• Home
  • Berita Lokal
  • Penganut Penghayat Sudah Bisa Ubah Kolom Agama di KTP Elektroniknya

Lokal
Share this on:

Penganut Penghayat Sudah Bisa Ubah Kolom Agama di KTP Elektroniknya

  • Penganut Penghayat Sudah Bisa Ubah Kolom Agama di KTP Elektroniknya
  • Penganut Penghayat Sudah Bisa Ubah Kolom Agama di KTP Elektroniknya

ILUSTRASI - Warga yang ingin merubah kolom agama sebagai penganut penghayat kepercayaan bisa merubah identitas di data base kependudukan, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tegal menyatakan penganut penghayat kepercayaan dibolehkan untuk mengubah atau mengisi kolom agama di dokumen administasi kependudukan. Ketentuan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 471.14/10666/Dukcapil tanggal 25 Juni 2018 lalu.

Kepala Disdukcapil Kota Tegal Basuki mengungkapkan mengacu pada SE Mendagri tersebut hingga saat ini pihaknya terus memberikan pelayanan bagi penganut penghayat kepercayaan yang ingin mengubah status agamanya. Menurutnya, ketentuan tersebut juga diatur dalam UU administrasi Kependudukan Nomor 23/2006 dan UU 24/2013 bahwa penghayat kepercayaan telah diakui dan berhak mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.

"Hingga saat ini, baru ada satu keluarga di Kota Bahari penganut penghayat kepercayaan yang sudah mengubah status agamanya di kolom KTP-el dan Kartu Keluarga," terangnya.

Terkait mekanisme pelayanan, lanjut Basuki, penganut penghayat kepercayaan bisa langsung datang ke loket pelayanan di Kantor Disdukcapil Kota Tegal untuk mengajukan perubahan status di kolom agama. Syaratnya, cukup membawa surat keterangan dari tokoh atau pemuka agama di dalam kelompok penghayat kepercayaan yang bersangkutan.

Kemudian, proses pengajuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan merubah data base kependudukan sebelum dilakukan pencetakan KK maupun KTP-el.

Sekretaris Disdukcapil Kota Tegal Eko Purwadi menambahkan, dengan adanya regulasi tersebut pihaknya akan terus membuka dan mempersilahkan bagi semua penganut penghayat kepercayaan untuk merubah identitas diri. Bahkan, pihaknya juga memberikan peluang bagi penganut penghayat kepercayaan dan bersifat tidak memaksa karena SE Mendagri juga berisi instruksi memfasilitasi dalam pelayanan.

"Sejak akhir 2018 lalu, kami terus menggencarkan sosialisasi secara formal dan nonformal kepada empat kelompok penganut penghayat kepercayaan," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Santri dan Muda Mudi Lintas Agama Halalbihalal

Santri dan Muda Mudi Lintas Agama Halalbihalal

Muda-mudi lintas agama yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Nusantara (FSN) dan santri menggelar halalbihalal.


Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Warga Kabupaten Tegal yang mengajukan permohonan pembuatan KTP elektronik harus bersabar.


Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Pemerintah masih memberikan kesempatan bagi warga desa untuk memilih calon kades meski tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).


Begini Mewahnya Rumah Pemilik Warteg di Kampungnya

Begini Mewahnya Rumah Pemilik Warteg di Kampungnya

Desa Sidakaton Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal sudah lama dikenal sebagai kampung warteg.


Layanan e-KTP, KK, dan Akte Kelahiran Libur 9 Hari

Layanan e-KTP, KK, dan Akte Kelahiran Libur 9 Hari

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal selama 9 hari tidak melakukan pelayanan e-KTP, KK, dan Akte Kelahiran.


Kendaraan Pemudik yang Keluar dari Brebes Barat Meningkat

Kendaraan Pemudik yang Keluar dari Brebes Barat Meningkat

Penerapan sistem satu arah (one way) ruas jalan tol mulai dari Cikampek KM 70 sampai Brebes Barat KM 263 sudah mulai diterapkan, Kamis (30/5) kemarin.


Besok, One Way di Tol Trans Jawa Mulai Diberlakukan

Besok, One Way di Tol Trans Jawa Mulai Diberlakukan

Sejumlah rambu penunjuk arah sudah dipasang di dekat Simpang Susun Brebes Barat di KM 262 yang menjadi ending one way.


Sarankan Pacarnya Minum Jamu, ternyata Tukang Parkir Ini Sudah Cabuli Gadis Bawah Umur Lima Kali

Sarankan Pacarnya Minum Jamu, ternyata Tukang Parkir Ini Sudah Cabuli Gadis Bawah Umur Lima Kali

Tohirin, warga Brebes harus meringkuk di ruang tahanan Mapolres Brebes, lantaran diduga telah mencabuli gadis di bawah umur.


Satu Keluarga Diduga Keracunan, Sisa Makanan Diamankan untuk Uji Laboratorium

Satu Keluarga Diduga Keracunan, Sisa Makanan Diamankan untuk Uji Laboratorium

Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa satu keluarga di Desa Dermasandi RT 11 RW 03 sudah ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes).


Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal negatif.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!