• Home
  • Berita Lokal
  • Menteri Susi: Atur Alat Tangkap demi Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Nelayan

Lokal
Share this on:

Menteri Susi: Atur Alat Tangkap demi Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Nelayan

  • Menteri Susi: Atur Alat Tangkap demi Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Nelayan
  • Menteri Susi: Atur Alat Tangkap demi Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Nelayan

TEGAL - Setelah ditunggu kehadirannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti akhirnya menghadiri pagelaran wayang kulit di area jalan lingkar utara (Jalingkut), Senin (13/11) malam. Pada kesempatan itu dirinya membeberkan sejumlah alasan keluarnya peraturan tentang pengaturan alat tangkap ikan.

Saat didaulat memberikan sambutan dihadapan warga sekitar, Susi mengatakan sejumlah persoalan sudah lama menyelimuti perairan Indonesia. Diantaranya adanya illegal fishing dan kerusakan lingkungan.

"Persoalan besar itu ingin saya selesaikan satu persatu," katanya

Susi mengatakan untuk mengatasi persoalan itu dirinya telah membuat beberapa kebijakan. Seperti penenggelaman kapal asing dan pengaturan alat tangkap.

"Penenggelaman kapal asing telah berhasil mengusir sekitar 10.000 kapal yang bukan milik nelayan kita," ungkapnya lagi.

Terkait cantrang, Susi menegaskan dirinya memang telah membuat regulasi pengaturan alat tangkap. Itu dilakukan agar nelayan mau mengganti alat tangkap yang ramah lingkungan.

Dengan begitu pendapatan nelayan akan meningkat namun lingkungan akan tetap terjaga. "Pengaturan alat tangkap ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menyelamatkan lingkungan," paparnya.

Plt. Wali Kota Tegal HM Nursholeh mengatakan sangat mengapresiasi pertunjukan wayang yang digelar. Itu karena menunjukan kecintaan terhadap seni budaya.

"Kegiatan ini merupakan mediator yang cukup efektif untuk menyampaikan pesan kepada publik," ucap Nursoleh.

Karenanya, Nursholeh berharap, nantinya dapat tersampaikan pesan. Utamanya terkait kebijakan pelarangan cantrang, sehingga tidak ada miss komunikasi. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Dua orang warga masing-masing Feri, warga Kota Tegal, dan Ma'mun, warga Tanggerang terpaksa diamankan anggota Pangkalan TNI-AL Tegal (Lanal).


Pembuat Akta Lahir Membludak, Kepala Dinas Ikut Layani Pemohon

Pembuat Akta Lahir Membludak, Kepala Dinas Ikut Layani Pemohon

Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal, tampak dipadati warga yang hendak membuat akta kelahiran.


Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton

Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton

Sejumlah warga dan para pelajar memanfaatkan waktu luang untuk menonton atraksi lumba-lumba dan aneka satwa di Lapangan Langon Simpang Procot Slawi.


13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 pengusaha dan pengelola tempat hiburan karaoke diminta untuk tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan izin usaha.


Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

2.150 guru swasta di Kota Tegal mendesak perbaikan nasib dan peningkatan kesejahteraan pada Pemkot Tegal.


Potensi Gempa Ada, tapi Skalanya Sangat Kecil

Potensi Gempa Ada, tapi Skalanya Sangat Kecil

Melalui Surat Bernomor UM.001/453/VIII/TGL-2018 perihal Klarifikasi Berita Patahan Mulai Bergerak, Tegal dan Sekitarnya Berpotensi Gempa


Janda Disekap Perampok, Emas 130 Gram dan Uang Rp24 Juta Raib

Janda Disekap Perampok, Emas 130 Gram dan Uang Rp24 Juta Raib

Komplotan perampok menyatroni rumah milik Roimah (50) di RT 06 RW 01 Dukuh Krajan Desa Wanatirta Kecanatan Paguyangan Kabupaten Brebes.


Meski Dilewati Sesar, Tegal dan Sekitarnya Aman dari Gempa

Meski Dilewati Sesar, Tegal dan Sekitarnya Aman dari Gempa

Meski wilayahnya dilalui sesar patahan dan berpotensi gempa dengan skala kecil, namun wilayah pantura barat yang meliputi Tegal dan sekitarnya aman.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!