Lokal
Share this on:

Nelayan Pantura Minta Muara Sungai di Laut Jawa Dikeruk

  • Nelayan Pantura Minta Muara Sungai di Laut Jawa Dikeruk
  • Nelayan Pantura Minta Muara Sungai di Laut Jawa Dikeruk

PENGERUKAN – Nelayan pantura minta sejumlah muara sungai dikeruk, kemarin. (rochman gunawan/radar slawi)

SURADADI - Usul pengerukan muara sungai kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan nelayan. Mereka berharap agar musim kemarau mendatang, pengerukan dapat dilakukan sehingga muara sungai yang mengarah ke Laut Jawa bisa lebih dalam.

Triyanto (48), nelayan asal Suradadi, berharap agar di sepanjang muara Sungai Cenang bisa dilakukan pengerukan saat musim kemarau tiba. Harapannya, dengan dikeruknya muara, maka lalu-lintas kapal atau perahu milik nelayan bisa lebih mudah.

Memang, saat ini alur muara sungai masih bisa dilalui oleh perahu nelayan dengan memanfaatkan pasang surut air laut. Hanya saja, jika dikeruk dan muara menjadi lebih dalam, maka nelayan bisa leluasa saat akan keluar masuk.

Sedimentasi, jelasnya, menjadi persoalan klasik yang terjadi hampir di sebagian besar muara sungai. Kondisi tersebut jika tidak ditangani dengan baik, maka akan menyulitkan nelayan yang akan melaut. “Tentu kita bisa lebih mudah menuju ke laut jika kondisi muara sungai lebih dalam. Begitu sebaliknya,” katanya.

Nelayan lainnya, Sukendar (59) mengungkapkan jika sebagian besar nelayan yang memanfaatkan muara sungai menggunakan perahu kecil dengan mesin tempel. Pasalnya, ada jembatan yang berada tepat di bawah alur sungai sehingga tidak bisa dilalui kapal yang lebih besar.

Dia juga sependapat jika pengerukan bisa kembali dilakukan agar aktivitas nelayan lokal dapat lebih mudah dilakukan. Kendala, jelasnya, biasanya mulai terlihat saat memasuki musim kemarau dimana debit air sungai mengalami penurunan.

Sedangkan untuk saat ini, kondisi dia nilai masih aman dan perahu bisa keluar masuk dengan normal. “Kita tentu ingin yang terbaik, karena persoalan tersebut terkait dengan alam, maka sepenuhnya kita serahkan kepada instansi yang menangani,” pungkasnya. (gun/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siang-siang, Empat Perampok Bersenpi Beraksi di Pantura

Siang-siang, Empat Perampok Bersenpi Beraksi di Pantura

Perampokan yang diduga dilakukan empat orang tidak dikenal terjadi di sebuah koperasi simpan pinjam yang berada di Jalan Raya Suradadi Kabupaten Tegal, Jumat (1


Kabur dari Rumah, Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Pemali

Kabur dari Rumah, Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Pemali

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di aliran Sungai Pemali, Kamis (16/5) sore.


Banyak Trouble Spot, One Way di Tol Trans Jawa Masih Dipelajari

Banyak Trouble Spot, One Way di Tol Trans Jawa Masih Dipelajari

Sepekan Ramadan, berbagai persiapan mulai dilakukan jajaran kepolisian untuk menghadapi arus mudik lebaran nanti.


Curi Puluhan Bandul Timah, Nelayan Ditangkap Polisi

Curi Puluhan Bandul Timah, Nelayan Ditangkap Polisi

Ur (38), warga Jalan Brawijaya Gang Muara 19 Kelurahan Muarareja Kota Tegal diamankan sejumlah nelayan ke petugas Polsek Tegal Barat.


Enam Petahana Jadi Lagi, Dua Tersingkir dari Senayan

Enam Petahana Jadi Lagi, Dua Tersingkir dari Senayan

Enam anggota DPR RI petahana dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah (Jateng) IX kembali melenggang ke Senayan.


Jamin Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Minta Kepastian Akreditasi Rumah Sakit

Jamin Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Minta Kepastian Akreditasi Rumah Sakit

BPJS Kesehatan mengingatkan sejumlah rumah sakit yang menjadi mitranya untuk memperbarui status akreditasinya.


Kesulitan Keuangan, Persekat Terancam Tak Tampil di Liga 3 Jawa Tengah

Kesulitan Keuangan, Persekat Terancam Tak Tampil di Liga 3 Jawa Tengah

Pengurus Persatuan Sepakbola Kabupaten Tegal (Persekat) tengah kesulitan anggaran untuk mengarungi Liga 3 Jawa Tengah musim ini.


Bus, Pikap, dan Tronton Tabrakan Karambol di Jalur Pantura

Bus, Pikap, dan Tronton Tabrakan Karambol di Jalur Pantura

Kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalur Pantura tepatnya di Jalan Raya Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Senin (29/4) dinihari.


Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Kasud (55) mengakui anaknya Santi (19) mengidap epilepsi.


Jalan Penghubung Dua Desa Longsor, Satu Mobil Terseret Arus Sungai

Jalan Penghubung Dua Desa Longsor, Satu Mobil Terseret Arus Sungai

Hujan deras yang melanda wilayah Desa Cikamungung Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes mengakibatkan aliran Sungai Ciparenca meluap, Selasa (23/4) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!