Lokal
Share this on:

Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

  • Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang
  • Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

BERKERUMUN – Sejumlah warga mendatangi minimarket yang menjadi lokasi hilangnya pengantin baru (perempuan) yang sempat menjadi viral di media sosial, kemarin. (istimewa)

BREBES - Hingga Rabu (11/7), Mila (20), pengantin baru yang hilang misterius belum diketahui jejaknya. Warga Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tersebut hilang sejak Senin (9/7) lalu.

Sontak, kejadian yang terjadi di depan minimarket di Desa Sitanggal, Larangan tersebut geger dan menjadi berita viral media sosial facebook. Saat kejadian, Mila saat itu bersama sang suami, Sukirno, 20, warga Kecamatan Larangan, Brebes.

Dari pengakuan sang suami, sebelum istrinya hilang, pasangan yang menikah pada 23 Juni lalu itu, sedang berada di kampung kediaman sang suami di Larangan. Senin (9/7) sekitar pukul 09.30, sang istri meminta dibelikan bakso di Sitanggal, Larangan.

”Saat di perjalanan, istri saya minta pipis (kencing, red). Jadi, saya mampir di minimarket sekalian beli minum,” ungkapnya.

Tanpa ada pikiran apa-apa, dirinya beserta sang istri lantas langsung masuk ke dalam minimarket tersebut. Di minimarket, sang istri lebih dahulu masuk ke toilet dan sang suami menunggu di dalam minimarket.

Kemudian sag suami menyusul ke toilet. Namun, saat sang suami keluar, sang istri sudah tidak ada. ”Pas saya keluar lagi, istri saya sudah nggak ada. Kata penjaganya (kasir) istrinya sudah ke luar,” jelasnya.

Akibat kejadian itu, dirinya lantas mencari di area sekitar toko minimarket tersebut. Namun, usahanya tidak membuahkan hasil. Sebab, setiap orang yang ditanya menjawab tidak melihat sang istri kelur dari toko minimarket tersebut.

”Pas saya tanya ke petugas minmarket, ternyata kamera CCTV tidak bisa menampilkan rekaman. Sebab, rekaman di cctv tersebut akan hilang 1x24 jam secara otomatis,” paparnya.

Bersama keluarga dan teman-temanya, Sukirno berusaha mencari ke beberapa tempat. Selain itu, menghubungi nomor telepon keluarga Mila di Cirebon. Namun, hingga kini keberadaan sang istri belum juga ditemukan.

”Saat itu saya juga sudah pulang ke Cirebon (kediaman Milla), tapi istri saya tidak ada di rumah. Keluarga di sana tidak mengetahui keberadaan istri saya saat ini,” kata dia.

Hingga akhirnya, Selasa (10/7) malam, dia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Larangan. Dari pengakuannya, dia beserta istri sebenarnya tidak ada masalah. Sebelum menikah, mereka juga sudah saling mengenal (pacaran, red) selama dua tahun.

”Nggak. Nggak ada masalah, kita menikah suka sama suka. Kita juga sebelum menikah sudah saling mengenal,” jelasnya.

Sebelum menghilang, perempuan tersebut terakhir terlihat di depan sebuah minimarket di Desa Sitanggal, Larangan, Senin siang (9/7). Salah seorang petugas minimarket, Estika mengaku, saat itu pukul 10.00 ada dua orang pasutri masuk ke minmarket. Mereka datang untuk menumpang ke kamar kecil.

”Saat itu memang saya yang jaga. Ada dua orang yang mau menumpang ke kamar mandi. Pertama kali ke kamar mandi itu istrinya, dan disusul sang suami. Saat suami keluar sang istri sudah tidak ada,” ungkapnya. (ded/fat/zul)


Berita Sejenis

Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga parpol tidak mendaftarkan bakal caleg ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal hingga pendaftaran ditutup, Selasa (17/7).


Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Satuan Narkoba Polres Tegal Kota terus melakukan pemeriksaan terhadap pengungkapan tiga narapidana (napi) dan NR dalam kasus sabu-sabu.


2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

Ribuan kepala keluarga (KK) di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal sudah mulai mengalami kesulitan air bersih.


Hari Ini, Pemberhentian Bunda Sitha Diparipurnaistimewakan

Hari Ini, Pemberhentian Bunda Sitha Diparipurnaistimewakan

Pemberhentian Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno, langsung diusulkan melalui rapat paripurna istimewa DPRD Kota Tegal.


Nenek 130 Tahun, Hidup Merana Bersama Tiga Anak Manulanya

Nenek 130 Tahun, Hidup Merana Bersama Tiga Anak Manulanya

Empat warga RT 05 RW 02 Desa Tarub Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal hidup dalam kondisi memprihatinkan.


Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Warga Dukuh Kembeng Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang bersekolah di SMP atau SMA masih dihadapkan minimnya infrastruktur.


Di Dalam Sel, Tiga Napi Lapas Tegal Dicurigai Nyabu

Di Dalam Sel, Tiga Napi Lapas Tegal Dicurigai Nyabu

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kota Tegal berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Tegal Kota.


Sudah Pernah Coba Bunuh Diri, Suami Ditemukan Gantung Diri Isterinya

Sudah Pernah Coba Bunuh Diri, Suami Ditemukan Gantung Diri Isterinya

Rusmono (41), warga Dusun Temukerep Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebebes nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Siap-siap, Seminggu Tiga Kali Ada Razia STNK

Siap-siap, Seminggu Tiga Kali Ada Razia STNK

Masih rendahnya wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor, disikapi UPPD Samsat Slawi dengan menggencarkan razia rutin.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!