Lokal
Share this on:

Menilik Kampung Tertib Lalu Lintas di Pemalang

  • Menilik Kampung Tertib Lalu Lintas di Pemalang
  • Menilik Kampung Tertib Lalu Lintas di Pemalang

PEMALANG - Jajaran Satlantas Polres Pemalang seakan tak kehabisan cara dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalanan. Upaya itu salah satunya diwujudkan melalui Kampung Tertib Lalu Lintas di Desa Banjaran, Kecamatan Taman, Pemalang.

Begitu memasuki kampung tersebut, masyarakat akan disambut gapura besar selamat datang, diikuti gambar karikatur polisi yang sedang memberi hormat. Layaknya berada di jalan raya, berbagai macam rambu-rambu lalu lintas juga terpasang di sepanjang jalan kampung itu. Termasuk spanduk-spanduk imbauan keselamatan yang unik dan menarik.

Bunyi spanduk tersebut antara lain, "LGBT: Lagi nyetir Gak Boleh Telponan," yang dipasang di tepi jalan dengan ilustrasi gambar pengemudi yang sedang menggunakan telepon seluler. Juga "Spion ibarat pacar, bahaya kalau tidak diperhatikan" dan berbagai spanduk lainnya.

Tak hanya itu saja, untuk memberi edukasi kepada anak-anak setempat tentang pentingnya tertib berlalulintas, di kampung tersebut juga didirikan Taman Lalu Lintas yang dibuat portable. Di sana dipasang berbagai alat peraga maupun simbol-simbol rambu lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pemalang AKP Herdiawan mengemukakan, Kampung Tertib Lalu Lintas di Banjaran bertujuan mengajak masyarakat dalam lingkup terkecil yakni keluarga untuk tertib dalam berlalulintas.

"Diharapkan kalau dalam lingkup terkecil masyarakat sudah bisa saling mengingatkan akan pentingnya berlalu lintas nanti tidak menutup kemungkinan akan menyebar," katanya.

Desa Banjaran pun diharapkan dapat menjadi pelopor untuk masyarakat di desa-desa lain.

Kepala Desa Banjaran Wiwin Widoretno menyebut, masyarakat cukup antusias dan mendukung dipilihnya desa tersebut menjadi Kampung Tertib Lalu Lintas.

Dia menilai, keselamatan itu penting, sehingga dari mulai keluar rumah masyarakat sudah menyiapkan diri ketika akan berkendara, sudah memakai helm dan memeriksa surat-surat kendaraan. (sul/ima/adv)

Berita Sebelumnya

Dinpusarda Fasilitasi Pelatihan Pascabaca
Dinpusarda Fasilitasi Pelatihan Pascabaca

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Laboratorium DLH Pemalang Akhirnya Terakreditasi

Laboratorium DLH Pemalang Akhirnya Terakreditasi

Setelah melalui persiapan yang panjang, Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang akhirnya terakreditasi.


Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang mulai menerapkan Ruang henti khusus (RHK) bagi roda dua di sejumlah traffic light di kawasan perkotaan.


Komunitas Kirim Bantuan Air Ke Pondok Pesantren

Komunitas Kirim Bantuan Air Ke Pondok Pesantren

Komunitas Pemalang Bersatu mengirimkan bantuan 8000 liter air bersih dan dua buah tandon atau penampung air ke Pondok Pesantren Annur


Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang menyiapkan sedikitnya 700 tangki air untuk menyetok kebutuhan air bersih selama musim kemarau.


Puluhan Hektare Lahan Terancam Gagal Panen, Petani Salat Minta Hujan

Puluhan Hektare Lahan Terancam Gagal Panen, Petani Salat Minta Hujan

Sejumlah petani di Desa Wanamulya, Kecamatan Pemalang beramai-ramai menggelar Salat Istisqo, Kamis (10/10) siang.


Bolos di Widuri, 16 Siswa dan 1 Siswi Terjaring Razia

Bolos di Widuri, 16 Siswa dan 1 Siswi Terjaring Razia

Sebanyak 17 pelajar di Pemalang terjaring razia Satpol PP dalam operasi penertiban, Rabu (9/10).


Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Pemalang Cari Antoni menjalani sidang pertama pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Pemalang, Selasa (8/10).


Kios Terbakar, MWC NU Slawi Bantu Korban

Kios Terbakar, MWC NU Slawi Bantu Korban

Musibah kebakaran menimpa kios dagang di wilayah Kelurahan Kudaile, Kecamatan Slawi beberapa hari lalu.


Domiri, ABK Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan Berencana Pulang Bulan Ini untuk Menikah

Domiri, ABK Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan Berencana Pulang Bulan Ini untuk Menikah

Salah satu ABK asal Pemalang, Domiri, berencana pulang pada Oktober ini untuk mengurus keperluan pernikahan.


Domiri, ABK Asal Pemalang Jadi Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan. Pihak Keluarga Masih Tunggu Jenazahnya

Domiri, ABK Asal Pemalang Jadi Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan. Pihak Keluarga Masih Tunggu Jenazahnya

Muhammad Domiri, pemuda 28 tahun warga Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang menjadi korban runtuhnya jembatan di Taiwan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!