Lokal
Share this on:

Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam

  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam
  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam
  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam
  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam
  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam
  • Lima Kelurahan di Tegal Masih Terendam

NGUNGSI – Sejumlah warga Kelurahan Cabawan menuju ke lokasi pengungsian, kemarin.

TEGAL - Lima kelurahan di Kota Tegal masih terendam banjir. Lima kelurahan tersebut yakni Kelurahan Pesurungan Kidul, Kalinyamat Kulon, Krandon, Cabawan, dan Kaligangsa.

Rendaman ini membuat ribuan warga yang terdampak banjir bertahan di posko pengungsian. Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Andri Yudi Setiawan melaui Petugas Pusdalops Penanggulangan Bencana Hanif Nurhidayat mengatakan di Kelurahan Sumupanggang dan Kelurahan Margadana yang sebelumnya terendam, berangsur surut dan menyisakan genangan yang tidak begitu banyak mengganggu aktivitas.

Apabila sebelumnya banjir disebabkan jebolnya tanggul Sungai Kemiri, banjir bergeser parah ke wilayah Barat Kota Tegal imbas dari jebolnya Sungai Pemali di Kabupaten Brebes. “Banjir ini jebolan dari Sungai Pemali, yang masuk ke Kota Tegal jam tiga dini hari,” kata Hanif di Posko BPBD yang didirikan di SMK Muhammadiyah 2 Kota Tegal, kemarin.

Hanif menerangkan, setiap kelurahan yang terdampak banjir menyediakan posko pengungsian. Posko juga banyak didirikan masyarakat, terutama di sepanjang Jalan Pantai Utara (Pantura), dan dapur umum juga sudah dibuka. Pemerintah Kota Tegal sendiri telah mendistribusikan logistik, meski sampai saat ini masih butuh dalam jumlah yang lebih banyak lagi.

“Warga masih membutuhkan sembako, obat-obatan, dan pakaian,” ujar Hanif.

Berdasarkan pantauan, di Jalan Sultan Hasanudin Kelurahan Cabawan banjir merendam wilayah tersebut setinggi lutut orang dewasa. Warga yang akan mengungsi dibantu petugas BPBD, Lanal, dan instansi lainnya. Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) juga menyediakan ambulan keliling, serta obat-obatan.

“Kami mendirikan posko kesehatan di lokasi yang terpencil, RW 2 dan 4 Cabawan,” ujar Tim Dokter dari Dinkes, dr Lenny Harlina.

Kepala Puskesmas Margadana dr Wahidin mengemukakan, tim puskesmasnya disiagakan untuk mengantisipasi penyakit yang muncul setelah banjir melanda. “Untuk mengatasi banyaknya pasien, kami akan membuka puskesmas pembantu di beberapa lokasi untuk mempermudah akses layanan,” ungkap dr Wahidin.

Sebelumnya, Plt Wali Kota Tegal Nursholeh mengimbau warga agar bersabar dalam menghadapi banjir. Nursholeh telah memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk memberikan pelayanan maksimal. (nam/mei/ela/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!