• Home
  • Berita Lokal
  • Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Jalan Langon-Kemantran

Lokal
Share this on:

Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Jalan Langon-Kemantran

  • Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Jalan Langon-Kemantran
  • Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Jalan Langon-Kemantran

SLAWI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal membidik tersangka baru dalam kasus penyimpangan proyek peningkatan Jalan Langon-Kemantran yang merugikan negara Rp4 miliar.

Kepala Satreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, ‎jumlah tersangka dalam kasus proyek peningkatan Jalan Langon-Kemantran masih mungkin bertambah, setelah sebelumnya sudah ditetapkan dua tersangka.

"Saat ini kami sedang lakukan pengembangan penyelidikan. Itu (tersangka baru) bisa saja," kata Bambang, Selasa (10/7).

Bambang mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk membuka penyidikan baru dalam kasus tersebut. Saat ditanya lebih lanjut pihak mana yang kemungkinan bisa jadi tersangka baru, Bambang masih enggan mengungkapkan.

"Belum. Dari hasil gelar perkara itu baru‎ nanti bisa diketahui (siapa dan berapa tersangka baru)," ujarnya.

‎Sebelumnya, Satreskrim Polres Tegal sudah melimpahkan dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Langon-Kemantran, Kabupaten Tegal ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi, Rabu (4/7).

Kedua tersangka yang dilimpahkan yakni AF, warga Desa Lebaksiu Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, dan Sb, warga‎ Kelurahan Kemandungan Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. AF merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek, sementara Sb adalah selaku ‎konsultan pengawas proyek.

‎Daam proyek peningkatan Jalan Langon-Kemantran yang dikerjakan pada tahun 2016 dengan anggaran Rp14.614.614.000, AF sebagai pelaksana atau penyedia jasa tidak mengerjakan proyek sesuai dengan kontrak.

‎Sedangkan Sb selaku konsultan pengawas proyek membiarkan terjadinya penyimpangan dalam pengerjaan proyek sehingga turut ditetapkan sebagai tersangka.

Adanya penyimpangan tersebut juga diperkuat ‎dengan hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangungan (BPKP) Jateng. Berdasarkan audit, kerugian negara akibat penyimpangan dalam pengerjaan proyek mencapai Rp4.966.735.635. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran menimpa rumah milik Slamet (55) di Jalan Gandasari RT04 RW04 Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Rabu (18/7).


Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Satuan Narkoba Polres Tegal Kota terus melakukan pemeriksaan terhadap pengungkapan tiga narapidana (napi) dan NR dalam kasus sabu-sabu.


Sebatangkara, Satori Berharap Kakinya yang Membusuk Secepatnya Diamputasi

Sebatangkara, Satori Berharap Kakinya yang Membusuk Secepatnya Diamputasi

Satori (54), warga RT 1 RW 4 Jalan Laban Gang Sawo Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal sangat memprihatinkan kondisinya.


Laporan Hati Dinaikan ke DKPP

Laporan Hati Dinaikan ke DKPP

Laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan tim paslon nomor 4 Habib Ali-Tanty (Hati) diteruskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).


Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Rem Bus Blong lalu Terbalik, Puluhan Penumpang Terluka

Rem Bus Blong lalu Terbalik, Puluhan Penumpang Terluka

Sebuah mini bus E 7085 PA terbalik di jalan menurun di Blok Clirit Desa Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, Jumat (13/7) sore.


Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polres Brebes menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang yang tidak dikenal.


Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Satuan Reseserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal membekuk Solikhin (37), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Selasa (3/7) lalu.


Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

Puluhan wali siswa di SMK Negeri 1 Pemalang mengadu lantaran pengumuman penerimaan peserta didik baru diundur.


Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

Hingga Rabu (11/7), Mila (20), pengantin baru yang hilang misterius belum diketahui jejaknya.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!