Lokal
Share this on:

Pembunuh Driver Ojol di Tegal Kesengsem PL, lalu Dinikahi Siri

  • Pembunuh Driver Ojol di Tegal Kesengsem PL, lalu Dinikahi Siri
  • Pembunuh Driver Ojol di Tegal Kesengsem PL, lalu Dinikahi Siri

SLAWI - Ada fakta yang mengejutkan dari pengakuan pelaku pembunuhan sadis seorang driver ojek online (ojol) Eko Prasetio, yang mayatnya dibuang di areal persawahan Desa Sigentong Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, Kamis (7/3) lalu. Ternyata pelaku memang berniat sejak awal untuk menguasai sepeda motor korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, pelaku yakni Maskah (37), warga Kelurahan Pekauman Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal diringkus tak lama usai polisi melakukan penyelidikan dan pendalaman. Di antaranya dilakukan dengan menindaklanjuti sejumlah petunjuk yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta identifikasi dan pemeriksaan saksi-saksi.

Bambang menambahkan, ‎pelaku membunuh korban lantaran persoalan ekonomi. Tersangka ingin menguasai sepeda motor yang sehari-hati digunakan korban untuk bekerja sebagai ojek online.

Yang mencengangkan tersangka, seperti disampaikan Kasar Reskrim, memiliki dua istri dan tiga anak. Salah satu istrinya adalah istri siri yang berprofesi sebagai pemandu lagu (PL) di sebuah warung di Kecamatan Warureja.

"Pengakuan tersangka yang sehari-hari di toko ban hanya digaji Rp45 ribu sehari. Dia membutuhkan banyak uang, karena memiliki dua istri," ujar Bambang.

Sepeda motor korban yakni Honda Beat G 4238 BN, tambah Kasat Reskrim, sempat digadaikan Rp1,1 juta. "Uangnya dipakai untuk membayar sewa kos istri sirinya."

Bahkan saat ditangkap, Senin (11/3) malam, pelaku tengah menunggui istri sirinya di RSUD Suradadi Kabupaten Tegal. ‎Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Honda Beat milik korban, telepon seluler, dan pisau yang digunakan untuk menghabisi korban. (far/zul)


Berita Sejenis

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat mendesak Kapolri mengusut tuntas dalang kerusuhan dalam aksi unjuk rasa 22 Mei di Jakarta.


Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Menghadapi arus mudik tahun ini, Polres Tegal Kota menerjunkan ratusan personel pengamanan.


Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Personel polisi yang bertugas di KPU dan Bawaslu mendapatkan suntikan semangat dari Relawan Lalu Lintas Indonesia (Relasi) Kabupaten Tegal, Jumat (24/5) sore.


Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal sangsi pembangunan Pasar Margasari dapat selesai tepat waktu.


Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan oknum pegawai negeri sipil atau apapatur sipil nasional (ASN) dan tenaga honorer di Pemkab Tegal terjaring razia, Jumat (24/5).


Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan korbannya di Jalingkut Tegal.


NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

PCNU Kabupaten Tegal mendorong Polri untuk segera mengungkap siapa dalang dibalik kerusuhan aksi 22 Mei lalu.


Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Prestasi ditorehkan sineas muda berbakat asal Dukuh Sulang Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Latifah Fauziyah Rosidin.


Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan persoalan sampah sangat serius untuk mendapat perhatian.


Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal mengakui ada sekitar 30 persen jalan di Kabupaten Tegal tidak laik fungsi.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!