Lokal
Share this on:

Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload

  • Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload
  • Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload

RAPAT – Komisi I DPRD Kota Tegal rapat dengan BKPPD di Gedung Parlemen, kemarin. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Efi Ifannah mempertanyakan pola rekrutmen tenaga non-PNS di organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilainya belum jelas. Karena meski sudah dikunci saat 2016 lalu, jumlahnya justru bertambah setiap tahunnya.

“Ke depan, harus ada regulasi rekrutmen tenaga non-PNS yang jelas,” ungkap politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Dari database yang telah disusun Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), menurutnya, jumlah tenaga non-PNS ternyata mengalami kelebihan alias overload sebanyak 86 orang. Mereka tersebar di sejumlah OPD.

Menanggapi itu, Kepala BKPPD Irkar Yuswan Apendi menyatakan pihaknya telah menyusun database tenaga non-PNS sesuai rekomendasi Komisi I DPRD. Pada Maret 2016, jelasnya, jumlah tenaga non-PNS mencapai 2.039 orang.

Rinciannya, tenaga kependidikan 339 orang, tenaga kesehatan 504 orang, dan tenaga teknis 1.196 orang. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi terhadap data yang masuk, tenaga non-PNS berkurang 92 orang menjadi 1.947 orang.

Rinciannya, tenaga kependidikan 319 orang, tenaga kesehatan 487 orang, dan tenaga teknis 1.141 orang. Kemudian, lanjut dia, dari 2016 sampai 2018, jumlah tenaga non PNS mengalami penambahan 422 orang. Terdiri dari tenaga kependidikan 92 orang, tenaga kesehatan 21 orang, dan tenaga teknis 309 orang.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan tenaga non PNS per Maret 2018 mencapai 2.369 orang. Mereka terdiri dari tenaga kependidikan 411 orang, tenaga kesehatan 508 orang, dan tenaga teknis 1.450 orang.

Menurut Irkar, solusinya adalah dilakukan moratorium sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 Pasal 8.

BKPPD juga siap melakukan penataan manajemen tenaga non-PNS, sembari menunggu terbitnya PP tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Solusi jangka pendeknya, melakukan seleksi ulang terhadap tenaga non-PNS untuk didorong sebagai tenaga karya. Kemudian, membentuk tim pengadaan tenaga non-PNS dan menyiapkan anggaran rekrutmen tenaga non-PNS, serta menyiapkan sarpras untuk proses seleksi secara terbuka, bersih, dan transparan, sehingga diperoleh tenaga non-PNS yang kompeten,” jelas Irkar. (nam/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Liga 3 PSSI Jateng Sudah Berjalan, Bantuan Pemkab Tegal Masih Nol

Liga 3 PSSI Jateng Sudah Berjalan, Bantuan Pemkab Tegal Masih Nol

Kendati sudah dua kali laga lanjutan Liga 3 PSSI Jawa Tengah, Persatuan Sepakbola Kabupaten Tegal (Persekat) selalu menang.


Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Miris, Di Pantura Marak Panti Pijat Tidak Berizin dan Bersertifikat

Miris, Di Pantura Marak Panti Pijat Tidak Berizin dan Bersertifikat

Beberapa panti pijat di jalur Pantura Kabupaten Tegal diketahui belum memiliki izin dan bersertifikat.


Saldo Jadi Rp0, Nasabah Mandiri Juga Kesulitan Transaksi lewat ATM

Saldo Jadi Rp0, Nasabah Mandiri Juga Kesulitan Transaksi lewat ATM

Sejumlah nasabah Bank Mandiri Kota Tegal terus mendatangi Kantor Cabang Bank di Jalan Jendral Sudirman Kota Tegal, Sabtu (20/7) siang.


Saldo Tabungan Raib, Nasabah Bank Mandiri Panik

Saldo Tabungan Raib, Nasabah Bank Mandiri Panik

Nasabah Bank Mandiri, baik dari Slawi Brebes hingga Kota Tegal sejak, Sabtu (20/7) pagi, mendatangi kantor bank tersebut di Jalan Sudirman Tegal.


Garasi Bus Adi Mulia Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp90 Juta

Garasi Bus Adi Mulia Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp90 Juta

Api dengan cepat membakar garasi bus PO Adi Mulia di Jalan Raya Pantura-Kramat, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jumat (19/7) pukul 15.40 W


Tertimpa Pagar Keliling, Ketua Gapoktan Meninggal

Tertimpa Pagar Keliling, Ketua Gapoktan Meninggal

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Margadana Kota Tegal Wasmun meninggal dunia, setelah tertimpa reruntuhan pagar kelilin


Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Bupati Tegal diminta bertindak tegas terhadap oknum yang berada di balik layar terkendalanya pemberantasan prostitusi.


Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti psikotropika dan hasil kejahatan lainnya dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal di halaman belakang kantor, Kamis (18/7) pagi


Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Tak Butuh waktu lama, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan .



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!