kemarin. (teguh supriyanto/radar brebes)

PAGUYANGAN - Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Flyover (FO) Kretek ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto. Kali ini, truk tanki trailer bernomor Polisi L 9252 UB bermuatan cairan bahan pembuatan oli mengalami kegagalan fungsi rem saat menuruni FO Kretek, Rabu (8/8) sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Giono, 42, warga Desa Bandung RT 13 RW 04 Kecamatan Prambon, Kabupaten. Nganjuk itu melaju dari arah Purwokerto menuju Tegal. Namun saat menurui FO Kretek, pengemudi merasakan rem tidak berfungsi secara normal.

"Sepertinya kehabisan angin, sehingga tidak bisa berfungsi," ungkap Giono, yang mengalami luka paa bagian kaki kiri.

Mendapati kondisi tersebut, Giono berinisiatif membanting kemudi ke arah kiri jalan, sekitar 30 meter selepas turun FO Kretek. Atas upaya tersebut, truk yang dimudikannya menerabas pagar barrier pengaman jalan. Truk terus melaju dan sempat terguling, hingga akhirnya terguling di lahan sawah dengan posisi miring.

Kabin kemudi truk mengalami rusak parah akibat insiden tersebut, beruntung Giono dan salah satu rekannya yang berada di dalam truk yakni Joko Susilo, 38, warga Desa Kertosari RT 01 RW 01 Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun hanya mengalami luka ringan.

Sementara bagian tanki truk mengalami bocor, sehingga muatan berupa bahan cair bahan minyak oli mengalir ke sawah yang baru selesai dipanen. "Muat sekitar 19 ribu liter, berangkat dari Pertamina Cilacap tujuan Jakarta. Sepertinya kompresor angin mengalami kendala, sehingga tidak ada tekanan rem," ucap Giono.

Warga sekitar dibantu anggota Pos Lantas Bumiayu, membawa pengemudi dan penumpang untuk mendapat pengobatan di RSU Siti Aminah Bumiayu. Budi Arif, 39, salah seorang warga mengaku melihat truk masih melaju dengan cukup kendang meski telah berada di ujung turunan sisi utara FO Kretek.

"Sebab biasanya kendaraan dari atas akan pelan menjelang ujung FP ini. Benar saja, selepas itu truk oleng ke kiri dan masuk sawah. Suara bernturan nabrak pagar pengaman cukup keras, tuk juga sempat terguling satu kali," ucapnya.

Dikatakannya, warga sempat ragu saat hendak mendekati truk yang terguling untuk menolong sopir maupun penumpangnya. Hal ini lantaran warga mengira jika muatan truk adalah bahan yang mudah terbakar.

"Tapi setelah dirasa tidak ada bau yang mencurigakan, baru warga berani turun. Sebab takutnya yang dimuat adalah bensin atau sejenisnya, sementara lokasi kejadian juga bekas sawah yang mengering. Takut terbakar," terangnya.

Kanit Laka Polres Brebes Iptu Budi Supartoyo didampingi Kapos Lantas Bumiayu Aipda Adi Mardiyanto membenarkan terjadinya insiden tersebut. Disampaikan Budi, dugaan sementara kecelakaan dipicu akibat adanya kerusakan komponen pengereman.

"Sehingga pengemudi memilih untuk membuang setir ke arah kiri, meski untuk itu kendaraan akhirnya terguling," jelasnya.

Pihaknya juga segera mengevakuasi bangkai kendaraan dengan berkoodinasi bersama pihak Pertamina yang telah tiba dilokasi kejadian. Bangkai truk sendiri baru akan dievakuasi setelah muatan yang masih berada didalam tangki dipindahkan ke kendaraan lain.

"Tidak ada korban jiwa, pengemudi dan satu penumpang mengalami luka dan sudah mendapat penanganan medis," ungkap Adi. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Awal September, Anda Bisa Keliling Guci Naik Kereta Gantung

Awal September, Anda Bisa Keliling Guci Naik Kereta Gantung

Obyek wisata Guci Kabupaten Tegal segera memiliki satu wahana baru lagi yakni kereta gantung. Wahana tersebut bisa dinikmati wisatawan awal September.


Bocor lalu Ban Meletus, Truk Sarat Muatan Terguling

Bocor lalu Ban Meletus, Truk Sarat Muatan Terguling

Truk bernomor polisi T 9230 TB yang sarat muatan gabah tergelincir di Jalur Lingkar Selatan Pemalang hingga menghantam tiang kabel telepon.


Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Dua orang warga masing-masing Feri, warga Kota Tegal, dan Ma'mun, warga Tanggerang terpaksa diamankan anggota Pangkalan TNI-AL Tegal (Lanal).


Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Personel SatuanPolisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal merazia pegawai negeri sipil (PNS) yang keluyuran saat jam kerja.


13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 pengusaha dan pengelola tempat hiburan karaoke diminta untuk tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan izin usaha.


Dolar Naik, Harga Kedelai Mulai Melonjak

Dolar Naik, Harga Kedelai Mulai Melonjak

Harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe di Kabupaten Brebes saat ini mulai merangkak naik.


Warga di Brebes Selatan Mulai Krisis Air Bersih

Warga di Brebes Selatan Mulai Krisis Air Bersih

Lebih dari 500 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, hingga saat ini masih kesulitan didalam mendapatkan air bersih.


Setahun Sebabkan Puluhan Korban Tewas, Warga Surati Jokowi

Setahun Sebabkan Puluhan Korban Tewas, Warga Surati Jokowi

Sejumlah komponen masyarakat akan menyurati Jokowi untuk mengadukan kerawanan flyover di Desa Kretek Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.


Keluarga Abu Riski alias Yoni Wahyudi Cenderung Tertutup

Keluarga Abu Riski alias Yoni Wahyudi Cenderung Tertutup

Sabtu (4/8) pagi, warga dan pedagang serta pengunjung dibuat kaget, saat tim Densus 88 Anti Teror melakukan penggeledahan di Optimal Optik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!