Lokal
Share this on:

Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Nomor Tiga se Jawa Tengah

  • Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Nomor Tiga se Jawa Tengah
  • Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Nomor Tiga se Jawa Tengah

RAKOR - Komisi II DPRD saat menggelar rapat koordinasi TB dengan Dinas Kesehatan, RSUD Kardinah dan pengurus PD Aisyiyah Kota Tegal, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penderita tuberculosis (TB) di Kota Tegal sepanjang Januari-Oktober 2017 meningkat. Tahun ini mencapai 321 kasus, naik dibandingkan 2016 lalu hanya 313 kasus.

Data tersebut terungkap saat Komisi II menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, RSUD Kardinah, dan Pengurus PD Aisyiyah Kota Tegal, kemarin. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Suharjo menyampaikan, mengacu angka penderita TB tersebut Kota Tegal menempati peringkat ketiga tertinggi di Jawa Tengah.

Menurutnya, pemicu meningkatnya angka penderita TB dipengaruhi berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Diantaranya, luasnya paparan penyebaran kuman mycobacterium tuberculosis, kondisi lingkungan dengan ventilasi pencahayaan yang kurang, hinga faktor daya tahan tubuh seseorang.

"Meningkatnya kasus TB, mulai 2014 tercatat 203 kasus, 2015 naik 302 kasus, 2016 naik lagi 313 kasus, dan 2017 kembali naik 321 kasus," ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD, Nur Fitriani menyampaikan, untuk lebih meminimalisir dalam upaya penanganan penyakit tersebut juga dinilai masih rendah. Sehingga, pihaknya berharap semua instansi terkait baik Dinkes maupun fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, RSUD, dan klinik bisa lebih dioptimalkan.

"Butuh komitmen dan sinergitas khusus, untuk menekan angka penderita TB," jelasnya.

Lebih lanjut Fitriani mengatakan, agar penanganan dan pemetaan potensi TB bisa dimaksimalkan pihaknya berharap partisipasi aktif seluruh kader PD Aisyiyah untuk pro aktif.

Tujuannya, agar penanggulangan TB bisa semakin cepat dan segera tertangani dalam pendampingan untuk mengantisipasi adanya diskriminasi di tengah masyarakat. Sebab, dalam pemberantasan penyakit tersebut merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat dan penanganan lebih optimal. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Pemkab Tegal melalui Dinas Sosial mengirim empat wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) ke Panti Sosial Karya Wanita Pasar Rebo, Jakarta.


Tertular Suaminya, Dua Ibu Hamil di Tegal Positif HIV

Tertular Suaminya, Dua Ibu Hamil di Tegal Positif HIV

Berdasar inventarisasi data Dinas Kesehatan Kota Tegal, dua ibu hamil (bumil) terdeteksi positif mengidap HIV selama Agustus hingga pertengahan September.


Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Bagi para pengendara yang ingin bepergian ke Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya melalui jalur tengah perlu berpikir ulang.


Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menetapkan 541 bakal calon anggota legislatif (caleg) masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT).


Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Polres Tegal mengerahkan dua pertiga personel yang dimiliki untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.


Telan Rp14 Miliar, Pembangunan Pasar Bojong Harus Selesai Desember

Telan Rp14 Miliar, Pembangunan Pasar Bojong Harus Selesai Desember

Pembangunan Pasar Bojong, Kabupaten Tegal ditargetkan selesai pada Desember.


Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal berhasil mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Tegal.


Jalan Dibeton, Jalur Purwokerto-Bumiayu Macet Parah Lebih dari 12 Jam

Jalan Dibeton, Jalur Purwokerto-Bumiayu Macet Parah Lebih dari 12 Jam

Arus lalu lintas di ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto macet parah sejak, Selasa (18/9) malam, lalu.


Setelah Sempat Macet di Tengah-tengah Sejam, Kereta Gantung Guci Dihentikan Sementara

Setelah Sempat Macet di Tengah-tengah Sejam, Kereta Gantung Guci Dihentikan Sementara

Operasionalisasi wahana kereta gantung di Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal untuk sementara dihentikan.


Tradisi Ruwat Bumi Guci Terus Dilestarikan, juga untuk Gaet Wusatawan

Tradisi Ruwat Bumi Guci Terus Dilestarikan, juga untuk Gaet Wusatawan

Ruwat Bumi Guci di komplek obyek wisata pemandian air panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal terus dilestarikan oleh Pemkab bersama masyarakat setempat



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!