Lokal
Share this on:

Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

  • Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput
  • Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

MENYAPA – Pjs Wali Kota memberi arahan dalam acara Wali Kota Menyapa, Kamis (7/6). (humas pemkot tegal for radartegal.com)

TEGAL - Pemkot Tegal meminta masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya. Warga diminta tidak golput dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal (Pilwalkot) serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang akan diselenggarakan secara bersama-sama, 27 juni mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pjs Wali Kota Tegal Achmad Rofai dalam acara Wali Kota Menyapa di Radio Sebayu FM, Kamis (7/6) lalu. “Pilkada merupakan entry point dalam menata Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Saya mengharapkan terpilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang amanah dan diinginkan masyarakat Kota Tegal,” kata Pjs Wali Kota.

Berdasarkan data yang ada, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Tegal sebanyak 198.535. Di samping peran Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), kesuksesan Pilkada juga membutuhkan peran Pemkot dan masyarakat. Pjs Wali Kota berharap dalam Pilwalkot ini, partisipasi pemilih lebih baik dari lima tahun lalu.

“Pada Pilkada sebelumnya, partisipasi pemilih 63 persen. Tahun ini, KPU menargetkan partisipasi pemilih 77 persen. Saya ingin target tersebut tercapai,” ujar Pjs Wali Kota.

Dalam talk show kali ini, Pjs Wali Kota didampingi Plt Sekda Yuswo Waluyo, Assisten III Subagyo, Kepala Diskominfo Markus Wahyu Priyono, dan Kabag Humas dan Protokol Setda Hendiati Bintang Takarini.

Narasumber yang hadir antara lain Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono dan Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto, serta dihadiri para siswa SMA/SMK. Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono, mengatakan, KPU terus berupaya untuk mensukseskan Pilkada dengan gencar mengadakan sosialisasi.

Thomas menyebut, KPU telah melakukan sosialisasi lebih dari 100 kelompok sasaran dan 30 kelompok organisasi sosial, kemasyarakatan dan keagamaan di tingkat Kota Tegal. “KPU berharap, organisasi-organisasi itu secara top down, menyampaikan ke tingkat kecamatan, kelurahan dan seterusnya ke tingkat paling bawah,” ujar Thomas.

KPU juga menyasar ke sekolah-sekolah SMA/SMK di Kota Tegal dengan target para pemilih pemula, tempat-tempat keramaian seperti Alun-Alun Tegal, Lapangan Tegal Selatan sampai dengan pusat perbelanjaan Kota Tegal.

Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengajak untuk menjaga iklim sejuk Pilkada, dari pemilihan sampai pasca pemilihan. Akbar meminta siapapun yang menang nantinya diterima semua pihak.

“Gunakan hak pilih dengan bijak, cerdas, dan rasional dengan cara memilih yang terbaik, memperhatikan visi dan program paslon dan rekam jejaknya,” ujar Akbar. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.


Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Pindahkan Solar Ilegal di Tepi Jalan, Dua Truk dan Sopirnya Digerebek

Dua orang warga masing-masing Feri, warga Kota Tegal, dan Ma'mun, warga Tanggerang terpaksa diamankan anggota Pangkalan TNI-AL Tegal (Lanal).


Pimen Kiye, 70.344 Orang di Kota Tegal Belum Terdaftar JKN

Pimen Kiye, 70.344 Orang di Kota Tegal Belum Terdaftar JKN

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat 70.344 jiwa yang berstatus warga Kota Bahari belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan nasional (JKN).


13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 pengusaha dan pengelola tempat hiburan karaoke diminta untuk tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan izin usaha.


Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

2.150 guru swasta di Kota Tegal mendesak perbaikan nasib dan peningkatan kesejahteraan pada Pemkot Tegal.


Pimen Kiye, di Kabupaten Tegal 31.014 Warganya Masih Nganggur

Pimen Kiye, di Kabupaten Tegal 31.014 Warganya Masih Nganggur

31.014 orang di Kabupaten Tegal menganggur. Mereka masih berada pada rentang usia produktif.


Di Tegal, Ada 6 Orang Tenaga Kerja Asing

Di Tegal, Ada 6 Orang Tenaga Kerja Asing

Dalam dua tahun terakhir, jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kota Tegal semakin bertambah.


Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Komisi II DPRD Kota Tegal mendesak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lebih memperketat pengawasan izin tempat karaoke.


Proyek Tol Rusak Jalan Desa, Kades Siap Kerahkan Warga Demo Besar-besaran

Proyek Tol Rusak Jalan Desa, Kades Siap Kerahkan Warga Demo Besar-besaran

Sejumlah kades bersama warganya di Kabupaten Pemalang mengancam akan menggelar demonstrasi besar-besaran, terhadap pelaksanaan pembangunan jalan tol.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!