Lokal
Share this on:

Mantan Anggota Dewan dan Selingkuhannya Dibui

  • Mantan Anggota Dewan dan Selingkuhannya Dibui
  • Mantan Anggota Dewan dan Selingkuhannya Dibui
  • Mantan Anggota Dewan dan Selingkuhannya Dibui
  • Mantan Anggota Dewan dan Selingkuhannya Dibui

EKSEKUSI – Dua terdakwa sebelum dieksekusi, kemarin. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Tim Pidana Umumum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal akhirnya mengeksekusi terdakwa kasus perzinaan. Mereka yakni Supriyanto, mantan anggota DPRD Kota Tegal dan Rini, warga Jatibarang, Brebes, kemarin.

Keduanya langsung dijebloskan dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tegal Kelas II B di Jalan Yos Sudarso. Ekseskuasi tersebut dilakukan sesuai putusan Pengadilan Negeri (PN) Tegal yang sebelumnya digelar Juli 2017 lalu.

Di mana Supriyanto sebelumnya divonis PN Tegal enam bulan penjara. Sementara Rini setengahnya. Pantauan di kantor Kejari Tegal Jalan Kolonel Sugiono, Supriyanto datang bersama dengan pengacara dan rekan-rekannya saat memasuki ruang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum).

Di ruangan Depati Herlambang SH, Supriyanto masih berupaya agar eksekusi tidak dilakukan. Namun, Jaksa dengan tegas tetap melakukan upaya tersebut karena sudah tugasnya.

Terlebih, panggilan yang dilakukan Kejari Tegal sudah dilontarkan tiga kali. Selain Supriyanto yang datang ke Kejaksaan, Rini juga menyusul sekitar 15 menit kemudian.

Terdakwa kasus perzinaan itu datang didampingi suami dan rekannya. Namun, antara Supriyanto dan Rini berada di ruang berbeda.

Hingga sekitar pukul 14.45 WIB, setelah dinyatakan siap, Supriyanto digiring memasuki sebuah mobil dinas Kejaksaan. Oleh petugas, Supriyanto langsung dikirim ke Lapas Kelas II B Tegal.

”Supriyanto kami eksekusi,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Tegal Jaenudin SH MH melalui Kasi Intel Wimpy Wohon.

Menurut dia, eksekusi baru dilakukan lantaran sebelumnya Supriyanto dan Rini melakukan upaya hukum lainnya usai divonis di PN Tegal. Di antaranya, melakukan kasasi ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang dan melakukan upaya banding.

Hingga akhirnya MA melalui Ketua PN Tegal mengeluarkan ketetapan dan menegaskan bahwa terdakwa tetap dieksekusi dulu. ”Kita selaku eksekutor langsung menjalankan tugas,” bebernya.

Kejaksaan juga sebelumnya telah melakukan upaya pemanggilan terlebih dulu kepada terdakwa. Kemudian, Senin (15/1), merupakan panggilan ke tiga. ”Saat kedua terdakwa datang, kami juga langsung mengeksekusinya. Baik itu terdakwa Supriyanto maupun terdakwa Rini,” ungkapnya.

Sementara, saat digiring menuju mobil dinas Kejaksaan, Supriyanto yang mengenakan baju merah tampak berkaca-kaca saat berpamitan dengan rekan-rekan yang mendampinginya.

Berbeda dengan Rini yang saat ini memiliki bayi. Oleh rekan-rekannya, bayi yang ada di rumahnya segera dibawa ke Tegal untuk bisa mendapatkan ASI dari ibunya. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bunda Sitha Didakwa Terima Rp8,8 Miliar
Bunda Sitha Didakwa Terima Rp8,8 Miliar

Berita Sejenis

Semrawut, Personel Satlantas Disiagakan di Jalan Raya Banjaran

Semrawut, Personel Satlantas Disiagakan di Jalan Raya Banjaran

Kemacetan dan kesemrawutan yang kerap terjadi di ruas jalan depan Pasar Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mendapat perhatian dari kepolisian.


3 Detik antara Hidup dan Mati saat Mobil Celaka di Tol Cipali

3 Detik antara Hidup dan Mati saat Mobil Celaka di Tol Cipali

Minggu (17/2) lalu, saya berangkat ke Cirebon untuk urusan pekerjaan. Saya sering sekali ke Cirebon dan biasanya antara naik kereta atau naik mobil.


Saat Ditemukan, Bayi Menggigil dan Tubuhnya Membiru karena Hipotermia

Saat Ditemukan, Bayi Menggigil dan Tubuhnya Membiru karena Hipotermia

Penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya, menyisakan tanda tanya besar siapa yang tega melakukannya.


Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menghentikan sementara pengajuan rekomendasi izin pembangunan minimarket di Kota Tegal.


Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Hariri, warga Dukuh Waru RT 06 RW 04 Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan meninggal dunia menggantung pada blandar rumahnya.


Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Suparman alias Parman (43), warga Dusun Gombong RT 05 RW 03 Desa Warungpring Kecamatan Warungpring divonis 13 tahun penjara dan denda Rp10 juta.


Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Pencarian Sugiono (50), warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai di wilayah setempat dihentikan sementara.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis.


Saluran Irigasi Tertimbun Longsor, Ratusan Hektare Sawah Tak Teraliri

Saluran Irigasi Tertimbun Longsor, Ratusan Hektare Sawah Tak Teraliri

Ratusan hektar tanah pertanian di Kecamatan Lebaksiu dan Slawi, Kabupaten Tegal terancam tak bisa teraliri karena rusaknya saluran irigasi



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!