Lokal
Share this on:

Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

  • Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu
  • Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

PAGUYANGAN - Siapa yang tidak trauma. Korban perampokan, Roimah, baru saja mengadakan kenduri selamatan tujuh bulan untuk anaknya. Namun, ternyata pada dini harinya didatangi komplotan perampok yang telah menggondol perhiasan emas dan uang puluhan juta rupiah.

Hingga kemarin( 9/8), rumah milik Roimah (50) di RT 06 RW 01 Dukuh Krajan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih didatangi warga untuk sekadar melihat situasi dari luar rumah. Warga penasaran pascaperampokan di rumah yang membuat korban kehilangan 130 gram emas dan uang tunai sebesar Rp24 juta pada Rabu, dini hari (8/8) itu.

Di dalam rumah terlihat sejumlah anggota keluarga menemani Roimah yang terlihat sudah lebih segar dari hari sebelumnya. Meskipun kondisi mental korban masih lemah akibat kejadian tersebut.

“Wajar mas, gimana tidak trauma. Wong dia sampai disekap. Mulut tangannya diikat, bahkan wajahnya sempat terluka akibat hal itu,” ungkap Ahmad (44), kerabat korban kemarin.

Dia mengatakan, peristiwa yang menimpa Roimah tersebut cukup mengagetkan warga. Sebab, sebelum kejadian, keluarga korban baru saja menggelar kenduri selamatan tujuh bulan untuk anaknya yang tengah mengandung.

“Sebelumnya rumah ini ramai karena banyak keluarga dan tetangga yang hadir dalam acaran tasyakuran, tidak menyangka jika kemudian akan ada peristiwa seperti itu,” terangnya.

Usai acara tasyakuran, lanjut dia, anak dan menantu korban tidur rumah besan (mertua anaknya) yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. “Jadi saat kejadian, korban sendirian di rumah. Karena anak dan mantunya tidur di rumah besan, yang berada tidak jauh,” kata Ahmad.

Dia sendiri mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah banyak warga yang berdatangan. Rumah korban sendiri berada di pinggir jalan desa. Depan rumah merupakan sawah dan tempat penggergajian kayu. Sementara di bagian barat adalah sawah dan sisi timur terdapat lokasi pemancingan.

“Lokasinya terbilang cukup sepi saat malam hari. Jalan di depan rumah korban merupakan akses menuju jalan utama Tegal-Purwokerto,” kata Sekdes Wanatirta Tohirin. Adapun pemukiman penduduk, lanjut Tohirin, berada di bagian belakang rumah korban.

Pihaknya juga mengaku heran setelah mengetahui para pelaku masuk melalui pintu belakang yang cukup berdekatan dengan rumah-rumah warga. “Mungkin karena pintu depan rumah korban juga dilengkapi dengan teralis besi, selain pagar rumah,” tuturnya.

Namun, peristiwa tersebut membuat pihaknya semakin mengintensifkan pengawasan lingkungan. “Dengan keterlibatan warga, kita akan berupaya meningkatkan keamanan wilayah. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya. (pri/fat/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menggandeng Dinas Kesehatan untuk memeriksa anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sedang melakukan rekapitu


Dua Petugas Pemilu Meninggal, KPU dan Bawaslu Brebes Tunggu Arahan Pusat

Dua Petugas Pemilu Meninggal, KPU dan Bawaslu Brebes Tunggu Arahan Pusat

KPU Kabupaten Brebes masih harus menunggu arahan dari KPU Pusat ihwal pemberian santunan bagi petugas KPPS yang meninggal maupun sakit.


Korban Sudah Tak Kuat saat Awasi Rekapitulasi C1

Korban Sudah Tak Kuat saat Awasi Rekapitulasi C1

Komisioner Bawaslu Kabupaten Brebes Ahmad Ma'ruf menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya H Abdul Ghofur, anggota Panwaslu Kecamatan Br


Antisipasi Korban Jiwa saat Rekapitulasi, Anggota Pengamanan Dicek Kesehatannya

Antisipasi Korban Jiwa saat Rekapitulasi, Anggota Pengamanan Dicek Kesehatannya

Sejumlah polisi dan personel TNI yang tengah melaksanakan tugas pengamanan pentahapan Pemilu 2019 diketahui meninggal dunia di berbagai wilayah.


Masih Golput? Gak Malu sama Rustanto Gaes...

Masih Golput? Gak Malu sama Rustanto Gaes...

Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (17/4), menjadi pesta demokrasi yang berbeda bagi Rustanto.


Mau ke Purwokerto Lewat Jalur Selatan? Awas Macet Parah di Paguyangan

Mau ke Purwokerto Lewat Jalur Selatan? Awas Macet Parah di Paguyangan

Antrean kendaraan mengular di sepanjang ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto, wilayah Bumiayu Kabupaten Brebes, hingga perbatasan Kabupaten Banyumas.


Gawat, DAS Rusak Picu Perubahan Alur Sungai Keruh

Gawat, DAS Rusak Picu Perubahan Alur Sungai Keruh

Sungai Keruh yang melintasi wilayah Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes belakangan mengalami perubahan alur menyusul terjadinya beberapa kali banjir di sungai te


Jelang Puasa, Warga Bumiayu Minta PJU yang Padam Segera Diperbaiki

Jelang Puasa, Warga Bumiayu Minta PJU yang Padam Segera Diperbaiki

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, warga Kecamatan Bumiayu minta sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam diperbaiki.


Masa Tenang, Sebagian APK Masih Terpasang

Masa Tenang, Sebagian APK Masih Terpasang

Sejumlah baliho bergambar pasangan calon presiden dan wakil presiden serta caleg hingga saat ini masih terpasang di sejumlah titik.


Ngeri, di Kota Tegal Banyak Korban Narkoba Belum Direhabilitasi

Ngeri, di Kota Tegal Banyak Korban Narkoba Belum Direhabilitasi

Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, puluhan orang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Mereka harus menjalani proses rehabilitasi yang dilakukan BNN.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!