Lokal
Share this on:

PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi

  • PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi
  • PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi
  • PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi
  • PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi

TEGAL - Penggunaan LPG subsidi 3 Kg disinyalir masih banyak digunakan oleh mereka yang tidak berhak. Karenanya, Pertamina kini gencar mensosialisasikan tabung 5,5 Kg untuk mengurangi konsumsi gas melon itu.

Terkait itu, PNS di lingkungan Pemkot Tegal mempelopori gerangan menggunakan LPG nonsubsidi berwarna pink tersebut. Itu terungkap saat digelarnya sosialisasi Penggunaan LPG nonsubsidi Bright gas 5,5 kg, Kamis (30/11), di Gedung Adipura.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan Khaerul Huda mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi LPG subsidi. Karenanya, pihaknya berharap para PNS akan ikut mensosialisasikan penggunaan LPG non subsidi.

"Ajuan elpiji 3 kg biasanya naik 10 persen. Namun, kali ini ajuan saat ini kita upayakan tetap sebesar 240.000 tabung per bulan,” ungkap dia.

Khaerul menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan program pemerintah yang ingin mengurangi konsumsi elpiji 3 Kg. Sehingga, pada 2018, pihaknya tidak mengajukan penambahan kuota elpiji 3 kg.

Menurutnya, kuota yang diajukan sama dengan 2017 yakni 10.117 metrik ton atau setara 3.372.300 tabung. "Karenanya, mari kita ganti elpiji 3 kg dari rumah kita semua. Sebab elpiji 3 kg Ini bukan hak kita. Itu hak orang yang tidak mampu," terangnya.

Sales Eksekutif Pertamina Rayon 3 Sulistyo Adhi mengatakan elpiji subsidi 3 kg diperuntukkan untuk warga kurang mampu. Namun, kenyataannya masih banyak mereka yang tidak berhak masih memakainya

"Karenanya melalui kesempatan ini kami mengajak PNS untuk mempelopori elpiji nonsubsidi," beber Adhi.

Harapannya, imbuh Adhi, ke depan dengan sinergi ini nantinya akan mengurangi konsumsi elpiji subsisdi, utamanya bagi para PNS di lingkungan Pemkot Tegal.

Plt. Sekda Kota Tegal Yuswo Waluyo mengatakan sudah saatnya PNS mengganti penggunaan elpiji subsidi 3 kg. Karena Pemkot Tegal sudah berupaya menambah kesejahteraan para pegawainya.

"Selain itu, elpiji baru ini sangat dimungkinkan lebih aman. Sehingga saya berharap ada kesadaran dari PNS yang hadir pada kesempatan ini segera beralih," tegas Yuswo. (muj/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!