Lokal
Share this on:

Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Tolak UU KPK

  • Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Tolak UU KPK
  • Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Tolak UU KPK

TEGAL - Massa Aliansi Mahasiswa Pancasakti menggeruduk DPRD Kota Tegal Jumat (20/9). Mereka menyampaikan aspirasi menolak revisi UU KPK yang baru disyahkan.

Dalam orasinya, Korlap Aksi Ilham Kustiawan mengatakan sehubungan dengan adanya hasil revisi undang-undang KPK yang telah disahkan dan disetujui oleh Presiden RI dan DPR RI, aliansi mahasiswa Pancasakti UPS Tegal menyatakan sejumlah sikap. Pertama, menolak dengan tegas revisi undang-undang tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh BPR pemerintah yang kami anggap telah melemahkan tugas dan fungsi Komisi pemberantas korupsi.

"Kedudukan komisioner sebagai pimpinan tertinggi Komisi Pemberantasan Korupsi harus tetap dijaga bukan diambil alih oleh dewan pengawas di bawah naungan Presiden Republik Indonesia," katanya.

Selanjutnya, swbagai lembaga yang menangani kasus korupsi harus tetap terjaga demi mengusut tuntas kasus korupsi tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Tindakan penanganan yang selama ini dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sudah benar tanpa harus meminta izin terlebih dahulu oleh institusi penegak hukum mana pun demi mengusut tuntas kasus korupsi yang melanda di Indonesia.

"Hukum harus tetap ditegakkan dan menjadi Panglima tertinggi demi kedaulatan serta keutuhan NKRI tanpa harus dicintai oleh kepentingan-kepentingan politik manapun serta oknum oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab demi kemakmuran rakyat Indonesia," tegasnya.

Usai berorasi, massa kemudian ditemui Wakil Ketua DPRD Sementara Habib Ali Zaenal Abidin. Pada kesempatan itu, Habib Ali mengatakan korupsi adalah musuh bersama.

"Karenanya, aspirasi yang disampaikan mahasiswa kami tampung sebagaimana tugas anggota DPRD," ungkap Habib.

Menurut Habib, aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan dikawal hingga ke DPR RI. "Selanjutnya berikan kesempatan kepada kami untuk bisa melaksanakan tugas kami menampung dan menyampaikan aspirasi," tandasnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penambang Ngadu ke Satpol PP

Penambang Ngadu ke Satpol PP

Penambang galian C yang tergabung dalam Paguyuban Berkah Kaligung mengadu ke Satpol PP Kabupaten Tegal, Rabu (23/10).


603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

Bupati Tegal mendatangi dua desa yang terkena musibah angin puting beliung di Kecamatan Bumijawa.


Gasak Sembilan Sepeda Motor dan Palsukan STNK, Komplotan Curas Diringkus

Gasak Sembilan Sepeda Motor dan Palsukan STNK, Komplotan Curas Diringkus

Jajaran Satreskrim Polres Tegal berhasil membongkar komplotan curas dan pemalsu STNK yang beraksi di wilayah Kabupaten Tegal.


Ditinggal Nyapu Lantai, Korsleting Hanguskan Dapur Rumah

Ditinggal Nyapu Lantai, Korsleting Hanguskan Dapur Rumah

Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Tonggara RT 11 RW 4 Kecamatan Kedungbanteng kabupaten Tegal, Selasa (22/10) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.


Malam-malam, Lahan di Lereng Gunung Slamet Kembali Terbakar

Malam-malam, Lahan di Lereng Gunung Slamet Kembali Terbakar

Hutan di lereng Gunung Slamet di Dukuh Sudikampir Desa Guci Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Selasa (22/10) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.


Maaf, Bansos untuk Guru Tak Bisa Dianggarkan Tahun Depan

Maaf, Bansos untuk Guru Tak Bisa Dianggarkan Tahun Depan

Dalam APBD tahun 2020, ribuan guru non-PNS di Kabupaten Tegal terancam tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos).


Perencanaan Tak Matang, Komisi II Minta Pagar Keliling Dibongkar

Perencanaan Tak Matang, Komisi II Minta Pagar Keliling Dibongkar

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal meminta pada Dinas Kimtaru untuk membongkar pagar keliling di Pasar Margasari.


Jumadi : HMI Jangan Salah Ngaji dan Gaul

Jumadi : HMI Jangan Salah Ngaji dan Gaul

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi menekankan agar para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak salah ngaji dan gaul.


Hilangkan Trauma Korban Bencana, Anak-anak Diajak Bermain

Hilangkan Trauma Korban Bencana, Anak-anak Diajak Bermain

Selain menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan, bencana angin kencang di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal dikhawatirkan menyisakan trauma.


Hari Santri, 4000 Santri di Pemalang Ikut Karnaval

Hari Santri, 4000 Santri di Pemalang Ikut Karnaval

Momentum Hari Santri Nasional, sedikitnya 4000 santri di Pemalang turun ke jalan untuk mengikuti karnaval di Alun-alun Pemalang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!