• Home
  • Berita Lokal
  • Milad Yayasan GST ke-4, Bank TGR Bantu Santunan Anak Yatim Piatu

Lokal
Share this on:

Milad Yayasan GST ke-4, Bank TGR Bantu Santunan Anak Yatim Piatu

  • Milad Yayasan GST ke-4, Bank TGR Bantu Santunan Anak Yatim Piatu
  • Milad Yayasan GST ke-4, Bank TGR Bantu Santunan Anak Yatim Piatu

BANTUAN - Direktur Bank Tegal Gotong Royong Ahmad Efendi ZN menyerahkan bantuan ke Yayasan GST untuk santunan.

SLAWI - Direktur Bank TGR Ahmad Efendi ZN memberikan donasi pada Yayasan GST untuk santunan anak yatim piatu. Santunan diserahkan langsung oleh orang nomor satu di Bank TGR dan diterima oleh ketua yayasan.

Direktur Bank TGR Ahmad Efendi ZN, Jumat (13/9) mengatakan, sebagai bank milik pemerintah daerah sudah sepantasnya ikut berbagi dengan sesama. Karena kebetulan Yayasan GST akan menggelar milad ke-4 dengan kegiatan santunan anak yatim piatu dan paket sembako bagi dhuafa.

"Kami berpartisipasi untuk milad Yayasan GST ke-4 dengan memberikan donasi Rp1,5 juta. Mudah-mudahan donasi yang tidak seberapa ini bisa membantu milad yayasan ini," katanya.

Untuk ke depannya, tambah Ahmad Efendi ZN, mudah-mudahan Bank TGR bisa menjadi donatur tetap untuk kegiatan yayasan.

Mengingat Yayasan GST bergerak di bidang sosial, terutama membantu masyarakat kurang mampu. Dari kepedulian tersebut, akhirnya Bank TGR tergerak untuk ikut terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

"Kita semua tahu, di yayasan GST ada ambulans gratis bagi masyarakat kurang mampu. Juga santunan anak yatim piatu dan pembagian sembako bagi masyarakat yang katagori miskin," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan GST Eko Sudiyanto mengucapkan terima kasih pada manajemen Bank TGR yang telah membantu kegiatan milad ke-4 ini.

Bahkan direktur berencana akan menjadi donasi tetap yayasan agar semua program dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, yayasan bakal membuka rekening di Bank TGR. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sehari Belajar di Luar, Siswa SMA Negeri 2 Slawi Main Bekel dan Lainnya

Sehari Belajar di Luar, Siswa SMA Negeri 2 Slawi Main Bekel dan Lainnya

Kepala SMA Negeri 2 Slawi Sunarni mengatakan, sekolah yang dipimpinnya memperingati Hari Anak Internasional dengan melakukan pembelajaran sehari di luar kelas.


Dua Anak Tentara Gondol Medali Emas

Dua Anak Tentara Gondol Medali Emas

Dua anak Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0712 Tegal berhasil menggondol medali emas dan perak di ajang Pekan Olahraga Pelajar tingkat Daerah


Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Emak-emak di Desa Jejeg, Kecamatan Bumijawa sepakat menyisihkan rezekinya untuk membantu warga yang sedang tertimpa bencana.


Bocah yang Hilang Misterius Ngaku Dibawa dan Dimandikan oleh Makhluk Besar

Bocah yang Hilang Misterius Ngaku Dibawa dan Dimandikan oleh Makhluk Besar

Sri Wahyuning (5), anak pasangan Rasidin dan Darwati, warga Jl. Temanggung RT 2 RW V Kelurahan Margadana, Margadana, Kota Tegal mengaku diajak makhluk halus.


Anak Pembantai Ayah Kandungnya di Tegal, Pernah Mati Suri

Anak Pembantai Ayah Kandungnya di Tegal, Pernah Mati Suri

Maudin (28), anak yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, memang dikenal sebagai pribadi yang kerap berbuat ulah.


Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi

Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi

Pelajar SMK Peristek, Pangkah, Kabupaten Tegal yang jumlahnya lebih dari 1000 anak ini mendapat pembinaan mental dari anggota Polsek Pangkah, Selasa (29/10).


Anak yang Bunuh Bapaknya Mulai Diperiksa Kejiwaannya

Anak yang Bunuh Bapaknya Mulai Diperiksa Kejiwaannya

Maudin (28), anak yang tega mengeksekusi ayah kandungnya, Rahadi (51), mulai menjalani pemeriksaan kejiwaan, Kamis (31/10) kemarin.


Belum Sehari Dikubur, Kuburan Rahadi Dibongkar Lagi

Belum Sehari Dikubur, Kuburan Rahadi Dibongkar Lagi

Makam Rahadi (51), bapak yang tewas dikapak anak kandungnya, dibongkar Tim DVI Polda Jateng, Kamis (31/10) siang.


Sembilan Tahun Menduda, Kakek di Brebes Nekat Cabuli Anak Bau Kencur

Sembilan Tahun Menduda, Kakek di Brebes Nekat Cabuli Anak Bau Kencur

Diduga karena kelamaan menduda, seorang kakek di Kabupaten Brebes, Rasito (63), tega mencabuli anak yang masih di bawah umur.


Pengakuan Pelaku, Dendam Saya Sama Bapak Sudah Selesai

Pengakuan Pelaku, Dendam Saya Sama Bapak Sudah Selesai

Warga Desa Kendayakan RT 01 RW 02 Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal digemparkan pembunuhan yang dilakukan anak kepada ayah kandungnya, Selasa (29/10) petang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!