Lokal
Share this on:

Polisi Harus Berada 50 Meter dari Area TPS

  • Polisi Harus Berada 50 Meter dari Area TPS
  • Polisi Harus Berada 50 Meter dari Area TPS

SIMULASI - Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery memantau simulasi akhir pengamaan TPS di halaman Mapolres Tegal. (Hermas Purwadi/Radar Slawi)

SLAWI - Kapolres Tegal AKBP Dwio Agus Prianto SIK MH melalui Wakapolres Kompol Arianto Salkery bersama Kabag Ops AKP Aries Herianto memastikan polisi tidak boleh berada di area dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Sesuai prosedur tetap (protap)-nya, polisi dilarang keras berada di areal dalam TPS saat pencoblosan hingga penghitungan surat suara berlangsung. Ini yang harus benar-benar dipahami polisi di lapangan," tandas Arianto saat simulasi pengamanan Pemilu 2019 dan penghitungan suara di halaman Mapolres Tegal, Jumat ( 12/4).

Menurutnya, yang boleh berada di area dalam TPS hanya tiga komponen, yakni panitia penyelenggara, saksi dan KPPS. Sementara Linmas yang diperbantukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya boleh bertugas di pintu masuk area TPS.

"Polisi boleh masuk area TPS atas permintaan KPPS bila dibutuhkan. Hal ini juga berlaku pada tamu yang akan melakukan monitoring. Mereka hanya diperbolehkan memantau dari luar TPS. Jarak polisi dari tempat TPS berjarak sekitar 50 meter lebih," ujarnya seraya menambahkan jumlah TPS yang ada mencapai 4.533.

"Untuk pola pengamanan nanti menggunakan 2-14. Setiap dua polisi mengamankan 14 TPS," ungkapnya. (her/wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Ecobrick atau batu bata ramah lingkungan dipandang menjadi solusi efektif mengurangi pencemaran sampah plastik.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Penemuan mayat dalam karung yang ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal sempat menimbulkan tanda tanya besar.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Delapan pelajar dari SMP dan SMK swasta di Kabupaten Tegal diamankan anggota Satpol PP.


Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Misteri penemuan mayat dalam karung yang mulai membusuk dan tangannya terikat rafia mulai menemui titik terang.


Dua Sepupu di Tegal Ini Sehidup Semati Nyolong Motor Bersama

Dua Sepupu di Tegal Ini Sehidup Semati Nyolong Motor Bersama

Uki Aji Aryo (26) dan Irfan (28), warga Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal harus berurusan dengan Polres Tegal Kota.


Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Burung Love Bird berasal dari Afrika. Tubuhnya mungil dan warna bulunya beragam.


Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Terus Meningkat

Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Terus Meningkat

Sejak dinaikkan statusnya dari level satu menjadi dua atau waspada, aktivitas vulkanik gunung api Slamet cenderung terus mengalami peningkatan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!