• Home
  • Berita Lokal
  • Pernikahan Perempuan dengan Perempuan, Gegerkan Warga Bojong, Tegal

Lokal
Share this on:

Pernikahan Perempuan dengan Perempuan, Gegerkan Warga Bojong, Tegal

  • Pernikahan Perempuan dengan Perempuan, Gegerkan Warga Bojong, Tegal
  • Pernikahan Perempuan dengan Perempuan, Gegerkan Warga Bojong, Tegal

SEPI - Kondisi rumah Zamroni, orangtua Nirma, warga Desa Batunyana Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal yang menikah dengan sesama perempuan. (farid firdaus/radartegal.com)

BOJONG - Pernikahan sesama jenis terjadi di Desa Batunyana Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Pernikahan pasangan pengantin yang seluruhnya adalah perempuan itu baru terbongkar, setelah keduanya hidup bersama sebagai suami-istri.

Pengantin perempuan bernama Nirma, warga Desa Batunyana. Sementara pengantin laki-laki bernama Akbar, warga Cilacap.

Belakangan baru terungkap jika Akbar hanyalah nama samaran.

Dia ternyata adalah seorang perempuan bernama Syaela Indriani dan sudah mempunyai anak. Keluarga Nirma pun merasa tertipu.

Terjadinya pernikahan itu dibenarkan oleh kakek Nirma, Wasto (62). Pernikahan berlangsung pada September lalu.

"Nikahnya di rumah. Tidak diramai-ramai. Saya baru tahu setelah nikah, karena tidak dikasih tahu. Saya juga tinggal di rumah anak saya yang lain di Gunungjati (Kecamatan Bojong)," ungkapnya saat ditemui, Selasa (14/11).

Menurut Wasto, pengantin laki-laki mengaku bernama Akbar dan tinggal di Cilacap. Identitas Akbar sebagai perempuan baru terungkap setelah Nirma ke rumah Akbar.

"Baru tahunya (jika Akbar perempuan) di rumahnya si Akbar," ujarnya.

Lantaran tidak diberi tahu oleh orangtua Nirma, Wasto kaget saat pertama mengetahui cucunya sudah menikah. Terlebih saat mengetahui suami sang cucu ternyata sama-sama seorang perempuan.

"Saya saja tidak diberi tahu, apalagi saudara-saudaranya yang lain," ujarnya.

Wasto juga mengaku tidak mengetahui kelanjutan pernikahan tersebut, setelah identitas pengantin laki-laki yang ternyata seorang perempuan terbongkar. "Saya tahunya seminggu setelah menikah mereka pergi ke Batam atau ke mana. Rumah Zamroni (ayah Nirma) juga kosong sejak kemarin," ujarnya.

Saat radartegal.com mendatangi rumah Zamroni, kondisinya memang sepi. Pintu rumah dengan dinding berupa batako itu tertutup rapat.

Kaca jendela di bagian depan juga tertutup tirai. Tidak tampak adanya penghuni rumah yang keluar saat coba dipanggil.

Kondisi serupa juga ditemui di rumah dua tetangga Zamroni yang lokasinya berdekatan dengan rumah Zamroni saat radartegal.com coba mendatangi untuk menggali keterangan. Namun sejumlah warga Desa Batunyana yang rumahnya berada cukup jauh dari rumah Zamroni menyebut pernikahan sesama jenis sudah banyak diketahui warga.

"Iya, benar. Warga sudah banyak yang membicarakannya. Katanya yang nikah sama-sama perempuan," kata salah seorang warga.

Kapolsek Bojong AKP Sugeng Subagyo juga membenarkan adanya pernikahan sesama jenis tersebut. Namun dia mengaku tidak bisa memberi keterangan, karena pihak keluarga korban tidak mau melaporkan pelaku ke polisi.

“Jadi kami tidak bisa memberikan keterangan," jelasnya, Selasa (14/11). (far/zul)



Berita Sejenis

Nekat Jual Miras, Nenek di Pemalang Dibui

Nekat Jual Miras, Nenek di Pemalang Dibui

Berjualan sembako sih boleh-boleh saja, tapi jangan diikuti jualan barang haram, jika tak mau berurusan dengan pihak berwajib.


Ada Tol, Pemkab Tegal Bisa Tingkatkan Ekonomi dan Wisata

Ada Tol, Pemkab Tegal Bisa Tingkatkan Ekonomi dan Wisata

Pemkab Tegal diminta mulai mempersiapkan infrastruktur pendukung seiiring keberadaan jalan tol Trans Jawa yang saat ini sedang dibangun.


Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Sebanyak 2.577 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) diterjunkan untuk memutakhir data pemilih pemilihan bupati (pilbup) Tegal mulai Sabtu (20/1) besok.


Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Puluhan warga Desa Lembarawa Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes menggeruduk proyek jalan tol Pejagan-Pemalang yang melintasi desa setempat, Jumat (19/1).


Ke Bidan, Warga di Tegal Harus Berjalan 10 Kilometer

Ke Bidan, Warga di Tegal Harus Berjalan 10 Kilometer

Zaman now bagi warga Dusun Karangsari Desa Wotgalih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal tetap saja susah.


Coklit Data Pemilih, Bakal Calon Menjadi yang Pertama Didatangi

Coklit Data Pemilih, Bakal Calon Menjadi yang Pertama Didatangi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal akan memulai proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pilkada, Sabtu (20/1) besok.


Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal memberi kesempatan dua paslon bupati-wakil bupati yang dokumen persyaratannya belum lengkap untuk melakukan perbaikan.


Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dua aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat dalam politik akhirnya diklarifikasi oleh Panitia Panwaslu Kabupaten Tegal, kemarin.


Bejat! Anak 6 Tahun Disodomi Tetangganya

Bejat! Anak 6 Tahun Disodomi Tetangganya

Sungguh bejad perbuatan yang dilakukan oleh MAY, warga Panggung Tegal Timur.


Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Meski kembali diperbolehkan untuk melaut, namun nelayan cantrang di Kota Tegal mangaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!