• Home
  • Berita Lokal
  • Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya

Lokal
Share this on:

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya

  • Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya
  • Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya
  • Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya
  • Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya

BREBES - Polisi akan memeriksa kejiwaan Tarmuji (33), pelaku yang membunuh istri dan anaknya di Dukuh Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Selasa (13/2).

Kasat Reskrim Polres Brebes ‎AKP Arwansa mengatakan, pelaku masih belum dapat memberikan keterangan dengan lancar saat dilakukan pemeriksaan.

"Pelaku lebih banyak diam saat dilakukan pemeriksaan," kata Arwansa, Rabu (14/2).

Menurut Arwansa, pelaku tampak masih trauma dan depresi. Karena kondisinya tersebut, pelaku untuk sementara ditahan terpisah dengan ruangan tahanan lainnya. ‎"Pelaku kita pisahkan di sel isolasi sampai kondisinya bisa memberikan keterangan dengan baik," ungkapnya.

‎Untuk mengetahui kondisi kejiwaannya, pelaku juga nantinya akan diperiksa oleh psikiater. Apalagi perbuatan yang dilakukan pelaku juga tergolong sadis. "Pasti (pemeriksaan kejiwaan), karena perbuatannya tergolong sadis," ucap Arwansa.

Seperti diberitakan, Tarmuji dibekuk setelah menghabisi nyawa istrinya, Koniti (39) dan anaknya yang masih berusia satu tahun, Dimas ‎Adi Riski. Keduanya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, Selasa (13/2) pagi sekitar pukul 06.00 WIB di rumahnya di Dukuh Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan usai pelaku ditangkap, dugaan sementara motif pembunuhan sadis tersebut adalah karena permasalahan ekonomi dalam rumah tangga pelaku dan korban. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Empat Hari, Puluhan Pelajar Digembleng Dasar SAR

Empat Hari, Puluhan Pelajar Digembleng Dasar SAR

Dewan Kerja Cabang melalui Unit Bantu Pertolongan Pramuka selama empat hari berturut-turut akan menggembleng pelajar dengan materi dasar-dasar SAR.


Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Seorang pengunjung Obyek Wisata Guci harus berurusan dengan polisi.


Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus mudik Lebaran tahun ini untuk wilayah Jateng berjalan lancar, aman dan kondusif.


Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Pedagang kaki lima (PKL) diminta tidak meninggalkan gerobaknya, setelah berdagang di Alun-alun Tegal.


Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes akhirnya menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di depan RSUD Brebes.


Produksi Sampah Meningkat Hingga 75 Persen

Produksi Sampah Meningkat Hingga 75 Persen

Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Brebes mencatat ada peningkatan produksi sampah selama berlangsungnya Lebaran Idul Fitri.


Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Keberadaan Museum Purbalaka Semedo yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng akan dibuka pada tahun 2020.


Stiker Berbayar, Polsek Bojong Turun ke Lapangan

Stiker Berbayar, Polsek Bojong Turun ke Lapangan

Keluhan pemilik dan pengelola villa di Obyek Wisata Guci soal stiker berbayar di respon aparat kepolisian.


Lakalantas Turun, Kapolres Terbantu Jalan Tol

Lakalantas Turun, Kapolres Terbantu Jalan Tol

Ratusan prajurit TNI-Polri dan unsur PNS dari Kota dan Kabupaten Tegal mengikuti apel konsolidasi Kamis (13/6) pagi di Markas Kodim 0712/Tegal.


Mayat ABG Bertato di Kaplingan Bukan Korban Pembunuhan

Mayat ABG Bertato di Kaplingan Bukan Korban Pembunuhan

Mayat anak baru gede (ABG) yang ditemukan di kaplingan komplek perumahan, ternyata bukan korban pembunuhan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!