Lokal
Share this on:

OPD Diminta Evaluasi Internal

  • OPD Diminta Evaluasi Internal
  • OPD Diminta Evaluasi Internal

PARIPURNA - Plt Bupati Tegal Umi Azizah mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tegal, kemarin. (yerry novel/radar slawi)

SLAWI - Plt Bupati Tegal Umi Azizah meminta kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Tegal melakukan evaluasi internal lima tahun terakhir. Ini diperlukan untuk mempersiapkan target untuk lima tahun ke depan.

"Evaluasi internal di masing-masing OPD itu perlu," kata Umi Azizah saat memimpin rapat koordinasi penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Tegal tahun anggaran 2019, Kamis (28/6) lalu.

Selain penyusunan KUA PPAS, Pemkab Tegal juga tengah merancang perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tegal tahun 2018. Umi menyebutkan, penyusunan KUA PPAS harus berpedoman pada RKPD.

Untuk itu, perlu pencermatan dari seluruh kepala OPD terhadap rencana kerja dalam bentuk program dan kegiatan di tahun 2019. Program kerja itu pun, kata Umi, harus sinkron dengan orientasi penuntasan target pembangunan jangka menengah 2014-2019 dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

"Termasuk kegiatan tahun 2018 ini yang harus diperkirakan juga sampai tahun 2019," ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tegal Suharmanto mengatakan dalam visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2019, terdapat enam program yang perlu diprioritaskan. Antara lain, penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, peningkatan kualitas SDM, peningkatan daya saing ekonomi lokal dan industri kreatif, peningkatan sarana prasarana dan infrastruktur wilayah, mewujudkan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan pariwisata dan budaya lokal.

"Rekapitulasi RKPD Tahun 2019, meliputi 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib nonpelayanan dasar, 7 urusan pilihan, 5 urusan pemerintah fungsi penunjang," jelasnya.

Suharmanto menambahkan, untuk kegiatan pembangunan gedung yang semula dalam RKPD ada di OPD masing-masing, kini dipindah ke Dinas Kimtaru. Hal itu sesuai KUA PPAS 2019 untuk kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload

Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload

Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Efi Ifannah mempertanyakan pola rekrutmen tenaga non-PNS di organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilainya belum jelas.


Belum Capai Target, Realiasi PAD Terus Digenjot

Belum Capai Target, Realiasi PAD Terus Digenjot

SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal diminta melakukan terobosan untuk menggenjot pendapatan daerah dari retribusi dan pajak.


Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal diminta mewaspadai terjadinya angin puting beliung.


1.400 Aset Tanah Milik Pemkab Tegal Belum Bersertifikat

1.400 Aset Tanah Milik Pemkab Tegal Belum Bersertifikat

Pemkab Tegal diminta menyelesaikan persoalan aset tanah miliknya yang belum bersertifikat.


Bahaya Kegempaan di Tegal Sekitarnya Kecil dan Hampir Tak Mungkin Tsunami

Bahaya Kegempaan di Tegal Sekitarnya Kecil dan Hampir Tak Mungkin Tsunami

Meski memiliki potensi masyarakat di wilayah Kota Tegal diminta untuk tetap tenang.


INTI Diminta Warnai Kota Tegal

INTI Diminta Warnai Kota Tegal

Pengurus cabang Indonesia Tionghoa (INTI) Tegal resmi dilantik kemarin. Usai dilantik, kehadiran organisasi itu diminta turut mewarnai Kota Tegal.


Bupati dan Wali Kota Diminta Setarakan Gaji Guru Honorer dengan UMK

Bupati dan Wali Kota Diminta Setarakan Gaji Guru Honorer dengan UMK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendesak bupati dan wali kota di Jateng menggaji para tenaga honorer minimal sesuai UMK di masing-masing daerah.


Pemkot Tegal Buka Lowongan 272 CPNS, Awas Penipuan

Pemkot Tegal Buka Lowongan 272 CPNS, Awas Penipuan

Peserta penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diminta mewaspadai modus penipuan berkedok menawarkan bantuan dengan janji bisa lolos seleksi sebagai PNS.


Pedagang di Tepi Jalur Tegal-Purwokerto Harus Ditertibkan

Pedagang di Tepi Jalur Tegal-Purwokerto Harus Ditertibkan

Para pedagang yang berjualan di tepi jalan di depan Pasar Pepedan, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal diminta ditertibkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!