Lokal
Share this on:

Masih Digaji Daerah, Tujuh Bacaleg Disoal

TEGAL - Jelang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta Pemilu Legislatif 2019, Badan Pengawas Pemilu Kota Tegal mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menuntaskan persyaratan bacaleg. Sebab, berdasarkan surat tanggapan dari masyarakat terkait syarat pencalonan DPRD Kota Tegal masih terdapat sedikitnya tujuh nama yang berstatus pegawai honorer di Sekretariat DPRD Kota Tegal.

Komisioner Bawaslu Nurbaeni mengungkapkan, pihaknya meminta KPU untuk segera melakukan verifikasi dan validasi. Menurutnya, ketentuan tersebut mengacu Surat KPU RI Nomor 740/PI.01.4-CD/06/KPU/VII/2018 tanggal 25 Juli 2018. Isinya, perihal kewajiban mengundurkan diri bagi pegawai honorer atau supporting staff yang sumber penghasilannya dari keuangan negara (APBD) Kota Tegal diwajibkan mengundurkan diri.

"Untuk pegawai yang di SK-kan Sekretariat DPRD maka konsekuensinya wajib mengundurkan diri saat mendaftar sebagai caleg," terangnya.

Selain surat ketengaran pengunduran diri, lanjut Nurbaeni, tanggapan masyarakat yang masuk juga terkait bacaleg pernah terlibat tindak pidana namun belum mengumumkan pada masyarakat. Dengan demikian, pihaknya melayangkan permintaan ke KPU melalui surat resmi untuk segera menindaklanjuti tanggapan masyarakat tersebut.

Sekretaris DPRD Kota Tegal Totok Subagyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya tujuh nama pegawai honorer yang juga berstatus sebagai bacaleg tersebut. Bahkan, semua pegawai tersebut tercatat dan mengantongi SK dari Sekretariat DPRD Kota Tegal.

"Hingga kemarin, dari tujuh nama pegawai honorer tersebut belum ada yang mengundurkan diri," jawabnya melalui aplikasi jejaring sosial.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono menambahkan, terkait status pegawai honorer yang mendaftar sebagai calon legislatif pada pileg 2019 mendatang semuanya dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Sebab, mengacu pada ketentuan perundang-undangan dan analogi dari status profesi tersebut belum ada penjelasan yang mewajibkan caleg merangkap pegawai honorer harus mundur dari pekerjaannya saat ini.

"Belum adanya penjabaran tentang pekerjaan caleg sebagai pegawai honorer Sekretariat DPRD, maka KPU tetap mengesahkan yang bersangkutan sebagai DCT Pileg 2019," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kapolsek : Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Satu Blok di Desa Tarub

Kapolsek : Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Satu Blok di Desa Tarub

Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipali KM 150+900B arah Jakarta pada Senin (19/6) pukul 01.00 WIB, menelan korban jiwa asal Tarub.


Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Pedagang kaki lima (PKL) diminta tidak meninggalkan gerobaknya, setelah berdagang di Alun-alun Tegal.


Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono menghadiri proses serah terima jabatan Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, Kamis (13/6) siang.


Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Pemerintah masih memberikan kesempatan bagi warga desa untuk memilih calon kades meski tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).


Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Sejumlah warga saat ini masih melakukan pencarian terhadap Sanuri, 63, warga Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.


Banyak PR Perlu Diselesaikan di Brebes

Banyak PR Perlu Diselesaikan di Brebes

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Brebes masih perlu ditingkatkan.


Bupati Minta Sekda Baru Tata Aset

Bupati Minta Sekda Baru Tata Aset

Djoko Gunawan resmi menjabat sebagai sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Brebes.


Selamat, Sekda Baru Brebes Resmi Dilantik

Selamat, Sekda Baru Brebes Resmi Dilantik

Setelah melewati beberapa tahap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akhirnya resmi memiliki sekretaris daerah (sekda) baru.


Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Memasuki H+5 Idul Fitri 2019 jalur Pantura masih dipadati pemudik mengarah ke Jakarta, Senin (10/6) pagi.


Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Kendaraan dari arah timur di ruas pantura Brebes merayap. Banyaknya kendaraan yang melintas menyebabkan di sejumlah titik tersendat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!