• Home
  • Berita Lokal
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor

Lokal
Share this on:

Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor

  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor
  • Mabuk, Sebelum Tabrak Angkot, Sopir Sedan Serempet Mobil dan Motor

TEGAL - Sopir sedan Toyota Corolla B 1239 P, Aditia Satriya Gumilang (20), warga Jatibarang, Brebes ternyata dalam pengaruh minuman keras, saat menabrak angkutan kota (angkot) G 1395 AF di Perempatan Kejambon, Rabu (7/11) kemarin.

Kepastian itu diungkapkan Kabag Ops Polres Tegal Kota Kompol Mandala didampingi Kanit Laka Iptu Sunetra. Menurutnya, sopir mobil sedan, Aditia, saat kejadian dalam keadaan mabuk.

''Saat diamankan anggota kami, dari mulutnya tercium bau alkohol. Pelaku berstatus mahasiswa,'' jelasnya.

Dijelaskan Mandala, dalam insiden kecelakaan itu tidak ada korban jiwa. Semua korban yang terluka ada tujuh orang, dan langsung dievakuasi ke RSUD Kardinah.

Ketujuh korban masing-masing Hepi Setiawan (40), sopir angkot, mengalami patah kaki kiri; Waitah (50), penumpang angkot, patah kaki kanan; Yuniroh (41), dan Nur Hidayati (42), keduanya mengalami cedera di kepala. Sementara Aditia mengalami luka di kepala, Mia Dwi Alfiani (21), luka robek di kepala, dan Asyadi Abroza (22), juga mengalami luka di kepalanya.

Sementara itu sejumlah saksi mata mengatakan, sebelum bertabrakan dengan angkot, sedan nahas itu lebih dulu menabrak Daihatsu Ayla dan pengendara sepeda motor di Jalan Semeru sekitar pukul 04.30 WIB.

Saksi mata di Jalan Semeru, Andri, 32, mengatakan, setelah kejadian para tukang ojek yang mangkal di sekitar Stasiun Kota Tegal langsung mengejar pelaku. Selama pengejaran, mobil pelaku berjalan zigzag, berkali-kali dia nyaris menabrak pengendara lainnya.

''Ya, pelaku dikejar para tukang ojek yang sedang mangkal di sekitar stasiun ini,'' katanya.

Sementara, saksi mata tukang becak yang mangkal di sekitar perempatan Kejambon, Maryono, 41, mengatakan, mobil sedan warna hitam yang berisi tiga orang penumpang itu terlihat menerobos lampu merah sebelum akhirnya menabrak mobil angkutan kota (angkot) warna biru.

“Benturannya keras sekali. Bagian depan angkot sampai ringsek, kemudinya terangkat,” ungkapnya.

Warga yang geram dengan ulah pelaku, sempat melayangkan bogem mentah ke arah pelaku. Bahkan ada juga warga yang melampiaskan kemarahannya dengan merusak mobil pelaku.

''Pelaku terus jadi bulan-bulanan warga meski sudah berlindung di pos polisi yang tak jauh dari lokasi kejadian,'' ungkap Maryono.

Rekan Aditia, Asyadi Abroza membenarkan, jika sebelum menabrak angkot, mobil yang ditumpanginya menabrak mobil dan sepeda motor di Jalan Semeru. ''Teman saya, Aditia (pelaku, red) saat ini masih dirawat dan tidak sadarkan diri,” jawabnya singkat. (gus/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

15 Wajah Baru Isi DPRD Brebes

15 Wajah Baru Isi DPRD Brebes

KPU Kabupaten Brebes menggelar Rapat Pleno Terbuka perolehan kursi dan penetapan calon terpilih, Senin (22/7) malam.


Transaksi Sabu, Dua Wanita Muda dan Satu Pria Diringkus di Perumahan Mewah Texin

Transaksi Sabu, Dua Wanita Muda dan Satu Pria Diringkus di Perumahan Mewah Texin

Jual beli sabu di komplek perumahan mewah kawasan Texin diendus Satnarkoba Polres tegal.


Budidaya Sistem Bioflok, Minimalkan Pakan dan Tempat

Budidaya Sistem Bioflok, Minimalkan Pakan dan Tempat

Dinas Perikanan Kabupaten Brebes melalui bagian penyuluhan melakukan pemantauan dan penyuluhan terhadap petani ikan lele dengan sistem bioflok


Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Miris, Di Pantura Marak Panti Pijat Tidak Berizin dan Bersertifikat

Miris, Di Pantura Marak Panti Pijat Tidak Berizin dan Bersertifikat

Beberapa panti pijat di jalur Pantura Kabupaten Tegal diketahui belum memiliki izin dan bersertifikat.


Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Sejumlah nelayan di perairan Tanjursari Pemalang memilih tak melaut karena gelombang tinggi.


Awas! Pasar Burung Pemalang Rawan Pencurian dan Kumuh

Awas! Pasar Burung Pemalang Rawan Pencurian dan Kumuh

Pencurian burung rupanya juga sering terjadi di Pasar Burung Pemalang. Korbannya para pedagang setempat.


Harga Sayur dan Cabai Makin Menggila

Harga Sayur dan Cabai Makin Menggila

Harga sejumlah sayuran dan cabai merah terus naik di sejumlah pedagang eceran Pasar Bumiayu.


Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Selain tunjangan dan penghasilan tetap, hasil penggelolaan tanah bengkok selama ini menjadi pendapatan yang menggiurkan bagi kepala desa (kades).


Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti psikotropika dan hasil kejahatan lainnya dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal di halaman belakang kantor, Kamis (18/7) pagi



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!