• Home
  • Berita Lokal
  • Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang

Lokal
Share this on:

Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang

  • Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang
  • Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang

BOJONG - Tak membutuhkan waktu yang lama, jajaran Polsek Bojong Polres Tegal akhirnya berhasil mengamankan pelaku penusukan Suparti (48) warga Desa Karangmulya Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Selasa (10/9) petang. Pelaku diketahui menderita gangguan jiwa sejak 2018 lalu.

Pelaku yakni Aslikun (50), warga Dukuh Karangdawa Desa Karangmulya Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Begitu berhasil diamankan, pelaku langsung dibawa ke RSJ Magelang malam harinya.

Kapolsek Bojong AKP Rudi Wihartana mengatakan peristiwa penusukan bermula saat korban, Suparti (45) hendak mengantar makanan untuk para petani di sawahnya. Saat dalam perjalanan, di tengah-tengah areal persawahan Desa Karangmulya, korban bertemu dengan pelaku.

"Selanjutnya pelaku mengikuti korban dan tiba-tiba langsung menusukkan pisau yang dibawanya hingga mengenai bagian belakang tubuh korban," katanya.

Ditambahkan Kapolsek, korban selanjutnya berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban didengar oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar TKP. Oleh warga, korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Bojong untuk mendapatkan pertolongan dengan pisau yang masih tertancap di punggungnya.

Kapolsek mengungkapkan pelaku diketahui menderita gangguan jiwa. Bahkan sebelumnya, juga pernah dibawa pihaknya untuk mendapatkan perawatan di Magelang.

"Untuk penanganan selanjutnya, kita tangani sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan pelaku akan kita bawa kembali ke RSJ Magelang," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan Suparti (45), warga Desa Karangmulya Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, menjadi korban penusukan seorang yang diduga menderita gangguan jiwa. Saat dibawa ke RSUD dr. Soeselo, pisau yang digunakan pelaku masih menancap di tubuh korban. (muj/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Nurlia Amanda Saputri (15), warga Desa Kramat, Jatibarang, Brebes ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (19/9) malam.


Warga Tamansari, Jalan Satu Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih

Warga Tamansari, Jalan Satu Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih

Kelangkaan air bersih di beberapa desa di Kecamatan Jatinegara sudah dirasakan sejak bulan Juli lalu.


Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi gadungan Tasima (28) warga Cirebon yang membawa kabur gadis Pemalang, ternyata bukan pertama kali melakukan aksinya.


Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Polisi gadungan yang membawa kabur gadis Pemalang, Sari, ternyata kesehariannya berprofesi sebagai buruh tani.


Kekeringan di Pantura Semakin Parah

Kekeringan di Pantura Semakin Parah

Kekeringan di wilayah Pantura Kabupaten Tegal semakin parah. Sumur warga sudah banyak yang mengering. Lahan pertanian juga mengalami hal serupa.


Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Kamis (19/9) rencananya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan meninjau langsung kebakaran hutan lereng Gunung Slamet


Rawan Sesak Nafas, Masker Dibagikan ke Warga Dusun Sawangan

Rawan Sesak Nafas, Masker Dibagikan ke Warga Dusun Sawangan

Kebakaran yang terjadi di hutan lereng Gunung Slamet masuk wilayah Dusun Sawangan, Desa Sigedong tidak terdampak pada masyarakat.


Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Selain menjual ponsel genggam milik Sari, gadis Pemalang yang dibawa pergi polisi gadungan


Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

General manager salah satu perusahaan di Brebes yang berstatus warga negara asing (WNA), LHK, dilaporkan ke Polres Brebes.


Sinyal Berbunyi, Anda Wajib Berhenti di Perlintasan KA, Ini Dasar Hukumnya

Sinyal Berbunyi, Anda Wajib Berhenti di Perlintasan KA, Ini Dasar Hukumnya

Sampai pertengahan September, sudah puluhan kecelakaan terjadi di perlintasan Kereta Api di wilayah Daop III Cirebon.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!