Lokal
Share this on:

Nursholeh: Apapun Bentuknya, Korupsi Bukan Perbuatan Baik

  • Nursholeh: Apapun Bentuknya, Korupsi Bukan Perbuatan Baik
  • Nursholeh: Apapun Bentuknya, Korupsi Bukan Perbuatan Baik

TINJAU - Wali Kota Tegal Nursholeh didampingi Plt Sekda dan Penasehat KPK RI saat meninjau isi Bus Road Show Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Mengantisipasi maraknya praktik korupsi di lingkungan pejabat daerah, Wali Kota Tegal Nursholeh memberikan peringatan tegas kepada semua pejabat Pemkot Tegal. Itu disampaikannya saat menerima rombongan Bus Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di depan Balai Kota, Selasa (2/10) kemarin.

Menurut Kang Nur (sapaan Wali Kota) mengatakan pengalaman operasi tangkap tangan (OTT) mantan wali akhir Agustus 2017 lalu, diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua. Sebab, KPK dengan bekal berbagai informasi dari masyarakat tetap bisa menindak tegas semua bentuk korupsi termasuk lingkaran kerja pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).

"Apapun bentuknya, korupsi jelas bukan perbuatan baik, karena semua pejabat selalu ada dalam pengawasan KPK," ungkapnya.

Road show bus KPK diterima langsung Wali Kota Tegal beserta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kota Tegal dan jajaran kepala OPD Pemkot Tegal. Kegiatan tersebut, merupakan edukasi kepada masyarakat dalam rangkaian roadshow ke 11 kabupaten/kota di Pulau Jawa yang digelar dua hari di Kota Bahari.

Nursholeh mengatakan, satu kunci sukses pemberantasan korupsi adalah pelibatan masyarakat dalam gerakan anti korupsi. Bahkan, KPK tidak hanya melakukan upaya penindakan korupsi, tapi harus dibantu segenap komponen dalam rangka pencegahan korupsi.

"Kami berharap, momen promosi dan edukasi KPK kepada masyarakat kota Tegal akan membuka wawasan dan pengetahuan tentang pencegahan korupsi," terangnya.

Penasehat KPK RI Budi Santoso mewakili KPK menambahkan melalui roadshow bus KPK Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi ini merupakan upaya KPK RI dalam melaksanakan pencegahan tindak korupsi. Menurutnya, Kota Tegal menjadi kota ketiga yang dikunjungi oleh roadshow bus KPK dari rencana 11 kabupaten/kota yang dikunjungi di Pulau Jawa.

"Edukasi ini, untuk lebih membumikan isu-isu pemberantasan korupsi di masyarakat agar lebih tahu persis upaya pencegahan dan cara melaporkan jika terjadi indikasi korupsi," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya dikejutkan dengan bunyi mendengung yang tak lazim, Jumat (14/12), sekitar pukul 01.10 WIB dinihari.


Setahun Ada 12 Kasus Korupsi di Brebes, Uang Negara Rp2,2 M Diselamatkan

Setahun Ada 12 Kasus Korupsi di Brebes, Uang Negara Rp2,2 M Diselamatkan

Tren tindak pidana korupsi di Kabupaten Brebes belum menunjukan perbaikan signifikan.


Delapan Titik Genangan Banjir dan Rob di Kota Tegal Dipantau Intensif

Delapan Titik Genangan Banjir dan Rob di Kota Tegal Dipantau Intensif

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal terus memetakan titik rawan di semua kecamatan yang menjadi langganan genangan baik rob maupun banjir.


Terbukti Korupsi dan Sering Bolos, Empat PNS di Kota Tegal Dipecat

Terbukti Korupsi dan Sering Bolos, Empat PNS di Kota Tegal Dipecat

Hingga November 2018, ada tujuh pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot Tegal yang dijatuhi sanksi.


Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dinas Sosial Kota Tegal kembali menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Rabu (14/11).


Santri Diajak Revitalisasi Etos Moral, Bukan Hanya Seremoni

Santri Diajak Revitalisasi Etos Moral, Bukan Hanya Seremoni

Wali Kota Tegal HM. Nursholeh mengajak para santri di Kota Tegal merevitalisasi etos moral.


Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menahan Kepala Sekolah (Kasek) dan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Kerabat Kita Bumiayu, Senin (15/10).


Caleg Belum Dibolehkan Beriklan di Media Massa

Caleg Belum Dibolehkan Beriklan di Media Massa

Partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg)-nya belum diperkenankan memasang iklan di media massa baik cetak maupun elektronik.


Awas, Cakaran Kucing Bisa Sebabkan Rabies dan Kematian

Awas, Cakaran Kucing Bisa Sebabkan Rabies dan Kematian

Ternyata bukan hanya anjing sering dicap sebagai hewan penular rabies (HPR). Hewan peliharaan seperti kucing pun juga bisa menularkan rabies kepada manusia.


Kang Nur: Satpol PP Harus Humanis

Kang Nur: Satpol PP Harus Humanis

Wali Kota Tegal HM Nursholeh menginstruksikan kepada jajaran Satpol PP untuk bekerja secara humanis. Sehingga di lapangan tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!