• Home
  • Berita Lokal
  • Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah

Lokal
Share this on:

Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah

  • Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah
  • Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah

RAPAT - Anggota DPRD Kabupaten Tegal menggelar rapat membahas raperda Insiatif, kemarin. (teguh iman supriyono/radartegal.com)

SLAWI - Hak mengajukan rancangan peraturan daerah, lazim disebut hak inisiatif, adalah hak yang dimiliki oleh DPRD untuk mengajukan rancangan Perda dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Untuk DPRD Kabupaten Tegal, selama lima tahun menjabat sudah 20 perda inisiatif disahkan, sedang dari pemerintah hanya mengajukan 8 peraturan daerah.

Ketua Fraksi Partai Golkar M. Khuzaeni, Kamis (13/12), mengatakan, usulan pembuatan peraturan daerah atas dasar inisiatif seluruh anggota dewan tiap tahunnya ada empat perda. Menurutnya, itu harus sudah diberlakukan oleh pemerintah guna membantu masyarakat.

Karena semua produk perda inisiatif dewan, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan membantu masyarakat. Sehingga pemerintah harus mensosialisasikan pada masyarakat.

"Saya ambil contoh perda inisiatif yang sudah berjalan. Saat pendaftaran siswa baru khusus SMP dan SMA atau sederajat, banyak yang melampirkan ijazah madrasah. Karena Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal memberi nilai tambah bagi pendaftar yang melampirkan ijazah madrasah. Dan saat membahas ini, semua tokoh lintas agama kami ajak diskusi," katanya.

Langkah penyusunan peraturan daerah, tambah Jeni, Bapemperda berkoordinasi dengan pimpinan dewan untuk pelaksanaan rapat penyusunan Raperda dengan Komisi sesuai Propemperda yang telah ditetapkan

Bapemperda bersama dengan pimpinan komisi dan anggota pengusul Raperda melakukan rapat koordinasi untuk penetapan judul yang akan disusun terlebih dahulu berdasarkan urgensi masing-masing perda.

Pengusul raperda menyusun pokok materi/permasalahan atas raperda sebagai bahan penyusunan naskah akademik dan draf raperda. Dalam menyusun pokok materi/permasalahan atas raperda komisi, gabungan komisi, dan/atau Bapemperda dapat melakukan kunjungan kerja ke daerah lain.

"Kami harus konsultasi ke pemerintah provinsi maupun pusat serta meminta masukan dari masyarakat/stakeholder terkait. Kunjungan kerja ke daerah lain dan konsultasi dilakukan untuk mendapatkan masukan terkait dengan pelaksanaan suatu aturan setingkat atau lebih tinggi. Untuk mendapat masukan dari masyarakat/stakeholder terkait dapat dilakukan dengan penyebarluasan rancangan melalui media cetak dan/atau elektronik dan rapat dengar pendapat dengan masyarakat/Stakeholder atas materi muatan yang ingin diatur dalam Raperda dan pengaruhnya bagi masyarakat/stakeholder sebagai bahan untuk menyempurnakan konsep. Pelaksanaan kunjungan kerja dan rapat dengar pendapat dengan mempertimbangkan kecukupan pagu anggaran dalam dokumen pelaksanaan anggaran sekretariat DPRD," tambahnya.

Bapemperda mengadakan rapat kerja, lanjut Jeni, dalam membahas jadwal penyusunan dan persiapan pembahasan Raperda serta penunjukan tenaga ahli pelaksana kerjasama penyusunan naskah akademik dan Raperda. Pengusul Raperda menyampaikan pokok materi/permasalahan atas Raperda sebagai bahan penyusunan naskah akademik dan draff Raperda kepada pimpinan dewan. Pimpinan DPRD menyampaikan pokok materi/permasalahan atas Raperda kepada Bapemperda untuk dilakukan pengkajian.

Bapemperda mengkoordinasikan proses penyusunan Raperda. "Bapemperda memerintahkan sekretaris DPRD untuk prosedur pelaksanaan kerjasama dengan akademisi yang telah ditunjuk untuk menyusun naskah akademik dan Raperda.

Sekretaris DPRD melakukan kerjasama dengan akademisi pelaksana pekerjaan penyusunan. Disini pelaksana pekerjaan mengirimkan surat undangan pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion) atas Raperda dan naskah akademik berdasarkan undangan.

Pimpinan dewan meminta petunjuk kepada Pimpinan DPRD terkait jadwal dan teknis pelaksanaan publik hearing atas Raperda dengan mengundang stakeholder dan narasumber akademisi pengusul dan akademisi pelaksana pekerjaan Penyusunan melakukan penyempurnaan berdasarkan pengkajian dan penyelarasan atas draff Raperda dan naskah akademik. (adv/guh/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bobol Atap, Dua Remaja Gasak 11 HP dan Voucher Pulsa

Bobol Atap, Dua Remaja Gasak 11 HP dan Voucher Pulsa

Polisi akhirnya berhasil meringkus dua terduga pelaku pencurian di sebuah kouner HP di Kecamatan Talang.


Awas Masih Ada Makanan Berboraks dan Formalin

Awas Masih Ada Makanan Berboraks dan Formalin

Memasuki pekan ketiga Ramadan, Dinas Kesehatan melakukan sidak makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional dan swalayan.


Amankan Hasil Pemilu 2019, Tentara dan Polisi Jadi Pagar Betis

Amankan Hasil Pemilu 2019, Tentara dan Polisi Jadi Pagar Betis

Guna mengamankan proses Pengumuman Hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019, Polres Tegal dan Kodim 0712/Tegal akan menjadi pagar betis.


Dinkes Brebes Siapkan 25 Posko dan Siagakan 2.532 Paramedis

Dinkes Brebes Siapkan 25 Posko dan Siagakan 2.532 Paramedis

25 posko kesehatan disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes untuk menyambut pemudik yang melintas di wilayahnya.


Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Tegal Umi Azizah melakukan inspeksi mendadak ditemani tim sistem keamanan terpadu.


15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

Sekitar 15 tahun, Koriah (30), warga Desa Begawat RT 5 RW 3 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menderita penyakit kulit.


Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Warga di sekitar wilayah RW 14 Kelurahan Panggung Kota Tegal mengeluhkan kerap merasakan pusing pada jam-jam tertentu.


Antisipasi Pelaku Teroris, Penumpang Bus Digeledah Polisi dan Tentara

Antisipasi Pelaku Teroris, Penumpang Bus Digeledah Polisi dan Tentara

Sejumlah personel gabungan TNI-Polri menggelar razia di Jalan Raya Martoloyo Kota Tegal, Senin (20/5) siang.


Jelang 22 Mei, Pengamanan Kantor dan Gudang KPU Diperketat

Jelang 22 Mei, Pengamanan Kantor dan Gudang KPU Diperketat

Jelang penetapan hasil pemilu 2019, Polres Tegal Kota memperketat pengamanan kantor dan gudang KPU di Jalan Sumbodro No. 26, Kelurahan Slerok, Tegal Timur.


Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Datangnya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, biasanya diikuti dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar tradisional dan modern.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!