• Home
  • Berita Lokal
  • Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta

Lokal
Share this on:

Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta

  • Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta
  • Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta
  • Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta
  • Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta

SLAWI - Amru Jamal (36), warga Mampang Prapatan Kelurahan Tegal Parang Jakarta yang sehari-harinya berprofesi sebagai sopir taksi online harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap personel Satreskrim Polres Tegal lantaran diduga menipu korbannya dengan iming-iming bisa menarik perhiasan emas asli 24 karat.

Pelaku berdalih mampu menarik emas seharga ratusan juta rupiah dari alam gaib setelah melakukan prosesi ritual. Sayangnya, kendati sudah mentransfer uang hingga Rp31 juta, bukan emas asli yang didapatkan, melainkan perhiasan imitasi.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus melalui Kasatreskrim AKP Bambang Purnomo mengatakan pelaku menyampaikan kepada korbannya, jika dirinya mampu menarik harta karun berupa emas. Namun, sebelum malakukannya, dia meminta sejumlah syarat di antaranya korban harus mentransfer uang sebanyak Rp38.770.000,00.

"Saat itu, korban hanya punya uang Rp31.800.000,00. Pelaku kemudian menyampaikan kekurangannya akan ditutup oleh dia," katanya.

Dengan uang itu, kata Bambang, pelaku berjanji akan menarik perhiasan emas seharga Rp777.000.000,00. Sayangnya, setelah korban mentransfer uang dan melakukan prosesi ritual, emas yang dijanjikan tak kunjung diperoleh korban.

"Pelaku menyerahkan sejumlah perhiasan. Namun, setelah diperiksa kandungannya, hanya sebagian kecil mengandung emas. Semuanya imitasi," tegasnya.

Sementara pelaku saat diwawancarai mengakui, sebenarnya prosesi ritual yang dilakukannya sudah berhasil. Namun, karena korban tidak mengindahkan permintaan pelaku, prosesi ritual itupun gagal di tengah jalan.

"Harusnya dibuka pada malam hari, sehari setelah ritual. Tapi ini belum sehari sudah dibuka. Jadi gagal semuanya," ujar Jamal.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Polisi gadungan yang membawa kabur gadis Pemalang, Sari, ternyata kesehariannya berprofesi sebagai buruh tani.


Tronton Tabrak Truk Semen di Jalur Pantura, Sopir Tewas Tergencet

Tronton Tabrak Truk Semen di Jalur Pantura, Sopir Tewas Tergencet

Kecelakaan maut kembali terulang di Jalur Pantura Larangan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (18/9) pagi.


Karnaval Hasil Bumi di Pemalang, Empat Ponsel dan Dua Dompet Raib

Karnaval Hasil Bumi di Pemalang, Empat Ponsel dan Dua Dompet Raib

Pencopet memang pandai memanfaatkan situasi. Mereka kerap menyusup di tempat-tempat ramai untuk menggasak korbannya.


Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Sari Istiqomah (21) gadis Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang yang hilang diajak pria kenalannya yang mengaku polisi, hingga kini belum diketahui keberadaannya.


Ngaku Polisi, Pria Ajak Gadis Pemalang Pergi, 5 Hari Tak Pulang

Ngaku Polisi, Pria Ajak Gadis Pemalang Pergi, 5 Hari Tak Pulang

Sari Istiqomah (21) warga Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang sudah lima hari menghilang. Sebelumnya pada Kamis (29/8) pukul 18.30


Muatannya Selalu Kurang, Ternyata Dicuri Kernetnnya Sendiri

Muatannya Selalu Kurang, Ternyata Dicuri Kernetnnya Sendiri

Sering kehilangan muatan jagung yang dibawanya, seorang sopir akhirnya mengadu ke petugas Mapolsek Tegal Barat.


Tabrak Bak Truk Kontainer di Jalur Pantura, Sopir Travel Tewas Seketika

Tabrak Bak Truk Kontainer di Jalur Pantura, Sopir Travel Tewas Seketika

Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura tepatnya di Jalan Martoloyo Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Kamis (29/8) pagi, sekitar pukul 06.00


Pakai Sabu, Sopir dan Kernet Bus Dibekuk Polisi di Terminal Pemalang

Pakai Sabu, Sopir dan Kernet Bus Dibekuk Polisi di Terminal Pemalang

Seorang sopir bus jurusan Jakarta-Pemalang, HB (41) dan kernetnya TA (29) diringkus Sat Resnarkoba Polres Pemalang karena positif memakai narkotika


Sampah Plastik Bisa Bikin Disfungsi Ereksi. Ini Penyebabnya!

Sampah Plastik Bisa Bikin Disfungsi Ereksi. Ini Penyebabnya!

Selain memunculkan kesan kumuh hingga berdampak pencemaran lingkungan, sampah plastik rupanya juga bisa menjadi ancaman kesehatan terhadap vitalitas pria.


Sopir Bupati Sempat Kejar Pelaku Pembakar Mobil Dinas Bupati

Sopir Bupati Sempat Kejar Pelaku Pembakar Mobil Dinas Bupati

Aksi teror pelemparan bungkusan berisi bensin yang diikuti pembakaran dengan korek api, menimpa mobil dinas Bupati Tegal Umi Azizah, Sabtu (24/8) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!