Lokal
Share this on:

Namanya Dicatut, Bupati Enthus Ngamuk

  • Namanya Dicatut, Bupati Enthus Ngamuk
  • Namanya Dicatut, Bupati Enthus Ngamuk

SIDAK - Bupati Tegal Enthus Susmono didampingi Satpol PP Kabupaten Tegal sidak tanah kavling di Jalan Raflesia RT 2, RW 1 Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang, Senin (9/10). (yerry noveli/radar slawi)

TALANG - Wajah Bupati Tegal Enthus Susmono terlihat garang saat mendengar namanya dicatut oleh seorang pengusaha untuk memudahkan perizinan pengurukan di areal tanah kapling di Jalan Raflesia RT 2 RW 1 Desa Tegalwangi Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Tanpa menunggu lama, Enthus langsung menuju ke lokasi dengan didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Berlian Adjie serta puluhan anggota Satpol PP, Senin (9/10) siang.

Sebelum ke lokasi, orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini mendatangi Balai Desa Tegalwangi untuk menanyakan data perizinan pendaratan ihwal tanah sawah tersebut. Bupati yang ditemui Kepala Desa Tegalwangi Saeful beserta stafnya mendapatkan informasi bahwa perizinan pendaratan tanah tidak melalui desa.

Dengan muka memerah, Bupati Enthus langsung mendatangi proyek tanah kavling di Jalan Raflesia. Setibanya di lokasi, Enthus langsung menghentikan alat berat yang sedang meratakan tanah uruk di lokasi tersebut.

Saat ditanyakan kepada sopir truk dan sopir bego, keduanya tidak bisa menjawab. Bupati meminta Satpol PP untuk memanggil pengelola tanah kavling tersebut.

Dialog berlangsung antara bupati dan pengelola tanah kavling, Muhamad yang merupakan karyawan dari pemilik tanah tersebut, Mufrodi, warga Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Pengelola tidak bisa memberikan informasi lengkap, dan hanya mengatakan bahwa izin tengah diurus oleh notaris.

Muhamad juga menjelaskan bahwa tanah seluas 4.250 meterpersegi itu dibagi menjadi 33 kavling. Hingga kini, sudah ada yang memesan tanah kavling tersebut.

"Saya membawa petugas Bappeda (Badan Perencana Pembangunan Daerah), dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang menyatakan belum ada izin pendaratan untuk tanah ini," tegas Enthus dengan nada tinggi.

Bupati meminta kepada pengelola tanah itu untuk memanggil notaris yang menguruskan izin pendaratan.

Beberapa saat kemudian notaris Tofan datang ke lokasi. Tofan menyatakan, bahwa izin pendaratan belum diurus, karena transaksi jual beli masih bermasalah.

"Sertifikat tanah ini masih jadi agunan bank, sehingga belum diurus izinnya," terangnya.

Mendengar pernyataan itu, bupati meminta, Satpol PP untuk menyegel tanah tersebut. "Karena tidak berizin, maka kami segel," tandas Enthus.

Enthus mengaku kecewa dengan pengembang tanah kavling tersebut. Selain tidak berizin, Enthus dikabarkan telah menerima uang dari pengembang itu. "Ada warga yang protes. Bahkan, menuduh saya terima uang dari pengembang. Makanya, kami ke lokasi untuk mengecek kebenarannya," ujar Enthus.

Sementara, Muhamad saat ditanya apakah pemilik tanah telah mencatut nama bupati, pihaknya mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu, saya cuma jaga di sini saja," dalihnya. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Berwenang Selesaikan Sengketa Pemilu, Bawaslu Miliki Ruang Sidang

Berwenang Selesaikan Sengketa Pemilu, Bawaslu Miliki Ruang Sidang

Tak hanya berubah namanya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang sebelumnya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tegal memiliki kewenangan menyelesaikan sengk


Utus Sekda ke Bawaslu, Bupati Idza: Pose Itu Hanya Spontanitas

Utus Sekda ke Bawaslu, Bupati Idza: Pose Itu Hanya Spontanitas

Surat pemanggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes kepada Bupati Brebes Idza Priyanti untuk kali kedua, tak berhasil juga mendudukan bupati.


Dipanggil Bawaslu, Istri Mantan Bupati Hadir, Bupati Idza Tak Datang

Dipanggil Bawaslu, Istri Mantan Bupati Hadir, Bupati Idza Tak Datang

Bawaslu Kabupaten Brebes memanggil Bupati Brebes Idza Priyanti untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye, Rabu (29/8).


Sediakan Bea Siswa Sampai Lulus, 8.000 Orang Tak Bisa Jawab Kuis Bupati

Sediakan Bea Siswa Sampai Lulus, 8.000 Orang Tak Bisa Jawab Kuis Bupati

Jalan sehat yang diikuti ribuan warga Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang berlangsung meriah.


Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Bupati Tegal terpilih Umi Azizah akan mengevaluasi semua aplikasi pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal.


Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

Daftar pemilih di pilkades serentak gelombang II Desember mendatang tidak akan menggunakan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilihan bupati (pilbup).


Umi-Ardie Dilantik Januari 2019

Umi-Ardie Dilantik Januari 2019

KPU Kabupaten Tegal sudah menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Umi Azizah-Sabilillah Ardie sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.


Umi-Ardie, Bupati-Wakil Bupati Tegal Terpilih

Umi-Ardie, Bupati-Wakil Bupati Tegal Terpilih

Pasangan calon nomor urut 3 Umi Azizah-Sabilillah Ardie resmi ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih dalam pilbup Tegal 2018.


Kunjungi Rumah Empat Janda Manula, Umi Azizah Pastikan Bantuan

Kunjungi Rumah Empat Janda Manula, Umi Azizah Pastikan Bantuan

Plt Bupati Tegal Umi Azizah mendatangi rumah Rukiyah warga RT 05 RW 02 Desa Tarub, Kecamatan Tarub, yang tinggal serumah dengan tiga anaknya.


Partisipasi Pemilih di Pilbup Tegal 65 Persen

Partisipasi Pemilih di Pilbup Tegal 65 Persen

Tingkat partisipasi pemilih di pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dan pemilihan bupati (pilbup) Tegal mencapai 65 persen. Jumlah itu masih di bawah target KPU R



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!