• Home
  • Berita Lokal
  • Naik dari Rp5.000 jadi Rp15.000, Tiket OW Parin Dikeluhkan Pengunjung

Lokal
Share this on:

Naik dari Rp5.000 jadi Rp15.000, Tiket OW Parin Dikeluhkan Pengunjung

  • Naik dari Rp5.000 jadi Rp15.000, Tiket OW Parin Dikeluhkan Pengunjung
  • Naik dari Rp5.000 jadi Rp15.000, Tiket OW Parin Dikeluhkan Pengunjung

PAPARAN - Kepala Dinbudpar Kabupaten Brebes Amin Budi Rahardjo saat bertemu dengan anggota GNPK-RI Brebes.

BREBES - Wisatawan mengeluhkan harga tiket masuk (HTM) di Pantai Randusanga Indah (Parin) Brebes. Saat libur lebaran kemarin, HTM yang sebelumnya Rp5.000, melonjak 300 persen menjadi Rp 15.000.

Salah seorang wisatawan asal Brebes Maulana mengaku, harga tiket masuk Parin yang kenaikannya mencapai tiga kali lipat ini sangat memberatkannya yang berwisata bersama keluarganya. Dia kaget harga tiket masuk melonjak tinggi.

"Saya kaget, yang biasanya Rp5.000 sekarang Rp15.000. Tidak masalah kalau pantainya bersih, tapi kan kotor banyak sampah," ungkapnya, kemarin.

Maulana menilai, kenaikan tiket masuk wisata meskipun liburan lebaran tak seharusnya mencapai 3 kali lipat. Karena pengunjung wisata bukan hanya berasal dari daerah Brebes, akan tetapi dari luar daerah juga banyak yang mampir di wisata ini.

"Kalau wisatawan orang Brebes semuanya tidak apa, mereka bisa memahami kenaikan harga ini. Yang kami takutkan, pengunjung yang berasal dari luar Brebes kecewa dengan harga yang mahal sementara tempat wisata mengecewakan," tambahnya.

Ini pun ternyata tidak sesuai dengan kesepakatan antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) dan Pemerintah Desa Randusanga Kulon yang mematok harga tiket masuk Rp12.500 termasuk tarif parkir kendaraan dan hiburan selama even liburan lebaran selama 11 hari.

Menyikapi hal ini, GNPK-RI Brebes menggelar audiensi di Kantor Dinbudpar. Pihaknya sangat menyayangkan harga tiket yang terlalu mahal bagi pengunjung. Demikian dikatakan Ketua GNPK-RI Brebes Bambang Mitro.

"Selama pekan lebaran sesuai dengan nota kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Kepala Dinbudpar dengan Kepala Desa Randusanga Kulon menyebutkan bahwa HTM Parin selama pekan lebaran Rp12.500 termasuk parkir dan hiburan akan tetapi dalam pelaksanaannya sebesar Rp15.000," katanya.

Kepala Dinbudpar Amin Budi Raharjo mengakui pihaknya sudah menerjunkan tim untuk memantau Obyek Wisata Parin dan tim sudah mengarahkan pada penyewa untuk memungut tiket masuk sebesar Rp12.500, namun tidak diindahkan.

"Sebetulnya kami sudah menurunkan tim untuk memantau pelaksanaan di tempat-tempat wisata," tandasnya. (fid/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal mengambil sampel udara dan air di kawasan pabrik pengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).


Edarkan Sabu, Sopir Taksi Online Disergap saat Turun dari Gojek

Edarkan Sabu, Sopir Taksi Online Disergap saat Turun dari Gojek

Arie Setiawan (21), pengemudi taksi online, diamankan polisi Satnarkoba Polres Tegal Kota di depan rumahnya di Jalan Kurma Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Bara


Di Kabupaten Tegal, Perangkat Desa Aktif Ketahuan Ikut Nyaleg

Di Kabupaten Tegal, Perangkat Desa Aktif Ketahuan Ikut Nyaleg

Seorang perangkat desa yang masih menjabat diketahui menjadi salah satu calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).


Tawuran Tewaskan Seorang Korban, Siswa Kelas IX SMP Jadi Tersangka

Tawuran Tewaskan Seorang Korban, Siswa Kelas IX SMP Jadi Tersangka

Polres Tegal Kota akhirnya menetapkan EG (16), siswa kelas IX SMPN 12 Kota Tegal sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap mantan siswa SMPN 18 Kota Te


Empat Siswa Diamankan Lagi, Polisi Sita Celurit Panjang

Empat Siswa Diamankan Lagi, Polisi Sita Celurit Panjang

Polres Tegal Kota kembali mengamankan empat siswa yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan pengeroyokan dari kediamannya masing-masing.


Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Polsek Kramat Kabupaten Tegal kini memiliki mobil pelayanan masyarakat. Keberadaan mobil operasional ini membuat pelayanan bisa diakses warga di mana saja.


Syukuran Umi-Ardie, 6.000 Porsi Makanan Ludes Diserbu Warga

Syukuran Umi-Ardie, 6.000 Porsi Makanan Ludes Diserbu Warga

6.000 porsi makanan ludes diserbu warga yang mendatangi acara syukuran pelantikan Umi Azizah dan Sabilillah Ardie sebagai bupati dan wakil bupati Tegal.


Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sejumlah pelajar terhadap satu sekolah di Jalan Perintis Kemerdekaan pecah, Kamis (10/1) siang.


Pedagang Tiban Sebabkan Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran Kumuh

Pedagang Tiban Sebabkan Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran Kumuh

Menjamurnya pedagang tumpah di sepanjang Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran, kembali dikeluhkan sebagian besar pengendara dan masyarakat Kota Tegal.


Penyebar Hoax Surat Suara Tercoblos Ketiga Ditangkap di Bumiayu

Penyebar Hoax Surat Suara Tercoblos Ketiga Ditangkap di Bumiayu

Puncak dari kasus hoax 7 juta surat suara tercoblos bakal diketahui.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!