Lokal
Share this on:

Pengumuman Ditunda, Waspadai Potensi Penipuan Seleksi PPPK

  • Pengumuman Ditunda, Waspadai Potensi Penipuan Seleksi PPPK
  • Pengumuman Ditunda, Waspadai Potensi Penipuan Seleksi PPPK

SLAWI - Pemerintah pusat masih menunda pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 Tahap I. Pengumuman masih menunggu seluruh daerah menyampaikan usulan ulang formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal Edi Budiyanto mengatakan, sesuai surat Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/281, pengumuman seleksi PPPK eks tenaga honorer K2, tenaga kesehatan, dan penyuluhan pertanian belum bisa dilakukan.

"Belum dilakukan pengumuman hasil seleksi PPPK karena berdasarkan informasi BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan Kemenpan RB, baru 30 persen daerah yang sudah menyampaikan usulan ulang formasi ke Kemenpan RB dan BKN," kata Edi, Jumat (15/3).

Usulan yang dimaksud Edi yakni usulan ulang formasi disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan jumlah peserta yang memenuhi nilai ambang batas di masing-masing kelompok jabatan, serta mengusulkan jabatan-jabatan yang menjadi prioritas secara proporsional.

"Kalau Pemkab Tegal sudah menyampaikan usulan ulang formasi yang diminta itu. Tapi masih ada pemerintah daerah lain yang belum. Jadi belum bisa dilakukan pengumuman," jelas Edi.

Untuk itu, Edi mengimbau seluruh peserta seleksi PPPK tetap bersabar menunggu pengumuman di website resmi pelaksanaan seleksi PPPK (SSCASN) dan kanal-kanal informasi resmi pemerintah untuk menghindari upaya penipuan dari pihak-pihak tak bertanggungjawab.

"Sesuai keterangan pemerintah pusat, pengumuman akan dilakukan jika seluruh daerah sudah menyampaikan usulan ulang formasi seperti yang diminta," tandasnya.

Sebelumnya, pengumuman hasil seleksi PPPK 2019 Tahap I rencananya dilakukan pada 1 Maret. Namun kemudian mundur pada 12 Maret. Pada tangggal itu pun, ternyata belum ada pengumuman hasil seleksi. Di Kabupaten Tegal sendiri, ada 360 peserta yang mengikuti seleksi PPPK pada Sabtu (23/2) lalu. (far/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Juni, Pemkot Tegal Buka Seleksi PPPK Jalur Umum

Juni, Pemkot Tegal Buka Seleksi PPPK Jalur Umum

Pemkot Tegal akan membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jalur umum.


Bupati Tegal Umi Azizah Ingin Durian Lokal dan Duku Kesuben Dikenal Luas

Bupati Tegal Umi Azizah Ingin Durian Lokal dan Duku Kesuben Dikenal Luas

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan Festival Nduren Bareng Nang Tegal bisa mengangkat potensi lokal di Kabupaten Tegal.


Awas, Ombak Laut di Kota Tegal Bisa Capai 2,5 Meter

Awas, Ombak Laut di Kota Tegal Bisa Capai 2,5 Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Pantai Utara Pulau Jawa.


Pengumuman Tes Seleksi PPPK Diundur

Pengumuman Tes Seleksi PPPK Diundur

Peserta tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tegal masih harus bersabar.


Siap-siap, Hasil Tes PPPK Diumumkan 1 Maret

Siap-siap, Hasil Tes PPPK Diumumkan 1 Maret

Pemerintah rencananya akan mengumumkan hasil tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 1 Maret.


Hindari Hal Tak Diinginkan, MRSF di Alun-alun Tegal Ditolak

Hindari Hal Tak Diinginkan, MRSF di Alun-alun Tegal Ditolak

Penyelenggaraan Milenial Road Safety Festival (MRSF) yang sedianya akan digelar di kawasan Alun-alun Tegal, Minggu (24/2) pagi, ditunda.


Lelang Jabatan, 38 Pelamar Lolos ke Tahap Uji Seleksi

Lelang Jabatan, 38 Pelamar Lolos ke Tahap Uji Seleksi

Sebanyak 38 pelamar lelang jabatan di lingkungan Pemkab Tegal lolos seleksi administrasi. Satu pendaftar dinyatakan tidak lolos.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis.


Selain Bisa Cairkan Uang Ghoib, Kholis Juga Ngaku Anggota BIN

Selain Bisa Cairkan Uang Ghoib, Kholis Juga Ngaku Anggota BIN

Tidak hanya melakukan penipuan berkedok penggandaan uang melalui rekening ghoib, tersangka Kholis ternyata juga melakukan penipuan dengan mengaku anggota BIN.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!