• Home
  • Berita Lokal
  • Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Lokal
Share this on:

Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

  • Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu
  • Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu
  • Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu
  • Meski Meringkuk Dibui, Bos Wijin Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

INTEROGASI - Kasat Narkoba AKP Suharta saat memeriksa Wijin (tengah), kemarin. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Kendati berada dalam sel tahanan Lapas Kelas IIA Kendal, narapidana kasus narkoba Andrian alias Bos Wijin, warga Jalan Serayu, Mintaragen, Kota Tegal itu akhirnya kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus peredaran dan kepemilikan sabu-sabu. Pria 71 tahun itu kini terancam dengan sisa umurnya yang akan dihabiskan di dalam bui.

''Awalnya kami pada 21 Juni lalu, mengamankan dua orang perempuan dan laki-laki yang baru keluar dari rumah wijin. Saat diamankan, ditemukan barang bukti sabu-sabu,'' terang Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly melalui Kasat Narkoba AKP Suharta SH, Jumat (10/8).

Dari hasil penangkapan terhadap Jeni, warga Brebes dan Michael asal Medan, lanjutnya, Satuan Narkoba Polres Tegal Kota melakukan pengembangan. ''Dan pada Kamis (9/8) sore, kami melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga ternyata kasus sabu-sabu itu bermuara ke napi narkoba Wijin, yang sebelumnya tinggal di Lapas Tegal kini pindah di Lapas Kendal,'' jelasnya.

Seketika itu, pihaknya akhirnya menuju ke Lapas Kelas IIA Kendal. Dan melakukan pemeriksaan terhadap Wijin. Hingga akhirnya bandar narkoba itu akhirnya mengakuinya.

''Andrian alias Wijin pun langsung kami tetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan pasal 114 ayat (2) UU RI no 35 th 2009 tentang narkotika. Wijin diduga sebagai orang yang bertanggung jawab atas tersalurnya narkoba jenis sabu 13,56 gram ke tangan dua tersangka Jenny dan Michael,'' pungkasnya. (gus/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton
Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton

Berita Sejenis

Di Desa Ini, Bisa Selfie dengan Bhin Bhin dan Spot Bertema Asian Games

Di Desa Ini, Bisa Selfie dengan Bhin Bhin dan Spot Bertema Asian Games

Euforia Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang turut menular ke Desa Kepunduhan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.


Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Polres Tegal akan menggelar serangkaian acara untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-73.


Awal September, Anda Bisa Keliling Guci Naik Kereta Gantung

Awal September, Anda Bisa Keliling Guci Naik Kereta Gantung

Obyek wisata Guci Kabupaten Tegal segera memiliki satu wahana baru lagi yakni kereta gantung. Wahana tersebut bisa dinikmati wisatawan awal September.


Meski Dilewati Sesar, Tegal dan Sekitarnya Aman dari Gempa

Meski Dilewati Sesar, Tegal dan Sekitarnya Aman dari Gempa

Meski wilayahnya dilalui sesar patahan dan berpotensi gempa dengan skala kecil, namun wilayah pantura barat yang meliputi Tegal dan sekitarnya aman.


Awas! Pohon Tumbang Bisa Kembali Tewaskan Pengendara Motor

Awas! Pohon Tumbang Bisa Kembali Tewaskan Pengendara Motor

Pohon besar yang berada di tepi Jalan Slawi-Jatibarang tumbang, kemarin. Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor roda dua tewas.


Surat Izin Susah, Delapan Kapal Nelayan Melaut pakai Suket

Surat Izin Susah, Delapan Kapal Nelayan Melaut pakai Suket

Sejumlah kapal non cantrang sudah bisa melaut meski izin surat izin penangkapan ikan (SIPI) masih dalam proses.


Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Seorang anggota Panwascam Tegal Barat mengundurkan diri dari jabatannya. Alasannya, karena dia merasa tak bisa bekerja penuh waktu.


Ada Suket Pengganti SIPI, Nelayan Dijamin Bisa Melaut

Ada Suket Pengganti SIPI, Nelayan Dijamin Bisa Melaut

Nelayan di wilayah Kota Tegal kini bisa sedikit bernafas lega.


Warga Minta Rp1,5 per Meter, PT. KAI: Ganti Rugi Tak Bisa Ditawar

Warga Minta Rp1,5 per Meter, PT. KAI: Ganti Rugi Tak Bisa Ditawar

Penertiban 32 rumah di RT 04 dan RT 19 RW 7 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal tetap akan dilakukan 3 September mendatang.


Duh, Anak Jalanan di Kota Tegal 80 Persen dari Luar Kota

Duh, Anak Jalanan di Kota Tegal 80 Persen dari Luar Kota

Sejauh ini, Kota Tegal belum bisa terbebas dari permasalahan anak jalanan (anjal).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!