• Home
  • Berita Lokal
  • PBB dan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Lokal
Share this on:

PBB dan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

  • PBB dan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota
  • PBB dan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

TEGAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal telah menetapkan partai politik yang bisa mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pilwalkot 2018 mendatang. Itu didasarkan atas perolehan jumlah suara dan kursi dalam Pemilihan umum 2014 lalu.

Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Tegal Thomas Budiono mengatakan sesuai dengan SK KPU nomor 3/PP.02.3-Kpt/3376/Kota/IX/2017 pihaknya telah menentukan jumlah kursi dan suara sah paling sedikit untuk pencalonan dari partai politik. Jumlah suara sah dan kursi didasarkan perolehan suara pada Pemilu 2014.

Thomas menyebutkan perolehan kursi dan suara sah masing-masing yakni Nasdem 1 kursi dengan suara 6.738, PKB 5 kursi 19.791 suara, PKS 3 suara 10.286, PDIP 8 suara 35.925, Golkar 4 suara 15.037 dan Gerindra 2 suara 9.073. Kemudian Demokrat 2 dengan 11.302 suara, PAN 2 suara 10.475, PPP 1 suara 5.607, Hanura suara 5.328 kursi 2, PBB 538 suara dan PKPI 629 suara.

"Dengan demikian, hanya ada 10 partai politik atau gabungan yang memenuhi syarat untuk mencalonkan pasangan dalam pilwalkot. Partai yang tidak bisa yakni PBB dan PKPI," katanya.

Kemudian, kata Thomas, jumlah paling sedikit perolehan kursi partai politik dan atau gabungan yang akan mendaftarkan pasangannya harus memperoleh 20 persen dari 30 kursi di DPRD Kota Tegal. Itu artinya partai harus mempunyai sedikitnya 6 kursi.

Adapun jumlah suara yang dikantongi harus 25 persen dari suara sah 130.729 atau sekitar 32.682,25. Jumlah itu kemudian dibulatkan nenjadi 32.683 suara. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Namanya Dicatut, Bupati Enthus Ngamuk
Namanya Dicatut, Bupati Enthus Ngamuk

Berita Sejenis

Tertular Suaminya, Dua Ibu Hamil di Tegal Positif HIV

Tertular Suaminya, Dua Ibu Hamil di Tegal Positif HIV

Berdasar inventarisasi data Dinas Kesehatan Kota Tegal, dua ibu hamil (bumil) terdeteksi positif mengidap HIV selama Agustus hingga pertengahan September.


Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Bagi para pengendara yang ingin bepergian ke Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya melalui jalur tengah perlu berpikir ulang.


Petani dan Pengusaha Ricemill di Pemalang Tolak Impor Beras

Petani dan Pengusaha Ricemill di Pemalang Tolak Impor Beras

Stok beras di Kabupaten Pemalang masih mencukupi bahkan terbilang melimpah.


Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menetapkan 541 bakal calon anggota legislatif (caleg) masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT).


Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Polres Tegal mengerahkan dua pertiga personel yang dimiliki untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.


Pemkab Pemalang Buka Lowongan 367 CPNS

Pemkab Pemalang Buka Lowongan 367 CPNS

Pemkab Pemalang akan melakukan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai di daerahnya.


Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal berhasil mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Tegal.


Kekeringan, Kawanan Monyet Serbu Pemukiman Warga di Brebes

Kekeringan, Kawanan Monyet Serbu Pemukiman Warga di Brebes

Diduga lantaran sudah tak lagi ada sumber makanan di hutan, gerombolan monyet liar menyerang kebun dan ladang milik warga.


Masih Digaji Daerah, Tujuh Bacaleg Disoal

Masih Digaji Daerah, Tujuh Bacaleg Disoal

Jelang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta Pemilu Legislatif 2019.


Tertangkap Satpol PP, Uang Receh Hasil Ngemis Nenek Ini Berceceran

Tertangkap Satpol PP, Uang Receh Hasil Ngemis Nenek Ini Berceceran

Kejadian unik dan menggelitik mewarnai razia Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) yang digelar petugas gabungan, Rabu (19/9) sore.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!