Lokal
Share this on:

Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

  • Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi
  • Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

PEMBINAAN- Polsek Bulakamba melakukan pembinaan kepada para pelajar dan orangtua pelajar yang melakukan pesta miras, Minggu (17/2) kemarin.

BREBES - Puluhan dari 103 pelajar tingkat SMP dari 6 sekolah di Kabupaten Brebes digelandang polisi, Sabtu (16/2) sore. Puluhan pelajar ini digelandang ke Polsek Bulakamba sekitar pukul 16.00 WIB, saat melakukan pesta minuman keras (miras) merayakan ulang tahun salah seorang siswa di sebuah bangunan kosong bekas rumah makan.

Polisi mengamankan dan melakukan pendataan dengan rincian pelajar sekolah dari Kecamatan Larangan 32 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan; Ketanggungan 17 siswa laki-laki; Wanasari 38 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan; serta SMP swasta di Kecamatan Bulakamba 7 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan.

Sebelumnya, mereka kepergok pesta miras di bekas rumah makan di Jalan Raya Bulakamba. Saat kepergok polisi puluhan pelajar berhasil kabur, sementara sebagian berhasil digiring dan diamankan ke Mapolsek Bulakamba. Barang bukti 30 sepeda motor dan miras jenis ciu sebanyak 1 liter lebih yang dikemas dalam galon ukuran 20 liter turut diamankan.

Saat mendapati laporan dari warga, warga mengatakan bahwa ada ratusan pelajar konvoi dengan sepeda motor hendak tawaran di bekas rumah makan jalan Pantura Bulakamba. Namun, saat polisi melakukan penyergapan di TKP, mereka tidak melakukan tawuran, melainkan pesta miras perayaan ulang tahun.

Salah seorang pelajar SMP, DN mengatakan, pesta miras digelar untuk merayakan ulang tahun sekolah rekannya sesama pelajar. Mereka bisa berkumpul bareng karena adanya grup di media sosial (medsos).

DN mengaku dia hanya ikut-ikutan temannya untuk berkumpul dan tidak mengetahui akan minum minuman keras atau pesta miras. "(Minum-minuman keras, red) buat acara ulang tahun. Kumpul-kumpul sama teman," katanya di Mapolsek Bulakamba, Minggu (17/2).

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Bulakamba AKP Widiaspo mengatakan Polsek Bulakamba melakukan problem solving atau penyelesaian masalah terkait kejadian kenakalan anak pelajar tingkat SMP yang merayakan ulang tahun dengan minum-minuman keras, Minggu (17/2). Mereka dibina di Mapolsek Bulakamba.

"Ternyata bukan tawuran, melainkan pesta miras di bekas rumah makan. Miras yang dikemas galon ukuran 20 liter hanya tersisa 1 liter lebih. Mata para pelajar ini sudah merah, kemudian kami amankan beserta barang bukti. Sepotong kue ulang tahun juga kami jadikan barang bukti," kata Widiaspo.

Saat diamankan, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak wali murid dan pihak sekolah maning-masing. Pihaknya melakukan pembinaan kepada para pelajar yang dihadiri wali murid dan pihak sekolah. Mereka kemudian diminta membuat surat pernyataan yang diketahui oleh masing-masing orangtua.

Selain memberikan pembinaan kepada anak dan orang tuanya ya kepolisian juga berencana memanggil pihak sekolah agar bisa semakin ketat mengawasi siswanya di sekolah saat jam belajar maupun saat berada di luar sekolah. Polisi juga melakukan penindakan terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi surat dan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Brebes.

Dia menuturkan, setelah memanggil para orangtua atau wali murid, jaran kepolisian meminta agar mereka lebih bisa mengawasi anaknya. Para pelajar ini kemudian diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan dengan tanda tangan di atas materai. Hal ini lantaran para pelajar tersebut masih berusia di bawah umur.

"Tapi kami meminta para orangtua lebih mengawasi. Pihak sekolah juga kami minta untuk mengawasi mereka," tandasnya. (fid/ism)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jelang UNBK, Siswa Ditariki Uang Rp1 Juta

Jelang UNBK, Siswa Ditariki Uang Rp1 Juta

Tak lama lagi, siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menangah atas (SMA) akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).


Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di tiga minimarket berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang akgirnya berhasil dibekuk.


Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Berakhir sudah petualangan Fajar Setiawan (30), pemuda asal Cinde, Kota Semarang, Jawa Tengah ini.


Polisi Tegal Kota Siap Amankan Coblosan

Polisi Tegal Kota Siap Amankan Coblosan

Proses Pemungutan Suara di TPS 78 yang awalnya aman berubah menjadi aksi anarki.


Kosek Empat Warung Remang-remang, Tiga Terduga PSK Seksi Diamankan

Kosek Empat Warung Remang-remang, Tiga Terduga PSK Seksi Diamankan

Tiga perempuan berdandan seksi yang diduga pekerja seks komersial (PSK) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, Rabu (13/3).


Istri Driver Ojol yang Tewas Dibunuh Minta Pelaku Dihukum Berat

Istri Driver Ojol yang Tewas Dibunuh Minta Pelaku Dihukum Berat

Laeli Oktaviani, istri Eko Prasetyo, driver ojek online (ojol) yang dibunuh, Kamis (7/3) lalu, meminta polisi menghukum berat pembunuh suaminya.


Butuh Uang Buat Beli Beras, Ibu Muda di Brebes Nekat Njambret

Butuh Uang Buat Beli Beras, Ibu Muda di Brebes Nekat Njambret

Danisi (25), seorang ibu di Kabupaten Brebes, harus berurusan dengan polisi. Dia keprgok nekat menjambret perhiasan anak-anak, Rabu (13/3) kemarin.


Hendak Terjun dari Jembatan, Emak-emak Diselamatkan Warga dan Polisi

Hendak Terjun dari Jembatan, Emak-emak Diselamatkan Warga dan Polisi

Benar-benar nekat apa yang dilakukan Sriatun (39), warga Desa Klampok, Wanasari, Brebes ini.


Subkhan yang Videonya Sempat Viral Diperiksa Polisi

Subkhan yang Videonya Sempat Viral Diperiksa Polisi

Mantan Komisioner KPU Brebes M. Subkhan menjalani pemeriksaan di Mapolres Brebes, Senin (11/3) kemarin.


Mayat Misterius Bersimbah Darah Itu ternyata Driver Ojol

Mayat Misterius Bersimbah Darah Itu ternyata Driver Ojol

Polisi sudah memastikan identitas dan penyebab tewasnya mayat yang ditemukan bersimbah darah di pinggir sawah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!