• Home
  • Berita Lokal
  • Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang

Lokal
Share this on:

Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang

  • Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang
  • Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang

TEGAL - Sejumlah pedagang kembali menemui Plt. Wali Kota Tegal HM Nursoleh untuk mengadukan permasalahan kemelut kepemilikan Pasar Pagi Tegal, Rabu (11/7). Pada kesempatan itu, mereka mendesak Pemkot untuk menarik puluhan sertifikat dari pihak investor.

Pengacara pedagang pasar pagi, Fredy Hascaryo mengatakan kedatangan pihaknya itu untuk mendesak agar Pemkot segera meminta investor menyerahkan 40 sertifikat. Jika perlu, Pemkot Tegal harus memberikan batas waktu penyerahan.

"Jika berlarut-larut, investor didead line agar sertifikat itu segera diserahkan kepada Pemkot Tegal," katanya.

Menanggapi itu, Plt. Wali Kota Tegal HM Nursoleh mengatakan Pemkot Tegal meminta investor pasar pagi segera menggembalikan 40 sertifikat kios Pasar Pagi yang belum dikembalikan ke Pemkot Tegal. Pihaknya terus berusaha sebaik mungkin mencari jalan keluar permasalahan Pasar Pagi.

"Kami ingin permasalahan segera selesai. Karenanya, kami akan selalu membela hak-hak pedagang apabila dirugikan," kata Nursoleh.¬

Saat ini, jelas Nursoleh, Pemkot Tegal tengah mmenunggu hasil konsultasi dengan pakar hukum dari Universitas Diponegoro Semarang. Itu dilakukan untuk mengambil langkah-langkah lanjutan.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tegal, Budi Hartono menyampaikan Pemkot Tegal sebelumnya sudah melakukan langkah-langkah penyelesaian. Selain telah membentuk Tim penyelesaian Pasar Pagi, Pemkot melalui Badan Keuangan Daerah telah menyurati investor perihal kewajiban untuk menyerahkan 40 sertifikat pasar pagi yang masih dipegangnya.

"Selain itu Pemkot Tegal juga berkonsultasi dengan Pakar Hukum dari Universitas Diponegoro, dan saat ini menungu hasil telaah permasalahan Pasar Pagi," ungkap Budi.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Khaerul Huda beranggapan tidak ada alasan lagi investor untuk tidak menyerahkan 40 sertifikat Pasar Pagi. Sebab menurutnya, persoalan Pasar Pagi sudah selesai setelah pembayaran 12 miliar kepada PT. Sinar Permai. (muj/zul)


Berita Sejenis

Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran menimpa rumah milik Slamet (55) di Jalan Gandasari RT04 RW04 Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Rabu (18/7).


Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga parpol tidak mendaftarkan bakal caleg ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal hingga pendaftaran ditutup, Selasa (17/7).


Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan kembali digelar di Kabupaten Tegal Desember mendatang.


Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Satuan Narkoba Polres Tegal Kota terus melakukan pemeriksaan terhadap pengungkapan tiga narapidana (napi) dan NR dalam kasus sabu-sabu.


2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

Ribuan kepala keluarga (KK) di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal sudah mulai mengalami kesulitan air bersih.


Sertipikasi Gratis, Kabupaten Tegal Dapat Jatah 45.000 Bidang Tanah

Sertipikasi Gratis, Kabupaten Tegal Dapat Jatah 45.000 Bidang Tanah

Kabupaten Tegal memperoleh jatah sebanyak 45.000 bidang tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).


Hari Ini, Pemberhentian Bunda Sitha Diparipurnaistimewakan

Hari Ini, Pemberhentian Bunda Sitha Diparipurnaistimewakan

Pemberhentian Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno, langsung diusulkan melalui rapat paripurna istimewa DPRD Kota Tegal.


Nenek 130 Tahun, Hidup Merana Bersama Tiga Anak Manulanya

Nenek 130 Tahun, Hidup Merana Bersama Tiga Anak Manulanya

Empat warga RT 05 RW 02 Desa Tarub Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal hidup dalam kondisi memprihatinkan.


Mulai Kekeringan, Desa-desa di Pantura Minta Droping Air Bersih

Mulai Kekeringan, Desa-desa di Pantura Minta Droping Air Bersih

Sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal mulai dilanda kekeringan. Itu menyusul musim kemarau yang mulai dirasakan warga.


Angkutan Gratis bagi Siswa Miskin Urung Terealisasi Tahun Ini

Angkutan Gratis bagi Siswa Miskin Urung Terealisasi Tahun Ini

Langkah Pemkab Tegal untuk mewujudkan angkutan gratis bagi siswa miskin yang sempat dimatangkan Dishub Kabupaten Tegal belum bisa direalisasikan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!