Lokal
Share this on:

Pemilik Karaoke ‘Bodong’ Akan Tutup Usahanya Sendiri

  • Pemilik Karaoke ‘Bodong’ Akan Tutup Usahanya Sendiri
  • Pemilik Karaoke ‘Bodong’ Akan Tutup Usahanya Sendiri

PERNYATAAN - Kabid Penegakkan Perda Satpol PP menunjukkan surat pernyataan bermeterai yang ditandangani pemilik karaoke, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Penutupan karaoke ‘bodong’ di Komplek Nirmala Square tinggal menunggu waktu. Komitmen itu tertuang dalam surat pernyataan bermeterai yang diteken pemiliknya, Edi Suswantoro, Rabu (31/10) lalu.

Kepala Satpol PP Kota Tegal Djoko Syukur Baharudin menjelaskan berdasar koordinasi dengan pemilik tempat karaoke, pemiliknya sudah menandatangani surat pernyataan kesanggupan menutup usahanya mandiri. Pemilik juga siap ditertibkan jika masih nekat beroperasionalisasi.

"Mengacu Permendagri 54/2011 tentang SOP Satpol PP, kami masih menunggu itikad baik dari pemilik karaoke untuk tutup secara mandiri," terangnya.

Sementara itu, Kabid Penegakkan Perundang-undangan Daerah Heri Kurniawan mengatakan, tindakan persuasif dilakukan menindaklanjuti perintah Wali Kota Tegal untuk menertibkan karaoke bodong. Sebab, untuk melaksanakan tugas penindakan pelanggaran peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah, wajib dilakukan sesuai prosedur.

Tujuannya, menghindari gugatan baik perdata maupun tindakan represif sebagai prinsip dasar saat penindakan dalam menjalankan tugas. "Yang jelas, karaoke bodong tersebut masih dalam pengawasan kami. Jika membandel langsung kami tertibkan," ujarnya.

Heri menambahkan, terkait langkah penindakan sesuai mekanisme pihaknya akan melayangkan surat teguran sekaligus peringatan sebanyak tiga kali kepada pemilik jika belum menutup operasional secara mandiri. Hal itu, dilakukan agar penertiban semua bentuk pelanggaran dan ketertiban umum bisa lebih persuasif sekaligus menghindari konflik yang tidak diharapkan. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tersisa 7 Hari, Pembangunan Pasar Bojong Dikebut dengan 100 Tukang

Tersisa 7 Hari, Pembangunan Pasar Bojong Dikebut dengan 100 Tukang

Pembangunan Pasar Bojong dinilai tidak akan selesai tepat waktu, 25 Desember mendatang.


Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal akan memusnahkan 5.634 KTP elektronik (KTP el).


Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Guna menekan angka kecelakaan kesehatan para sopir bus yang akan membawa angkutan natal dan tahun baru bakal dicek.


Dana Desa di Kabupaten Tegal Meningkat Rp340,9 Miliar

Dana Desa di Kabupaten Tegal Meningkat Rp340,9 Miliar

Dana Desa yang dialokasikan untuk 281 desa di Kabupaten Tegal akan bertambah tahun depan. Pemerintah desa diminta berinovasi.


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Underpass Karangsawah Diklaim Tidak Akan Terendam Banjir

Underpass Karangsawah Diklaim Tidak Akan Terendam Banjir

Underpass atau terowongan di bawah perlintasan kereta api Karangsawah di ruas jalan Tegal-Purwokerto Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes sudah diujicoba.


Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II yang akan digelar di 115 desa di Kabupaten Tegal dinilai rawan konflik.


Dua Kali Gagal, Pembangunan Pasar Margasari Rp17 Miliar Dilelang Lagi

Dua Kali Gagal, Pembangunan Pasar Margasari Rp17 Miliar Dilelang Lagi

Setelah dua kali gagal lelang, proyek pembangunan Pasar Margasari akan kembali dilelang pada awal tahun depan.


Buruan Tukar, Empat Uang Kertas Ini Tak Berlaku dan Tidak Bisa Diganti Lagi

Buruan Tukar, Empat Uang Kertas Ini Tak Berlaku dan Tidak Bisa Diganti Lagi

Empat pecahan uang kertas akan ditarik dari peredaran, dan tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah.


Jalur Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya 5 Jam Mulai Disurvey

Jalur Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya 5 Jam Mulai Disurvey

Wilayah Kabupaten Tegal akan dilintasi kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang rencananya mulai beroperasional pada 2020 mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!