Lokal
Share this on:

Pembuat Akta Lahir Membludak, Kepala Dinas Ikut Layani Pemohon

  • Pembuat Akta Lahir Membludak, Kepala Dinas Ikut Layani Pemohon
  • Pembuat Akta Lahir Membludak, Kepala Dinas Ikut Layani Pemohon

LAYANI - Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal Salu Panggalu sedang melayani pemohon akta kelahiran, kemarin. (yeri novel/radar slawi)

SLAWI - Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal, tampak dipadati warga yang hendak membuat akta kelahiran. Kendati tidak berdesak-desakan, tapi jumlah pemohon mencapai ratusan orang.

Melihat itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal Salu Panggalu tidak tinggal diam. Dia langsung turun tangan untuk melayani pemohon. Hal itu dilakukan untuk mempersingkat waktu dan menghindari antrean panjang.

"Daripada saya nunggu di ruangan, lebih baik saya langsung turun ke loket. Sehingga bisa mempersingkat waktu," kata Salu, kemarin.

Dengan upaya itu, dia bisa mempersingkat waktu sekitar 8 menit. Dicontohkan, pemberkasan pemohon di loket 4 menit. Kemudian diantar ke ruangannya untuk ditandatangani sekitar 4 menit.

"Petugas harus bolak-balik. Itu kan tidak efektif. Waktu yang terbuang sekitar delapan sampai sepuluh menit," paparnya.

Salu mengaku setiap hari sedikitnya menandatangani 55 berkas pemohon akta. Untuk satu akta, dia harus menandatangani 3 rangkap. Dia menargetkan verifikasi dan entri data harus bisa dilakukan dalam waktu 1 hari. Namun, datanya harus sudah lengkap. Sehingga tidak menyulitkan petugas.

"Kalau dulu proses verifikasi membutuhkan waktu tiga hari, kini targetnya satu hari jadi," ujarnya.

Sedangkan untuk proses pencetakan akta, membutuhkan waktu selama tiga hari. Karena jumlah pemohon yang ditanganinya cukup banyak. Setiap hari, kantor Disdukcapil menerima berkas permohonan antara 152 sampai 175 akta.

"Walaupun jumlahnya banyak, tapi kami tetap melayaninya dengan baik," pungkasnya. (yer/ima/zul)

Berita Berikutnya

Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton
Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton

Berita Sejenis

Lalai Saat Bakar Sampah, Rumdin PG Pangkah Terbakar

Lalai Saat Bakar Sampah, Rumdin PG Pangkah Terbakar

Rumah Dinas (Rumdin) milik Pabrik Gula (PG) Pangkah, Kabupaten Tegal terbakar, Jumat (13/9).


Rumah Perakitan di Pemalang Terbakar, 33 Sepeda Ikut Hangus

Rumah Perakitan di Pemalang Terbakar, 33 Sepeda Ikut Hangus

Sebuah rumah perakitan sepeda di Jalan Serayu Kelurahan Kebondalem, Pemalang terbakar.


Dinpusarda Fasilitasi Pelatihan Pascabaca

Dinpusarda Fasilitasi Pelatihan Pascabaca

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dinpusarda) Kabupaten Pemalang menggelar pelatihan pascabaca untuk masyarakat.


226 Kepala Keluarga Krisis Air Bersih

226 Kepala Keluarga Krisis Air Bersih

Sedikitnya 226 kepala keluarga di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi didroping 10 ribu liter air bersih.


Lagi, Warga Klaim Lihat Kepala Buaya di Kali Comal

Lagi, Warga Klaim Lihat Kepala Buaya di Kali Comal

Antara ya dan tidak. Isu kemunculan buaya di bantaran Kali Comal khususnya di Gom I dan IV Desa Kauman, Kecamatan Comal


Usai Gorok Leher Pengantin Baru, Pelaku Sempat Cuci Parang dan Ancam Ibu Kandungnya

Usai Gorok Leher Pengantin Baru, Pelaku Sempat Cuci Parang dan Ancam Ibu Kandungnya

Setelah memenggal kepala korban, AF (25), pelaku pembunuhan pengantin baru di Desa Mendelem Kecamatan Belik kabupaten Pemalang, sempat pulang ke rumahnya.


Memperingati Hari Pelanggan Nasional BPJS Ketenagakerjaan Tegal Membuat Surprise Para Peserta

Memperingati Hari Pelanggan Nasional BPJS Ketenagakerjaan Tegal Membuat Surprise Para Peserta

Memperingati Hari Pelangan Nasional (HARPELNAS)2019, karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang TegalĀ ikut memeriahkan dengan mengunakan pakaian adat.


1.419 Pencari Kerja Berebut Lapangan Kerja

1.419 Pencari Kerja Berebut Lapangan Kerja

1.419 pencari kerja (pencaker) tercatat mendaftar kerja dalam Pameran Bursa Kerja 2019 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Ko


Sarung Goyor Jadi Wisata Edukasi, Seperti Apa?

Sarung Goyor Jadi Wisata Edukasi, Seperti Apa?

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang mulai mengembangkan produksi sarung goyor


Harga Sangat Murah, Petani Diminta Tunda Jual Bawang Merahnya

Harga Sangat Murah, Petani Diminta Tunda Jual Bawang Merahnya

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kanupaten Brebes meminta para petani bawang merah untuk menunda jual hasil panennya. Hal ini lantaran harga ba



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!