• Home
  • Berita Lokal
  • Masih 21 Tahun, Ini Tampang Pengelola Arisan Online yang Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Rupiah Uang Pengikutnya

Lokal
Share this on:

Masih 21 Tahun, Ini Tampang Pengelola Arisan Online yang Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Rupiah Uang Pengikutnya

  • Masih 21 Tahun, Ini Tampang Pengelola Arisan Online yang Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Rupiah Uang Pengikutnya
  • Masih 21 Tahun, Ini Tampang Pengelola Arisan Online yang Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Rupiah Uang Pengikutnya

SLAWI - Ratusan ibu rumah tangga menjadi korban penipuan arisan online dengan kerugian total mencapai Rp300 juta sehingga melaporkan pengelolanya ke polisi. Sosok terlapor yakni Anes Apriliani atau AA diketahui masih berusia 21 tahun.

Seperti dituturkan sejumlah korban saat mendatangi Satreskrim Polres Tegal untuk melapor Kamis (9/11), Anes merupakan warga Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. "Orangnya masih muda. Kelahiran 1996," kata Nur Hikmah, salah satu korban.

Anes mengelola sendiri arisan online yang diikuti para korban dan diduga membawa kabur uang yang sudah disetorkan para korban.

Mereka mulai sadar menjadi korban penipuan setelah grup arisan yang dikelola Anes di Facebook ‎tiba-tiba sudah tidak aktif. Begitu juga akun Facebook milik Anes.

Di media sosial yang didirikan Mark Zuckerberg itu, Anes menggunakan akun dengan nama InEzz Saykiraa Sanjayaa untuk mengelola arisan online.‎ Akun ini sudah tidak bisa diakses sejak, Senin (6/11).

"Sejak 6 November, (akun) Facebook-nya tiba-tiba off. Nomor HP-nya juga sudah tidak bisa dihubungi lagi," ujar korban lainnya, Eska.

Eska mengaku sudah coba mendatangi alamat rumah Anes di Desa Adiwerna setelah mulai curiga dirinya menjadi korban penipuan. Namun sosok yang hendak ditemui itu tidak tampak batang hidungnya.

"Anesnya tidak ada. Hanya ada nenek dan adiknya. Saat ditanya, mereka mengaku tidak tahu di mana Anes," ungkapnya.

Eska sudah beberapa kali bertemu Anes di warung serabi Solo miliknya di Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal. Dari pertemuan itu, Eska diajak Anes ikut arisan yang dikelolanya di Facebook.

"Dia sering beli serabi Solo yang saya jual. Terus saya ditawari ikut arisan online. Setelah saya ikut dan lihat, ternyata yang ikut sudah banyak," ‎ujarnya. (far/zul)



Berita Sejenis

Nglurug Jakarta Lagi, Nelayan Tegal Bawa Sejuta Surat untuk Jokowi

Nglurug Jakarta Lagi, Nelayan Tegal Bawa Sejuta Surat untuk Jokowi

Meski telah bertemu dengan presiden RI Joko Widodo kemarin, ribuan nelayan kembali akan mendatangi Jakarta Selasa (16/1) sore ini.


Pemkab Tegal Butuh 3.077 PNS Baru

Pemkab Tegal Butuh 3.077 PNS Baru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal masih menunggu persetujuan pemerintah pusat terkait pengajuan rekrutmen CPNS.


Harga Beras Medium Masih Tinggi

Harga Beras Medium Masih Tinggi

Operasi pasar yang dilakukan Pemkot Tegal dan Bulog belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga beras medium.


Terbukti Berzina, Oknum Anggota DPRD di-PAW

Terbukti Berzina, Oknum Anggota DPRD di-PAW

Melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tegal, Harnotosi resmi menggantikan Suprianto yang dicopot sebagai anggota DPRD karena mendapat sanksi PAW.


Sore Nanti, Tes Kesehatan Balon Bupati dan Wakilnya Diumumkan

Sore Nanti, Tes Kesehatan Balon Bupati dan Wakilnya Diumumkan

Hasil kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar pilkada Kabupaten Tegal baru diketahui, Selasa (16/1) sore, nanti.


Diminta Presiden Jokowi Nyanyi Campursari, Ibu Ini Malah Tarlingan

Diminta Presiden Jokowi Nyanyi Campursari, Ibu Ini Malah Tarlingan

Presiden Jokowi meminta warga yang bisa menyanyikan tembang karawitan untuk maju dan naik ke panggung.


Ribuan Warga Slawi Tunggu Jokowi Sejak Pukul 13.00

Ribuan Warga Slawi Tunggu Jokowi Sejak Pukul 13.00

Ribuan warga rela menunggu berjam-jam ‎di sepanjang jalan yang menjadi rute kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Tegal, Senin (15/1).


 Pilgub Jateng Perlu Rp1,3 Triliun

Pilgub Jateng Perlu Rp1,3 Triliun

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 ternyata menelan anggaran yang cukup besar.


Hari Ini, Bunda Sitha Disidang

Hari Ini, Bunda Sitha Disidang

Berkas perkara dugaan suap yang menjerat Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno diagendakan diperiksa di Pengadilan Tipikor Semarang hari ini.


Tiga Hari ke Depan, Gelombang Laut 1,5-3 Meter

Tiga Hari ke Depan, Gelombang Laut 1,5-3 Meter

BMKG Tegal memprediksi gelombang laut setinggi 1,5 meter sampai 3 meter masih terjadi di Laut Jawa secara umum, dan Pantai Utara, hingga tiga hari ke depan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!