Lokal
Share this on:

‘Main Uang’, Calon Bupati Incumbent Bisa Dicoret

  • ‘Main Uang’, Calon Bupati Incumbent Bisa Dicoret
  • ‘Main Uang’, Calon Bupati Incumbent Bisa Dicoret

SLAWI - Calon petahana (incumbent) yang akan maju dalam pemilihan bupati (pilbup) Tegal 2018 mendatang diingatkan untuk tidak melakukan politik uang (money politics) atau ‘main uang’ dan melanggar aturan mutasi jabatan. Jika terbukti, tindakan tersebut bisa menggugurkan pencalonan.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tegal Harpendi Dwi Pratiwi mengatakan terdapat dua kasus yang bisa membatalkan pencalonan calon bupati dan wakil bupati petahana, yaitu money politic dan melakukan mutasi pejabat enam bulan sebelum penetapan pasangan calon oleh KPU.

Jika penyebabnya adalah money politic, maka pengguuran pencalonan bisa dilakukan oleh Bawaslu jika unsur-unsurnya terpenuhi, yakni dilakukan dengan cara terstruktur, masif, dan sistematis (TMS).

"Jika money politik melibatkan banyak orang, itu bisa diproses," kata Harpendi saat Rapat Koordinasi (Rakor) tentang aturan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tegal, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng pada 2018 dan Pemilu 2019, di Hotel Grand Dian Slawi, kemarin.

Sedangkan terkait mutasi jabatan, Harpendi melanjutkan, hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Pada Pasal 71 ayat 2 disebutkan, apabila ada calon petahana melanggar ketentuan mutasi jabatan, maka calon petahana dibatalkan sebagai calon.

"Calon petahana tidak boleh melakukan mutasi pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon di KPU hingga akhir masa jabatannya. Kecuali, mendapat persetujuan tertulis dari menteri," jelas Harpendi. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Angkutan Gratis bagi Siswa Miskin Urung Terealisasi Tahun Ini

Angkutan Gratis bagi Siswa Miskin Urung Terealisasi Tahun Ini

Langkah Pemkab Tegal untuk mewujudkan angkutan gratis bagi siswa miskin yang sempat dimatangkan Dishub Kabupaten Tegal belum bisa direalisasikan.


Tinggal Sehari, Belum Ada Caleg yang Didaftarkan Parpol

Tinggal Sehari, Belum Ada Caleg yang Didaftarkan Parpol

Sejak dibuka hingga, Senin (16/7) siang sekitar pukul 11.00 WIB, pendaftaran bakal calon anggota legislatif (caleg) pemilu 2019 masih sepi.


Sakit, Dua Calhaj asal Kabupaten Tegal Gagal Terbang

Sakit, Dua Calhaj asal Kabupaten Tegal Gagal Terbang

Lima calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Tegal gagal berangkat ke Tanah Suci.


123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

Memasuki pertengahan 2018, 123,21 hektare (ha) wilayah di Kota Tegal belum bisa terbebas dari kekumuhan.


Cuaca Bisa Sampai 38 Derajat Celcius, Jamaah Haji Diimbau Pakai Masker

Cuaca Bisa Sampai 38 Derajat Celcius, Jamaah Haji Diimbau Pakai Masker

Calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Tegal diminta untuk mengantisipasi cuaca selama menjalankan ibadah haji nanti.


Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Ratusan kapal berukuran di atas 30 gross ton (GT) di Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal tidak bisa berangkat melaut karena terhambat proses perizinan.


Audit Dana Kampanye, Paslon No. 3 Rp2,5 Miliar Paslon No. 1 Rp311 Juta

Audit Dana Kampanye, Paslon No. 3 Rp2,5 Miliar Paslon No. 1 Rp311 Juta

Kantor Akuntan Publik (KAP) telah merampungkan verifikasi laporan dana kampanye kelima pasangan calon (paslon) pilwalkot tegal 2018.


Sepekan Dibuka, Belum Ada Parpol yang Daftarkan Calegnya

Sepekan Dibuka, Belum Ada Parpol yang Daftarkan Calegnya

Hingga sepekan sejak dibuka, belum ada partai politik (parpol) di Kabupaten Brebes yang mendaftarkan calon anggota legislatifnya ke KPU.


Daftar Haji di Kota Tegal Sekarang, Berangkatnya 18 Tahun Lagi

Daftar Haji di Kota Tegal Sekarang, Berangkatnya 18 Tahun Lagi

Masa tunggu calon jamaah haji (calhaj) Kota Tegal saat ini sudah mencapai 18 tahun. Itu menyusul kuota yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.


Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

Untuk memastikan kebenaran pengguna SKTM, pihak sekolah negeri di Kabupaten Pemalang juga mendatangi alamat rumah calon peserta didik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!