Lokal
Share this on:

Pancaroba, Awas Waspada Angin Puting Beliung

  • Pancaroba, Awas Waspada Angin Puting Beliung
  • Pancaroba, Awas Waspada Angin Puting Beliung

FOTO DOK-RUSAK - Rumah dan fasilitas pemerintah lainnya porak poranda terkena angin puting beliung beberapa waktu lalu.

SLAWI -

  • Kabupaten Tegal saat ini sedang memasuki masa transisi dari kemarau ke hujan. Musim pancaroba di Kabupaten Tegal dimulai pada bulan Oktober ini.

BMKG Klas III Tegal Hendy Andriyanto, Sabtu (12/10) mengatakan, masa transisi yang lebih dikenal dengan sebutan masa pancaroba itu dimulai bulan Oktober. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat saat musim pancaroba berlangsung. Sebab di masa transisi, fluktuasi cuaca akan terjadi cukup signifikan dari satu waktu ke waktu berikutnya.

"Intensitas hujan lebat akan turun dan disusul angin kencang dalam tempo yang singkat. Musim pancaroba juga berpotensi terjadi angin puting beliung lebih besar dibandingkan musim hujan sudah stabil," katanya.

Masyarakat jangan panik, tambah Hendy, apalagi

cemas karena akan terjadi fenomena alam yang mengalami transisi. Masyarakat bisa mempersiapkan lebih dini segala sesuatunya saat memasuki musim hujan. Meski transisi, tak perlu khawatir untuk beraktivitas seperti biasa.

"Kami berharap masyarakat untuk tenang, jangan cemas. Karena hal ini akan merugikan masyarakat itu sendiri," tambahnya. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Dewan Kunjungi 18 Kecamatan
Dewan Kunjungi 18 Kecamatan

Berita Sejenis

Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Hingga kini status waspada atau level 2 Gunung Slamet belum dicabut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


Angin Kencang Terjang Pasar di Pemalang

Angin Kencang Terjang Pasar di Pemalang

Angin kencang menerjang pasar Desa Susukan Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Senin (11/11) sekitar 09.30.


Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Emak-emak di Desa Jejeg, Kecamatan Bumijawa sepakat menyisihkan rezekinya untuk membantu warga yang sedang tertimpa bencana.


603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

Bupati Tegal mendatangi dua desa yang terkena musibah angin puting beliung di Kecamatan Bumijawa.


Hilangkan Trauma Korban Bencana, Anak-anak Diajak Bermain

Hilangkan Trauma Korban Bencana, Anak-anak Diajak Bermain

Selain menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan, bencana angin kencang di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal dikhawatirkan menyisakan trauma.


Enam Desa Disapu Angin Kencang, 680 Bangunan Rusak, Empat Warga Terluka

Enam Desa Disapu Angin Kencang, 680 Bangunan Rusak, Empat Warga Terluka

Angin kencang yang menerjang enam desa di Kecamatan Bumijawa, Minggu (20/10) malam, ternyata memporak-porandakan ratusan bangunan di wilayah yang persis berada


Sembilan Padukuhan Diterjang Angin Kencang, Ratusan Rumah Rusak

Sembilan Padukuhan Diterjang Angin Kencang, Ratusan Rumah Rusak

Angin kencang yang terjadi di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Minggu (20/10) pukul 23.00 WIB merusak ratusan rumah.


Akses Jalan Tertutup, 10 Rumah Ambruk dan Ratusan Rusak Berat

Akses Jalan Tertutup, 10 Rumah Ambruk dan Ratusan Rusak Berat

Bencana angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Bumijawa tepatnya di Desa Batu Mirah, Dukuh Sawangan dan Desa Sigedong, Minggu (20/10) pukul 22.00 WIB.


Gulung Dua Desa di Tegal, Angin Kencang Robohkan 10 Rumah

Gulung Dua Desa di Tegal, Angin Kencang Robohkan 10 Rumah

Angin kencang yang menerjang du desa di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, Minggu (20/10) malam, meluas.


Angin Kencang Terjang Dua Desa di Kaki Gunung Slamet

Angin Kencang Terjang Dua Desa di Kaki Gunung Slamet

Dua desa di Kecamatan Bumijawa, yakni Mentik dan Sigedong dilanda angin kencang, Minggu (20/10) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!