Lokal
Share this on:

Parkiran Waduk Cacaban Diduga Ilegal

  • Parkiran Waduk Cacaban Diduga Ilegal
  • Parkiran Waduk Cacaban Diduga Ilegal

PARKIR - Sejumlah pengunjung Obyek Wisata Waduk Cababan memarkirkan kendaraannya di lahan parkir milik pemerintah, Minggu (14/7).(yeri noveli/radar slawi)

KEDUNGBANTENG - Lahan parkir di kawasan Obyek Wisata Waduk Cacaban Kecamatan Kedungbanteng diduga ilegal. Lahan yang menempati tanah pemerintah tersebut ternyata tidak memberikan kontribusi kepada pihak pengelola obyek wisata.

"Jasa parkir penataan kendaraan di dalam obyek wisata (Cacaban) tidak ada retribusi ke daerah. Parkiran ini ilegal," kata Kepala UPTD Pariwisata Waduk Cacaban Juliono, saat ditemui di lokasi, Minggu (14/7) siang.

Dia membeberkan, jumlah lahan jasa penataan kendaraan di kawasan obyek wisata itu sebanyak 7 titik. Disinyalir, lahan itu dikelola oleh masyarakat. Meski begitu, pihaknya sama sekali tidak pernah mendapatkan biaya sewa lahan atau retribusi lainnya.

"Termasuk kalau Lebaran juga begitu. Tidak ada retribusi atau kontribusi ke daerah," ungkapnya.

Dia menyarankan, sebaiknya Pemkab Tegal membuat perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak pengelola parkir. Sehingga mereka bisa ditarik retribusi untuk dimasukkan ke kas daerah.

"Kan lumayan, bisa ada tambahan untuk pendapatan asli daerah," ucapnya.

Sementara, Sukari, 50, salah satu pengelola parkir membenarkan jika selama ini tidak ada setoran yang masuk ke kas daerah. Hasil jasa penataan parkir kendaraan itu, hanya disetorkan ke paguyuban obyek wisata. Sebab, hasilnya tidak begitu besar.

"Kami hanya mendapat bayaran seikhlasnya dari pemilik kendaraan. Paling cuma seribu atau dua ribu rupiah. Kami tidak setor ke pemda. Uang dikelola paguyuban. Sehari hanya dapat seratus ribu rupiah. Kadang juga lima puluh ribu rupiah," terangnya.

Sukari mengaku mengelola parkir itu sejak lima tahun silam. Sebelumnya, parkir di kawasan obyek wisata tersebut dikelola seseorang di pintu loket utama.

"Kalau Minggu memang ramai. Tapi kalau hari-hari biasa, sepi. Paling dapatnya lima belas ribu sampai dua puluh ribu rupiah," pungkasnya. (yer/gun/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Identitas jenazah yang diduga remaja perempuan korban tertabrak kereta di Pemalang sudah diketahui setelah ayah kandungnya datang ke rumah sakit


Diotopsi, Mayat ABG Dalam Karung Diduga Sudah Empat Bulan Meninggal

Diotopsi, Mayat ABG Dalam Karung Diduga Sudah Empat Bulan Meninggal

Polres Tegal terus berupaya keras mengungkap penyebab kematian anak baru gede (16) yang jazadnya ditemukan dalam karung.


Mayat Dalam Karung Diduga ABG Perempuan Berusia 16-20 Tahun

Mayat Dalam Karung Diduga ABG Perempuan Berusia 16-20 Tahun

Mayat yang ditemukan di Dukuh Jumat Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal diduga anak baru gede (ABG) berusia 16-20 tahun.


Mayat Diduga Perempuan Ditemukam Membusuk Dalam Karung

Mayat Diduga Perempuan Ditemukam Membusuk Dalam Karung

Sesosok mayat diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan terbungkus karung di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, Jumat (9/8) siang.


Diduga Hendak Menculik Bocah, Perempuan Diamankan Warga

Diduga Hendak Menculik Bocah, Perempuan Diamankan Warga

Seorang perempuan diamankan warga di Jalan Beo Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Jumat (9/8) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.


Motornya Dihentikan, Remaja Dikeroyok Tiga Pemuda di Depan Teman Wanitanya

Motornya Dihentikan, Remaja Dikeroyok Tiga Pemuda di Depan Teman Wanitanya

Polres Tegal Kota berhasil mengungkap tindak pidana pengeroyokan yang diduga dilakukan tiga pemuda di Jalan Veteran Kota Tegal.


Sopir Diduga Ngantuk, Truk Tronton Terguling Masuk Tambak

Sopir Diduga Ngantuk, Truk Tronton Terguling Masuk Tambak

Truk Tronton boks terguling masuk ke tambak di Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Kota Tegal, Kamis (8/8) pagi.


Diduga Oven Pengeringan Korsleting, Pabrik Kayu di Jalur Pantura Terbakar

Diduga Oven Pengeringan Korsleting, Pabrik Kayu di Jalur Pantura Terbakar

Sebuah pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Pantura Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal terbakar, Rabu (7/8) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.


Berciri Seperti Pria, Mayat Tak Dikenal Ternyata Perempuan

Berciri Seperti Pria, Mayat Tak Dikenal Ternyata Perempuan

Temuan mayat tanpa identitas yang diduga tertabrak kereta api ternyata perempuan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!