• Home
  • Berita Lokal
  • Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok

Lokal
Share this on:

Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok

  • Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok
  • Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok

BREBES - Seorang anak jalanan (anjal) Amin (31), warga Desa Kedungbokor Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus berurusan dengan polisi, Jumat (11/1) kemarin. Dia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap rekan sesama anjal, Ta (16), warga Desa Luwungragi, Wanasari, Brebes.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian berawal saat pelaku bersama dengan rekan-rekan sesama anjal duduk-duduk di sekitar Alun-alun Brebes. Meski baru kenal beberapa jam, pelaku tanpa malu-malu langsung menunjukan orhgan kemaluannya kepada korban.

Merasa risih dengan tindakan pelaku, korban lalu menceritakan kejadian itu ke rekan-rekan lainnya. Beberapa teman-teman korban pun tak terima dengan perbuatan dan tindakan pelaku itu.

Oleh teman korban, pelaku sempat akan dihakimi di lokasi kejadian. Beruntung, beberapa warga termasuk petugas jaga Pendapa Kabupaten Brebes datang melerai. "Tadi pelaku sempat dikejar-kejar oleh sesama anak jalanan. Pelaku lalu masuk ke pendapa," terang salah seorang petugas keamanan pendapa.

Di hadapan petugas keamanan, pelaku sempat mengelak perbuatannya. Pelaku bahkan mengaku tidak tahu menahu kenapa dia mau dikeroyok teman-teman yang baru dikenalnya. "Saya di situ cuma minum-minuman. Tapi tiba-tiba saja mereka mau mengeroyok saya," akunya saat diinterogasi.

Tapi setelah dipertemukan dengan korbannya, pelaku pun tidak bisa mengelak. Ta yang menjadi korban pelecekan mengaku awalnya dia tidak curiga dengan perbuatan pelaku. Namun lama kelamaan pelaku menunjukan sikap yang kurang menyenangkan, yakni menunjuk-nunjukkan organ kemaluannya.

"Awalnya saya diam saja, tapi pelaku lagi-lagi menjukkan kemaluannya ke saya lagi," ujar Ta.

Tak lama setelah kejadian, polisi datang ke lokasi kejadian. Pelaku kemudian dimintai keterangan oleh petugas beserta korban. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Linmas Akan Ikut Jaga 28 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Linmas Akan Ikut Jaga 28 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Satpol PP Kabupaten Brebes akan nenerjunkan anggota Linmas untuk mengamankan arus lalu lintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.


BPJS Ketenagakerjaan Bukber bersama Anak-anak Yatim

BPJS Ketenagakerjaan Bukber bersama Anak-anak Yatim

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal mengadakan buka puasa bersama (bukber) dengan anak yatim di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Kamis (9/5) lalu.



Kemiskinan di Kabupaten Tegal Turun 1,94 Persen

Kemiskinan di Kabupaten Tegal Turun 1,94 Persen

Angka kemiskinan di Kabupaten Tegal berkurang 1,94 persen, dari 9,90 persen di 2017 menjadi 7,94 persen di 2018 lalu.


Nekat, Dua Maling Mobil Dinas Kepergok lalu Kabur

Nekat, Dua Maling Mobil Dinas Kepergok lalu Kabur

Rumah pejabat Pemkab Brebes di Perumahan Pepabri Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi, Senin (30/4) pukul 03.00 WIB, disantroni maling.


Klir, Total APK yang Dibersihkan 34.440 Buah

Klir, Total APK yang Dibersihkan 34.440 Buah

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal telah selesai mencopot seluruh alat peraga kampanye caleg, DPD dan capres-cawapres.


Jelang Coblosan, Bawaslu Turunkan Seluruh APK

Jelang Coblosan, Bawaslu Turunkan Seluruh APK

Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di sejumlah titik di wilayah Kota Tegal diturunkan petugas gabungan, Minggu (14/4).


Masa Tenang, Bawaslu Tertibkan APK hingga ke Desa

Masa Tenang, Bawaslu Tertibkan APK hingga ke Desa

Memasuki masa tenang Pemilu 2019, segala jenis Alat Peraga Kampanye (APK) mulai dicopoti, Minggu (14/4).


Hari Tenang, Bawaslu akan Bersihkan Alat Peraga Kampanye

Hari Tenang, Bawaslu akan Bersihkan Alat Peraga Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal akan membersihkan semua alat peraga kampanye di masa tenang. Menggandeng anggota Satpol PP, seluruh alat peraga


Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal mencatat ada sekitar 5.500 alat peraga kampanye yang melanggar aturan.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!