• Home
  • Berita Lokal
  • Melawan saat Akan Ditangkap, Dua Pelaku Pembunuhan Didor Empat Buron

Lokal
Share this on:

Melawan saat Akan Ditangkap, Dua Pelaku Pembunuhan Didor Empat Buron

  • Melawan saat Akan Ditangkap, Dua Pelaku Pembunuhan Didor Empat Buron
  • Melawan saat Akan Ditangkap, Dua Pelaku Pembunuhan Didor Empat Buron

GIRING- Angota Resmob Satreskrim Polres Brebes menggiring dua pelaku pembunuhan, kemarin. (dedi sulastro/radar brebes)

BREBES - Tim Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Brebes berhasil menangkap dua dari enam pelaku pembunuhan terhadap anak jalanan di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes beberapa waktu lalu.

Kedua pelaku itu adalah Akhmad Khaerudin (23) dan Rustoni (29), keduanya warga Dukuh Kedawon Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Mereka ditangkap di rumah kontrakan tempat persembunyiannya di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Polisi bahkan terpaksa menghadiahi timah panah terhadap kedua pelaku, karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap. Sementara empat pelaku lainnya, kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Brebes dan masih dalam pengejaran. Yakni EK (27), Wahyu (29), YY (19), dan NH (25), semuanya warga Brebes.

Ada pun korban dari aksi pembunuhan mereka adalah Faizal Afdli (32), anak jalanan asal Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes. "Pelaku keseluruhan ada enam orang. Dua diantaranya kita tangkap di Bekasi, Minggu (23/7), lalu," ungkap Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa, Selasa (25/7).

Dia mengungkapkan, aksi pembunuhan dilakukan oleh keenam pelaku pada satu bulan yang lalu (23/6). Kasus tersebut terbongkar berawal saat penemuan sesosok mayat di Sungai Pemali, masuk Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan.

Dari hasil pemeriksaan, korban tewas ternyata akibat dibunuh dengan adanya luka tusuk di bagian tubuhnya. "Hasil pemeriksaan korban ternyata dibunuh menggunakan gunting oleh pelaku. Saat ini gunting sebagai barang bukti juga sudah kita amankan," terangnya.

Setelah kejadian, lanjut dia, para pelaku tersebut kabur. Timnya berhasil meringkus dua orang di wilayah Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan terhadap korban itu dilatarbelakangi dendam.

Itu dipicu karena korban kerap membuat resah teman-temannya dengan meminta uang secara paksa. "Awalnya korban dianiaya oleh pelaku dan hingga terjdi pembunuhan. Setelah itu, korban jatuh ke sungai (Pemali, red) di mana lokasinya persis di pinggir Sungai Pemali," paparnya.

Atas perbuatannya itu, sambung Kasat, para pelaku diancam pasal 170 dan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman antara 12-15 penjara. "Kasusnya saat ini masih dalam thap pengembangan," tandasnya.

Sementara Rustoni di depan penyidik mengaku, kejadian itu bermula saat dia bersama korban dan teman-teman lainnya berkumpul dan pesta minuman keras (miras). Dia dan teman-teman lain memang kesal dengan sikap korban yang selalu meminta paksa sejumlah uang.

Lantaran kesal dan dipengaruhi miras, korban kemudian dipukuli. "Tidak ada niatan untuk membunuh. Saat itu hanya memukul, tapi dia (korban, ed) membawa gunting dan jatuh, sehingga kita ambil dan menusuknya di perut bagian kanan," tutur dia.

Usai melakukan aksi, lanjut dia, dia bersama teman-teman lain kabur. Dirinya bersama istri dan anak kabur ke Bekasi. Di Bekasi dia berprofesi sebagai pengepul barang bekas. Tak lama istrinya pulang, dia akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

"Ya menyesal. Tadinya gak ada niatan untuk membunuh, saya hanya ingin memukul untuk memberikan pelajaran saja," pungkasnya. (ded/ism/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras, Rumah Ambruk Jatuhi Pemiliknya

Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras, Rumah Ambruk Jatuhi Pemiliknya

Rumah milik Masrukhi, yang ditinggali empat anggota keluarganya di Desa Tembok Lor RT 01 RW 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal ambruk, Minggu (18/11) dinihar


Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

Keluarga korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SMK swasta di Kecamatan Losari, meminta pelaku dihukum berat.


Gas Melon Bocor, Dua Orang Terbakar

Gas Melon Bocor, Dua Orang Terbakar

Karyunah (75), warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal harus dilarikan ke RSUD Kardinah untuk menjalani perawatan intensif.


Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Sebanyak 116 desa di Kabupaten Tegal akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II Desember mendatang.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Dua orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan se


Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Tangis histeris pecah saat jenazah Junisah, 37, tiba di kampung halamannya di Dukuh Kalenpandan Desa Jatimakmur Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes.


Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Tim Suzuki Jip Indonesia (SJI) Korwil Tegal direncanakan akan mengikuti event off road Central Java VI di Semarang dan Batang.


Tak Bayar Pajak Dua Tahun, Motor dan Mobil Anda Bisa Dihapus Daftarnya

Tak Bayar Pajak Dua Tahun, Motor dan Mobil Anda Bisa Dihapus Daftarnya

Mengacu pada UULAJ Nomor 22/Tahun 2009 dan Peraturan Kapolri Nomor 5/Tahun 2012, UPPD Samsat Kabupaten Tegal akan memberlakukan penghapusan registrasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!