Lokal
Share this on:

Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

  • Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin
  • Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin
  • Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin
  • Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

TEGAL - Penyebab robohnya pagar pembatas yang menyebabkan meninggalnya Wasmun, ketua Gapoktan Sumurpanggang Kecamatan Margadana akhirnya diketahui. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian mengatakan sesaat sebelum kejadian, mereka merasakan angin berhembus cukup kencang sehingga merobohkan pagar.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan kejadian bermula saat sejumlah warga di perumahan tengah bersiap-siap menunaikan salat jumat. Tiba-tiba, angin berhembus cukup kencang hingga merobohkan pagar pembatas jalan.

Korban yang saat itu tengah berada di lahan yang digarapnya pun tertimpa reruntuhan. Itu baru diketahui setelah tembok roboh, dan debu yang menutupi pandangan tersapu angin.

Topik (48), sekuriti perumahan, mengatakan pagi itu sekitar pukul 08.00 WIB, dia bergantian jaga dengan rekannya, Sulthoni. Saat dia baru tiba di rumah, dia ditelepon untuk kembali ke perumahan karena ada kejadian.

"Kalau menurut teman saya itu, sesaat sebelum kejadian ada angin yang berhembus cukup kencang hingga tembok roboh. Tahu ada korban juga setelah debunya hilang," katanya.

Terpisah, Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Karena saat kejadian kondisi tenang tidak ada angin.

"Masih kita selidiki penyebab kejadian itu. Karena saat kejadian suasana tenang tidak ada angin," tegasnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Dedy Yon dan Jumadi sempat menggotong replika ogoh-ogoh raksasa yang ditampilkan siswa-siswi dan guru SMPN 7 Tegal.


Ruas Jalan Gapura-Wanarata Pemalang Rusak Parah

Ruas Jalan Gapura-Wanarata Pemalang Rusak Parah

Beginilah kondisi ruas jalan tingkat kabupaten yang menghubungkan Desa Gapura di Kecamatan Watukumpul dengan Wanarata, Kecamatan Bantarbolang


Hari Ini Karnaval sampai Malam, Ini Jalur Alternatifnya

Hari Ini Karnaval sampai Malam, Ini Jalur Alternatifnya

Sejumlah ruas jalan yang ada direncanakan akan ditutup sementara, Sabtu (24/8) siang ini.


Wanita Muda yang Nikahi Kakek 83 Tahun Itu ternyata Janda

Wanita Muda yang Nikahi Kakek 83 Tahun Itu ternyata Janda

Masih ingat dengan Nuraeni (27), warga Desa Jatilaba Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal yang menikah dengan Sudirgo (83) tahun?


Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Satu dari dua pelaku curanmor yakni Liswati (40) yang berprofesi sebagai pedagang rujak di desanya.


16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

Polres Tegal berhasil membekuk 16 orang terkait kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Tegal dan sekitarnya.


Hendak Transaksi, Empat Pemuda Pengedar Narkotika Dibekuk

Hendak Transaksi, Empat Pemuda Pengedar Narkotika Dibekuk

Empat pemuda yang berprofesi sebagai karyawan swasta dan buruh diamankan Polres Tegal secara terpisah, dalam operasi Antik Candi 2019.


Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Melihat situasi yang terjadi di beberapa daerah, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakilnya Muhammad Jumadi menemui siswa dan taruna asal Papua ke salah sa


Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Sejumlah fakta di balik pembunuhan Nurhikmah (16), yang mayatnya ditemukan terbungkus karung, Rabu (21/8), semakin terang benderang.


Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Di Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, kakak ipar kades incumbent yang akan maju kembali di pilkades serentak terpilih menjadi ketua panitia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!