Lokal
Share this on:

Pelaku Penusukan Pedagang Tahu, Ternyata Tetangga Korban

  • Pelaku Penusukan Pedagang Tahu, Ternyata Tetangga Korban
  • Pelaku Penusukan Pedagang Tahu, Ternyata Tetangga Korban
  • Pelaku Penusukan Pedagang Tahu, Ternyata Tetangga Korban
  • Pelaku Penusukan Pedagang Tahu, Ternyata Tetangga Korban

SLAWI - Polisi akhirnta berhasik meringkus Edi Susanto (23), pelaku penganiayaan terhadap Suhali (40), seorang pedagang tahu yang ditemukan bersimbah darah di tempat penampungan sampah Desa Kebasen Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, Minggu (4/11) lalu. Pelaku ternyata adalah tetangga korban.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengungkapkan, pelaku, warga RT 10 RW 02 Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna, berhasil ditangkap setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan korban serta petunjuk di lokasi kejadian saat dilakukan olah TKP.

"Tersangka ditangkap di wilayah Dukuhturi kurang dari 24 jam setelah kejadian. Tersangka ini masih tetangga korban. Berdasarkan pemeriksaan, yang bersangkutan mengenal korban," ujar Dwi di Mapolres Tegal, Selasa (6/11).

‎Dwi membeberkan, pelaku sudah merencanakan aksinya dengan lebih dulu memantau kebiasaan korban ketika berangkat dan pulang bekerja. Sesuai yang sudah direncanakan, Minggu (4/11) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku menunggu korban di pinggir jalan tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat korban melintas dengan mengendarai mobil pikap miliknya, pelaku lalu menghentikannya dan berpura-pura meminta tolong untuk mengangkut seng milik pelaku dan membawanya ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku kemudian langsung menusuk korban dengan menggunakan pisau dapur yang sudah disiapkan. Korban ditusuk sebanyak enam kali di bagian perut dan kaki.

Baca juga: Penuh Luka Tusukan, Pedagang Tahu Dibuang ke Tumpukan Sampah

"Setelah korban tidak berdaya dan diperkirakan oleh tersangka sudah meninggal. Tersangka lalu menyeret korban ke tempat sampah dan menutupi tubuhnya dengan sampah," beber Dwi.

Dwi melanjutkan, sebelum meninggalkan lokasi kejadian, pelaku mengambil uang Rp6,5 juta, telepon seluler, dan dompet miliki korban. "Jadi tersangka sudah merencanakan aksinya untuk mengambil uang dan barang berharga milik korban," ujar Dwi.

Menurut Dwi, pelaku sebelumnya sudah pernah satu kali merencanakan aksinya. Namun rencana yang dilakukan pada 1 Oktober itu gagal. "Ini yang kedua kali direncanakan tersangka dengan korban yang sama. Yang pertama gagal karena saat dicegat, korban tidak berhenti," ungkapnya.

Setelah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, pria yang sehari-hari berjualan buah itu dijerat dengan pasal 53 yo 340 subsider 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 12 tahun.

Seperti diberitakan, Suhali (sebelumnya ditulis Suhaeli), warga RT 14 RW 02 Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal ditemukan tergeletak dengan kondisi bersimbah darah di sekitar tempat penampungan sampah Desa Kebasen Kecamatan Talang, Minggu (4/11) pagi. Pedagang tahu itu mengalami sejumlah luka tusukan hingga kondisinya kritis dan harus dirawat di rumah sakit. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di tiga minimarket berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang akgirnya berhasil dibekuk.


Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Berakhir sudah petualangan Fajar Setiawan (30), pemuda asal Cinde, Kota Semarang, Jawa Tengah ini.


Siswa di Slawi Gelar Salat Gaib untuk Korban Penembakan Selandia Baru

Siswa di Slawi Gelar Salat Gaib untuk Korban Penembakan Selandia Baru

Penembakan brutal yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru turut mengundang keprihatinan para siswa SMPN 1 Slawi Kabupaten Tegal.


Makan Bersama 40 Ribu Tahu Aci di Slawi Ukir Rekor Dunia

Makan Bersama 40 Ribu Tahu Aci di Slawi Ukir Rekor Dunia

Puncak acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang digelar Satlantas Polres Tegal, Minggu (17/3), memecahkan rekor dunia.


Pecahkan Rekor MURI, 33 Ribu Tahu Aci Disediakan Gratis

Pecahkan Rekor MURI, 33 Ribu Tahu Aci Disediakan Gratis

33 Ribu tahu aci akan disediakan gratis dalam puncak acara Millenial Road Safety ‎Festival (MRSF) yang akan digelar Satlantas Polres Tegal di kawasan Tugu Poci,


Istri Driver Ojol yang Tewas Dibunuh Minta Pelaku Dihukum Berat

Istri Driver Ojol yang Tewas Dibunuh Minta Pelaku Dihukum Berat

Laeli Oktaviani, istri Eko Prasetyo, driver ojek online (ojol) yang dibunuh, Kamis (7/3) lalu, meminta polisi menghukum berat pembunuh suaminya.


Driver Ojol di Tegal Tewas setelah Mukanya Dibenamkan ke Lumpur Sawah

Driver Ojol di Tegal Tewas setelah Mukanya Dibenamkan ke Lumpur Sawah

Poisi sudah menangkap Maskah warga Kelurahan Pekauman Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal yang membunuh seorang ojek online, karena mengincar sepeda motor korban.


Pembunuh Driver Ojol di Tegal Kesengsem PL, lalu Dinikahi Siri

Pembunuh Driver Ojol di Tegal Kesengsem PL, lalu Dinikahi Siri

Ada fakta yang mengejutkan dari pengakuan pelaku pembunuhan sadis seorang driver ojek online (ojol) Eko Prasetio, yang mayatnya dibuang di areal persawahan Desa


Pembunuh Driver Ojol Ditangkap

Pembunuh Driver Ojol Ditangkap

Pelaku pembunuhan driver ojek online (ojol), Eko Prasetio, yang mayatnya ditemukan di pinggir sawah di Desa Sigentong Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, Kamis


Mayat Misterius Bersimbah Darah Itu ternyata Driver Ojol

Mayat Misterius Bersimbah Darah Itu ternyata Driver Ojol

Polisi sudah memastikan identitas dan penyebab tewasnya mayat yang ditemukan bersimbah darah di pinggir sawah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!