Lokal
Share this on:

Pimen Kiye, Pengidap HIV/AIDS di Brebes Sudah Ada 149 Orang

  • Pimen Kiye, Pengidap HIV/AIDS di Brebes Sudah Ada 149 Orang
  • Pimen Kiye, Pengidap HIV/AIDS di Brebes Sudah Ada 149 Orang

SOSIALISASI - Peserta sosialisasi bahaya HIV/AIDS tengah menyimak penjelasan petugas RSUD Bumiayu. (eko fidiyanto/radar brebes)

BREBES - Dalam upaya mengurangi angka penderita HIV/AIDS di Kabupaten Brebes yang terus meningkat, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH) Kabupaten Brebes melakukan kegiatan edutainment dan sosialisasi HIV kepada warga kecamatan Bumiayu. Sosialisasi ini atas kerjasama dengan RSUD Bumiayu, kemarin.

Sub Koordinator LPPSLH Rachman Arif Gunawan mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes di tahun 2017 terdapat penderita HIV/AIDS sudah sebanyak 149 orang. Jumlah it uterus meningkat dari tahun ke tahun. Melalui sosialisasi ini pihaknya berupaya membangun komitmen bersama dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Brebes.

“Selama kami melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dari hasil pendataan diketahui jumlah penderita terbesar dari kaum Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau gay. LSL ini memang paling rawan dan kini kecenderungannya sudah mulai menjalar di kalangan mahasiswa dan pelajar,” katanya.

Dia menuturkan, pihaknya fokus memberikan pemahaman tentang bahaya penyakit menular tersebut kepada para mahasiswa. Pasalnya, penderita penyakit tersebut adalah kalangan remaja dan pemuda, sehingga hal tersebut perlu perhatian dari semua pihak.

Lebih lanjut, Koordinator Lapangan LPPSLH Distrik Brebes Slamet Wahyudi menjelaskan, program penanggulangaan HIV terus akan dilakukan dengan maksimal. Terlebih pihaknya mendapat dukungan dari KPAD, DKK, RSUD, dan puskesmas serta stake holder di Kabupaten Brebes Brebes.

“Penjangkauan kami selama ini adalah mencoba untuk komunikasi dengan komunitas-komunitas LSL atau gay di Kabupaten Brebes. Mereka pun sangat antusias untuk menerima kami. Kami menjadi teman bagi mereka, kami sama-sama berjuang dalam melakukan program penanggulangan HIV di Kabupaten Brebes,” jelasnya.

Dalam sosialisasi itu, petugas layanan RSUD Bumiayu melakukan kegiatan VCT mobile, dengan menjangkau sekitar 30 orang untuk test VCT HIV. VCT adalah proses konseling pra testing, konseling post testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidental dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV.

Dalam tahapan VCT, konseling dilakukan dua kali yaitu sebelum dan sesudah tes HIV. “Pada tahap pre konseling dilakukan pemberian informasi tentang HIV dan AIDS, cara penularan, cara pencegahan dan periode jendela. Kemudian konselor melakukan penilaian klinis. Pada saat ini klien harus jujur menceritakan kegiatan yang beresiko HIV/AIDS seperti aktivitas seksual terakhir, menggunakan narkoba suntik, pernah menerima produk darah atau organ, dan sebagainya,” tambahnya.

Petugas layanan HIV/AIDS RSUD Bumiayu Petty Juniarti mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan kegiatan VCT secara terus menberus dan berkala. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin datang langsung ke RSUD Bumiayu untuk VCT sebagai upaya menjalankan program pemerintah untuk mengurangi angka penderita HIV.

“Kami dengan senang hati untuk menerimannya. Apalagi ini juga program pemerintah, maka itu sudah menjadi kewajiban kami. Namun yang utama adalah hindari melakukan seks beresiko, karena penularan HIV/AIDS adalah dengan seks bebas,” tandasnya. (fid/ism/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kota Tegal Dedy Yon Minta Tak Ada Lagi Istilah Kubu atau Blok-blokan

Wali Kota Tegal Dedy Yon Minta Tak Ada Lagi Istilah Kubu atau Blok-blokan

Setelah resmi dilantik dan menempati rumah dinasnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi menggelar ramah tamah.


Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Muhammad Nuriman Bin Rokiman (9), warga RT3 RW5 Dukuh Patuguran Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan tewas di Waduk Penjalin, Sabtu (23


KPU Tetapkan 38 Lapangan untuk Kampanye Terbuka

KPU Tetapkan 38 Lapangan untuk Kampanye Terbuka

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan lokasi kampanye terbuka parpol peserta pemilu 2019 yang akan dimulai, Minggu (24/3) besok.


Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Rokhani (25), istri yang dibacok suaminya di Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes masih dirawat intensif di RS Bhakti Asih.


Empat Pejabat di Brebes Bersaing Rebutkan Jabatan Sekda

Empat Pejabat di Brebes Bersaing Rebutkan Jabatan Sekda

empat orang aparatue sipil negara (ASM) atau PNS di Pemkab Brebes bersaing menjadi sekertaris daerah (sekda) kabupaten brebes yang saat ini lowong.


Kepala Dinas Bantah Ada Pungutan UNBK, Hanya Sumbangan Sukarela

Kepala Dinas Bantah Ada Pungutan UNBK, Hanya Sumbangan Sukarela

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal menegaskan bahwa tidak ada pungutan untuk pengadaan komputer sebagai penunjang pelaksanaan UNBK.


Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Yonang alias Nanang (29), warga Desa Limbangan RT 3 RW 4 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, mengakui emosinya memuncak saat mengetahui istrinya selingkuh.


Malam-malam, Subkhan yang Viral dengan Sandiaga Uno Ditahan

Malam-malam, Subkhan yang Viral dengan Sandiaga Uno Ditahan

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes M. Subkhan, warga Desa Tegalglagah Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Selasa (19/3) malam, resmi ditahan


Ketahuan Berhubungan Intim di Kamar Mandi Rumahnya, Istri Dibacok Suami

Ketahuan Berhubungan Intim di Kamar Mandi Rumahnya, Istri Dibacok Suami

Yonang alias Nanang (29), warga Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes nekat membacok istrinya.


Ada Desa Terindikasi Salahgunakan Dana Desa

Ada Desa Terindikasi Salahgunakan Dana Desa

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Slawi Iyus Hendayana SH mengatakan, ada satu desa yang terindikasi melakukan penyelewengan dana desa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!