Lokal
Share this on:

Pemkab Brebes dan Perhutani Rebutan Lahan 92 Hektare

  • Pemkab Brebes dan Perhutani Rebutan Lahan 92 Hektare
  • Pemkab Brebes dan Perhutani Rebutan Lahan 92 Hektare

Ilustrasi.

BREBES - Lahan pengembalaan sapi yang menjadi salah satu program unggulan Brebes dalam meningkatkan swasembada daging nasional diduga bermasalah. Lahan yang berada di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu itu diduga bermasalah terkait status kepemilikannya.

Sebab, antara Perhutani KPH Pekalongan Barat dan Pemkab Brebes mengkalim kepemilikan lahan tersebut. Dari data yang dihumpun, Pemkab Brebes telah melakukan pensertifikatan terhadap lahan seluas kurang lebih 336 hektare (ha).

Di mana sebelumnya, lahan itu merupakan tanah Ret Verponding Eigedome (RVE) atau tanah parikelir. Padahal, dari luas lahan tersebut, sedikitnya ada 92 ha lahan yang merupakan milik perhutani PKH Pekalongan Barat.

”Masalah ini sebenarnya terjadi sejak 1996 lalu. Di mana saat itu Pemkab Brebes melakukan pengukuran lahan untuk persertifikatan Hak Guna Usaha (HGU) dan 1998 terbit sertifikat,” kata Administratur KPH Pekalongan Barat Setiawan belum lama ini.

Namun, lanjut dia, pas pengukuran ulang dengan BPN bersama PKH Pekalongan Barat dan Pemkab Brebes, diketahui di petak 8A dan 3A yang seluas 92 ha adalah milik Perhutani. Atas permasalahan tersebut, pihaknya telah menyampaikan ke pemerintah setempat.

Pemkab Brebes pun telah mengakui kekeliruan tersebut. Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah setempat untuk mengembalikan lahan yang telah disertifikat.

”Minggu depan akan kita agendakan untuk duduk bersama. Diharapkan dari luas lahan 336 hektare, nantinya bisa dikurangi lahan yang kita punya. Di mana 92 hektare tersebut berada di 49 titik,” jelasnya.

Dia menjelaskan di lahan 336 ha tersebut diketahui digunakan untuk lahan pengembalaan ternak. Bahkan, di lokasi tersebut saat ini sudah terdapat hewan ternak (sapi) yang digembalakan. Namun, pihaknya tetap meminta perubahan status persertifikatannya.

”Masalah ini terjadi saat pengukuran 1996. Dalam pengukuran tersebut, kita (Perhutani) tidak dilibatkan. Padahal di lahan itu ada lahan milik kami,” tuturnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Brebes Warsito Eko Putro membenarkan bahwa lahan yang digunakan Dinas Peternakan untuk pengembalaan masih dalam sengketa antara Pemkab Brebes dan Perhutani. Terkait penyelesaiannya, pihak Pemkab Brebes tengah mengajukan pengukuran ke BPN Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

”Pengukuran itu agar kepastian kepemilikannya bisa diketahui secara rinci. Saat ini sertifikat memang sudah jadi dan hak pengelolaan tanah berada di Pemkab Brebes,” jelasnya.

Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil pengukuran dari BPN. ”Kami juga terus berkoordinasi dengan Perhutani untuk menyelesaikan sengketa ini,” lanjutnya. (ded/fat/zul)


Berita Sejenis

Sinung Minta Akun Medsos Pejabat dan OPD Selalu Diperbarui

Sinung Minta Akun Medsos Pejabat dan OPD Selalu Diperbarui

Usai dikukuhkan Gubernur Jawa Tengah menjadi pejabat sementara (pjs) bupati tegal, Sinung Noegroho Rachmadi memimpin apel perdana di Pemkab Tegal.


Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

18 orang pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) terciduk dalam razia gabungan Dinsos Kota Tegal bersama Satpol PP.


Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur penghubung dua kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan, Sabtu (17/2) lalu.


Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Tiga paslon bupati-wakil bupati di pilbup Tegal akan mengikuti kampanye damai bersama yang digelar KPU, Minggu (18/2).


Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Rumah milik pasangan Nasi'i (66) dan Hindun (61), warga Desa Sokasari RT 1 RW 4 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Sabtu (17/2) sekitar pukul 09.00 WI


Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Sejumlah warga yang berada di tiga kelurahan, utamanya di selatan Pantura, masih terdampak banjir dan terisolasi.


Pemancing Tewas Mengenaskan Ditabrak Kereta Api, Motornya Patah Jadi Dua

Pemancing Tewas Mengenaskan Ditabrak Kereta Api, Motornya Patah Jadi Dua

Nasib naas dialami Catur Pramadya, warga Desa Sengon Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.


Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan ambruk dihajar banjir, Kamis (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.


Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Banjir besar di aliran Sungai Keruh merobohkan satu rumah dan juga warung milik Sutiyani (52), warga Bumiayu kabupaten Brebes.


Tebing Sungai Pedes Ambrol, Satu Rumah Hanyut, Lima Terancam Longsor

Tebing Sungai Pedes Ambrol, Satu Rumah Hanyut, Lima Terancam Longsor

Rumah milik Turah (60), warga Dukuh Satir RT 03/09 Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Kamis (15/2) petang, hanyut terbawa banjir.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!