Lokal
Share this on:

Polres Tegal Garansi Beri Layanan Bebas Pungli dan Korupsi

  • Polres Tegal Garansi Beri Layanan Bebas Pungli dan Korupsi
  • Polres Tegal Garansi Beri Layanan Bebas Pungli dan Korupsi

SLAWI - Polres Tegal berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi institusi yang bebas dari korupsi dan pungutan liar (pungli).

Komitmen itu antara lain ditunjukan melalui Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Selasa (12/3) kemarin. Deklarasi yang dihadiri seluruh jajaran kepala satuan fungsi dan kapolsek itu dilakukan di kompleks Mapolres Tegal.

Dengan digelarnya deklarasi itu, Polres Tegal menjadi institusi kelima di Kabupaten Tegal yang berkomitmen mewujudkan WBK, setelah sebelumnya Kodim 0712/Tegal, Kejaksaan Negeri Kejari), Pengadilan Negeri (PN), dan Pengadilan Agama (PA).

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengatakan, deklarasi yang dilakukan menjadi komitmen jajaran Polres Tegal untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

"‎Semua instansi mengadakan acara yang sama dan tujuan yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yakni pelayanan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Dwi.

‎Menurutnya, setelah deklarasi ada tantangan baru yang harus dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tegal. Utamanya adalah pembenahan pada penataan di bidang pelayanan publik yang bersih bebas pungli, baik di layanan SKCK, SIM, maupun tanggap cepat aduan laporan dari masyarakat.

Terkait hal itu Dwi manyebut ada satu kendala yang membuat pihaknya harus berfikir lebih demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Ada satu kendala yakni di ruang pelayanan. Tanah Polres Tegal ini arsipnya punya tanah milik TNI. Kita tidak bisa seenak-enaknya melakukan design. Namun, tentu ini tidak boleh menjadi penghambat," ujarnya.

Dwi juga menegaskan pihaknya terbuka dengan masukan maupun kritik dari masyarakat menyangkut pelayanan yang diberikan selama ini demi peningkatan ke depannya.

Dwi mengungkapkan sempat mendapat kritikan dari beberapa warga soal daya tampung tempat pelayanan pembuatan SIM.

"Atas kritikan itu, akhirnya kami pun berbenah dan melakukan redesign ulang supaya daya tampung bagi pemohon SIM bisa tercukupi. Tentunya lebih membuat nyaman masyarakat," ujarnya.

Adapun isi deklrasi yang dicanangkan dan ditandatangani yakni tidak menerima gratifikasi, menjunjung‎ tinggi kode etik dalam pelaksanaan tugas, tidak KKN, memberikan pelaynan sesuai peraturan perundang-undangan, memungut biaya hasil pemberian layanan sesuai dengan yang ditetapkan pada peraturan perundang-undangan.

“Harapannya dengan pencanangan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polres Tegal. Serta tidak hanya menjadi acara seremonial saja, tetapi harus ada implementasinya,” tegas Dwi.

Sementara itu, ‎Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie yang hadir dalam acara itu mengatakan, penetapan zona integritas ini nantinya harus siap dinilai oleh masyarakat. Mulai dari cara melayani, dari depan pintu masuk sampai keluar parkir. Jangan sampai mengecewakan publik.

“Budaya kerja yang efektif, efisien, bersih dan transparan adalah kunci peningkatan kualitas pelayanan,” tandas Ardie. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Selain tunjangan dan penghasilan tetap, hasil penggelolaan tanah bengkok selama ini menjadi pendapatan yang menggiurkan bagi kepala desa (kades).


Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Bupati Tegal diminta bertindak tegas terhadap oknum yang berada di balik layar terkendalanya pemberantasan prostitusi.


Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Tembakau Gorila, Sabu, dan Senjata Api Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti psikotropika dan hasil kejahatan lainnya dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal di halaman belakang kantor, Kamis (18/7) pagi


Arca yang Ditemukan di Brebes Diduga Dwarapala

Arca yang Ditemukan di Brebes Diduga Dwarapala

Penemuan arca dan bangunan yang diduga candi di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes menggegerkan warga setempat.


Penemuan Arca dan Bangunan Diduga Candi Kejutkan Warga Brebes

Penemuan Arca dan Bangunan Diduga Candi Kejutkan Warga Brebes

Penemuan struktur bangunan yang diduga merupakan bagian candi hindu di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes mengejutkan warga.


Pengenalan Lingkungan, Siswa Baru Tanam Pohon dan Bunga

Pengenalan Lingkungan, Siswa Baru Tanam Pohon dan Bunga

Masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru di SMP Negeri I Slawi berbeda dari sekolah lain.


Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Tak Butuh waktu lama, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan .


Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Lusiana (16), warga Jalan Tanjung Kelurahan Kejambon Kota Tegal yang sempat terganjal masuk SMA, kini sudah sekolah.


Giliran Pantura Dikosek, 10 PSK Terjaring Razia

Giliran Pantura Dikosek, 10 PSK Terjaring Razia

Langkah Pemkab Tegal membersihkan tempat maksiat di wilayahnya terus dilakukan.


Wali Kota Minta Didoakan, Jamaah Ini Harus Digendong saat Naik Bus

Wali Kota Minta Didoakan, Jamaah Ini Harus Digendong saat Naik Bus

Ratusan jamaah calon haji Kota Tegal yang tergabung dalam Kloter 40 diberangkatkan, Rabu (17/7) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!