Lokal
Share this on:

Partisipasi Pemilih di Pilbup Tegal 65 Persen

  • Partisipasi Pemilih di Pilbup Tegal 65 Persen
  • Partisipasi Pemilih di Pilbup Tegal 65 Persen

SLAWI - Tingkat partisipasi pemilih di pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dan pemilihan bupati (pilbup) Tegal mencapai 65 persen. Jumlah itu masih di bawah target KPU RI.

Tingkat partisipasi tersebut berdasarkan jumlah suara sah dan tidak sah yang diketahui saat dilakukan rapat pleno‎ rekapitulasi penghitungan suara pilgub Jateng dan pilbup Tegal tingkat kabupaten yang digelar, Kamis (5/7) lalu.

‎Jumlah surat suara sah dari ketiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati tercatat sebanyak 730.172 suara, sedangkan suara suara tidak sah mencapai 39.727 suara.

‎Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal Sukartono mengatakan, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilbup Tegal tahun ini sebanyak 1.184.586 pemilih, maka tingkat partisipasi masyarakat sebesar 65 persen.

Diakui Sukartono, angka tersebut belum memenuhi target partisipasi masyarakat dari KPU RI yakni sebesar 75 persen. Namun jika dibandingkan partisipasi pemilih pada pilbup sebelumnya, ada peningkatan.

"Dibandingkan dengan pilbup Tegal sebelumnya ada peningkatan. Karena partisipasi sebelumnya hanya sekitar 60 persen," ujar Sukartono, kemarin.

Sukartono menyebut sosialisasi pelaksanaan pilkada sudah dilakukan secara maksimal di seluruh kalangan masyarakat. Belum terpenuhinya target tersebut menurutnya dipengaruhi oleh hari pencoblosan yang terpaut dua pekan dengan Lebaran. Banyak warga yang sebelumnya mudik sudah kembali ke tempat perantauan.

‎Selain itu banyak nelayan tradisional yang berangkat melaut, terutama di wilayah Munjungagung, Kecamatan Kramat dan Kecamatan Suradadi.

"Kemudian banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) ataupun tenaga kerja wanita (TKW) yang masuk dalam DPT, tapi tidak pulang saat hari pencoblosan," ujarnya. (far/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!